My Sexy Swimming Teacher 7

15 Comments

FF collaboration bersama author beby

kazamasone899.wordpress.com 

Part 1 : http://kazamasone899.wordpress.com/2011/12/23/my-sexy-swimming-teacher/
Part 2 : http://kazamasone899.wordpress.com/2011/12/28/my-sexy-swimming-teacher-2/
Part 3 : http://kazamasone899.wordpress.com/2012/01/09/my-sexy-swimming-teacher-3/
Part 4 : http://kazamasone899.wordpress.com/2012/01/18/my-sexy-swimming-teacher-4-2/
Part 5 : http://kazamasone899.wordpress.com/2012/01/19/my-sexy-swimming-teacher-5/
Part 6 : http://kazamasone899.wordpress.com/2012/01/19/smutmy-sexy-swimming-teacher-6/ [diproteksi]

Part 7 nya saya yang melanjutkan, jadi saya banyak menceritakan YoonHyun side story, yang sedikit romantis lah, nggak terlalu romantis amat, dan pastinya ff saya ini nggak sebagus author beby ^^v hehehe

Happy Read~ ^o^

= = =

 

Normal POV

Keesokan paginya, Yuri terbangun dari tidurnya dan ia mendapati bahwa Jessica masih berada di pelukannya.

‘She is really a princess’ gumam Yuri sambil tersenyum melihat sosok Jessica yg masih terlelap

“Sica, ayo bangun..” Yuri membangunkan Jessica, tetapi tidak ada jawaban

“Sica baby~ ireonaaa..” Yuri masih tetap membangunkan Jessica

“hmmm, masih ngk mau bangun juga, ku gigit nanti kamu” kata Yuri menakut-takuti Jessica, tetapi tetap masih tidak ada respon

Yuri pun mendekatkan wajahnya ke telinga Jessica dan menghembuskan nafasnya perlahan di leher Jessica membuat Jessica sedikit bergidik

“yaa..seobang.. kau mengganggu tidurku -_-“

“haha, sekarang sudah jam 9 jagi… kamu harus mandi sekarang, abis itu aku buatkan sarapan, nanti adikmu nyari kamu, tiba-tiba dia datang ke sini, keadaan kita begini gimana nanti reaksi dia?”

“engg… sebentar lagi..”

“ya, jung sooyeon, apa yang harus ku perbuat agar kau bisa bangun?”

Jessica pun spontan memeluk Yuri dan berbisik

“gimme morning kiss~”

“haha, as your wish..” CHU~

Yuri pun segera mengecup bibir Jessica  dan setelah Jessica membalasnya, Jessica melepas ciuman mereka

“Thanks Seobang ^^”

“kajja, sekarang mandi.. atau mau ku..temenin mandi?”

“ihhhh byun! Aku bisa mandi sendiri tau :p” Jessica memukul bahu Yuri

“awww, ne ne.. bbali mandinya, aku akan buatkan sarapan untukmu”

“ne~” Jessica pun segera ke kamar mandi.

 

-In Yuri’s House-

 

KRINGG!!

“aigoooo! Siapa yang pasang alarm di sini?!” teriak Yoona saat terkejut mendengar bunyi alarm rilakkuma yang berada di meja samping tempat tidurnya

“waaaa, kenapa aku pasang alarm di saat hari minggu seperti ini, aigooo yoona baboya -__-“ Yoona mengeluh sendiri

“mian Rilakkuma, aku hampir saja membantingmu” kata Yoona seraya mengelus-elus alarm kesayangannya dan diletakkannya kembali

 

Yoona POV

 

Hmmm, Yuri hyung beum pulang ya.. waaa aku lapar… aku nggak tau harus makan apa pagi begini. Duhh, mana aku laper banget lagi.. aaa Yuri Hyung tega T~T

Aku mencari hp ku dan yg kulihat 2 pesan masuk

“aaa, dari Hyunnie… pagi-pagi dia sudah sms aku >w< aigo~”

 

From : Hyunnie❤

Annyeong Oppa, ireona~! Hehe, oppa tidur nyenyak semalam? Semoga oppa tidak mimpi buruk setelah bertemu Appa eomma ^^ hehe..

 

“aaaa, aku tidak mungkin mimpi buruk hyun :3”

 

To : Hyunnie❤

Annyeong Hyunnie, keke.. Oppa mimpi indah banget semalam ^o^ abisnya ada kamu di mimpi oppa >w< mwohoho.. dan tidak mungkin oppa mimpi buruk, soalnya mereka sudah mengizinkan kita jalan-jalan semalam😀 bogoshipyo~

 

Aigoo, aku harap aku bisa menikah dengannya suatu saat, dan selalu dibangunkan oleh nya setiap pagi >< keke. Tidak lama kemudian Seohyun membalas sms ku, wahh dia menunggu balasanku daritadi.

 

From : Hyunnie❤

Oppa sudah bangun?😀 oppa menyalakan alarm Rilakkuma ya? Wahh, oppa rajin ^^d  apa oppa sudah sarapan? Nado bogoshipyo ^^~

 

Wah, tau darimana dia kalau aku menyalakan alarm nya semalam o.o apa… Oh iya! bodohnya aku.. aku lupa, semalam aku yang menyalakan alarm itu karena Seohyun ingin aku pagi-pagi untuk bangun di hari ini minggu ini.. yasudahlah keke.

 

To : Hyunnie❤

Sudah dong!😀 berkat kamu suruh oppa nyalain alarm kesayangan Rilakkuma darimu itu oppa bisa bangun pagi deh xD oppa lapar banget nih😦 Yuri hyung belum pulang dari tempat latihannya. Dia nginap di sana.. Hyunn, oppa lapar T_T

 

From : Hyunnie❤

Cup cup, jangan nangis oppa.. oppa mau hyun masakkin sesuatu? ^^ hehe

 

To : Hyunnie❤

Mwo? Tentu oppa mau~! xD Hyunnie mau ke sini? O.O

 

From :  Hyunnie ❤

Aniyo.. oppa yang kemari, nanti Hyun masakkin sesuatu buat oppa ^^

 

Ha? Aku ke rumah dia lagi?? Mampus deh, pagi-pagi udah kena omel sama orang tua dia bagaimana dong.. tapi aku lapar banget T_T

 

From : Hyunnie❤

Joinsunghaeyo oppa, Seohyun lupa bilang, kalau Hyun sedang tidak di rumah, tapi Hyun semalam menginap di rumah Jessica eonnie.. kemaren sepupu Hyun datang, jadi Hyun menginap di sini deh biar sekalian ngebantu Krystal juga. Jessica eonnie juga belum pulang. Katanya dia nginap di rumah temannya.. Oppa jika ingin kemari, kemarilah ^^

 

Wah, di rumah Krystal ternyata😀 kayaknya aku mau mampir ke sana, lumayan ada Hyunnie ^0^/ hore~ Mandi ahh..

 

To : Hyunnie❤

Gwenchana, Oppa akan ke sana ^0^ oppa mau siap-siap dulu~ annyeong..

 

Normal POV

 

Setelah Yoona mandi *cepet amat* Yoona segera bersiap-siap dan membuka alas penutup motor sport nya, tidak lupa dia mengunci rumahnya karena kunci cadangannya ada di Yuri. Dia segera melajukan motornya ke rumah Jessica.

 

-Sesampainya di rumah Jessica-

 

Tok tok

“Mwo, tumben sekali ada yang datang pagi-pagi begini?” heran Sungha

“mungkin itu Jessica eonnie. Biar aku..” kata Krystal

“Krystal, biar eonnie saja yang buka.. orangnya bukan Jessica eonnie, dan pasti kamu mengenal orangnya kok ^^”

“mwo? Oke eonnie..” Krystal kembali duduk di kursi bersama Sungha

Seohyun membukakan pintu untuk Yoona

“Annyeong haseyo, aaa Hyunnie annyeong ^^”

“Annyeong Yoona oppa :D”

“mwo? Yoona oppa?? Wah, annyeong oppa! Silahkan masuk :D”

“he? Siapa itu Yoona.. wuohh, tingginya” Sungha tercengang melihat Yoona

“annyeong, Maaf ya Krystal, aku mengganggu kalian pagi-pagi begini, di rumah tidak ada orang”

“iya di sini juga cuman ada kami bertiga -_- appa dan eomma sedang ke luar negeri, dan Jessica eonnie juga belum pulang…”

“hmmm, ngomong-ngomong perkenalkan, saya Sungha Jung” kata Sungha memperkenalkan diri

“saya Kwon Yoona🙂 bangapseumnida”

“dia pacar dari Seohyun eonnie, jadi kamu hormat sedikit dong Sungha” kata Krystal, Sungha yang tidak menyangka jadi merasa bersalah

“ah, Joisunghaeyo hyung, nado bangapseumnida ^^”

“haha, gwenchana”

“oppa, silahkan duduk, akan kubuatkan minuman”

“tidak usah repot-repot Hyun..”

“tidak apa-apa oppa ^^”

“biar kubantu eonnie. Oppa, Seohyun eonnie sedang buat makanan lho.. pasti oppa suka :D”

“ehehe, kamu tau aja Krystal”

“Yuri oppa sering cerita kepadaku :p haha, aku mau bantu Seohyun eonnie dulu, oppa silahkan duduk”

“Gomawo Krystal”

Yoona duduk di samping Sungha

“Hyung, bisa bermain gitar?”

“mwo? Ahh.. aku tidak bisa”

“hmmm.. mau coba?” Sungha menyodorkan gitarnya kepada Yoona

“ani.. aku takut, aku biasanya hanya me…rusak ^^v keke”

“hahaha, tapi kalau gitar, tidak mungkin seorang laki-laki mau merusaknya begitu saja, pasti hyung juga ingin memainkannya kan?”

“hmm, iyasih..baiklah”

Yoona mengambil gitar yang dipinjamkan oleh Sungha

“Gitarmu bagus sekali”

“coba petik😀 aku mau lihat hyung bermain”

“ha? A..aku tidak bisa”

“coba hyung, pasti hyung bisa beberapa kunci kan?”

“eng..iya sih..”

“ayo coba hyung”

Yoona pun mencoba memetik satu akor

Jreng..

“ini kunci apa?” tanya Yoona

“hyung, aku tau hyung mau memainkan sebuah lagu”

“mwo? Tidak. Aku tidak…”

“Fall for you, by Secondhand Serenade, itu tadi hyung memetik kunci A minor”

“eh….”

“mainkan hyung, pasti hyung punya suara bagus”

 

Yoona POV

 

Wow, darimana anak ini tau, kalau aku mau bernyanyi lagu itu, hebat banget tebakan dia betul.. Aku sering memainkan lagu itu dulu bersama appa dan Yuri hyung..

“ayo hyung…” dia terus meminta ku untuk memainkannya, aku mengalah saja

“oke…”

“yay..”

“ehemm…” Aku menarik nafas dalam-dalam (?)

 

Seohyun POV

 

Aku mendengar suara Sungha daritadi meminta suatu kepada Yoona oppa

“Seohyun eonnie.. sepertinya Yoona oppa akan bermain satu lagu tuh, kita liat yuk” kata Krystal

“hmmm oke”

Aku dan Krystal pun mengintip dari dapur

 

The best thing about tonight’s that we’re not fighting
Could it be that we have been this way before
I know you don’t think that I am trying
I know you’re wearing thin down to the core

But hold your breath
Because tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don’t make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it’s true
Because a girl like you is impossible to find
You’re impossible to find

This is not what I intended
I always swore to you I’d never fall apart
You always thought that I was stronger
I may have failed
But I have loved you from the start
Oh

But hold your breath
Because tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don’t make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it’s true
Because a girl like you is impossible to find
It’s impossible

So breathe in so deep
Breathe me in
I’m yours to keep
And hold onto your words
Cause talk is cheap
And remember me tonight
When your asleep

Because tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don’t make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it’s true
Because a girl like you is impossible to find

Tonight will be the night that I will fall for you
Over again
Don’t make me change my mind
Or I wont live to see another day
I swear it’s true
Because a girl like you is impossible to find
You’re impossible to find

 

Normal POV

 

“Whoaaa!” teriak Sungha sambil bertepuk tangan

“engg.. jelek ya?” tanya Yoona

“tidak! Itu sangat..keren hyung!”

“wahh makasi ^^”

“suara oppa keren!” teriak Krystal dari dapur juga

“waahh, ternyata mereka berdua menontonmu daritadi hyung.. haha”

“hah? Krystal..Hyun…tadi kamu…”

“suaramu bagus oppa ^^ aku suka mendengarnyaa”

“waahh, terima kasih >//<”

“lain kali kalian duet dong” kata Krystal

“sekarang ajaa” kata Sungha

“ha? Ta..tapi aku tidak bisa..bermain gitar.. apalagi ngiringin Seohyun nyanyi”

“ahh, pasti hyung bisa kok, jangan malu-malu begitu”

“ta..tapi..”

“ayo kita coba oppa ^^” kata Seohyun dan duduk di samping Yoona

“mwo? O.O”

“ayo! Nyanyikan lagu… lucky” kata Krystal

“hyung tau kuncinya kan?” tanya Sungha

“engg..a..aku tau..tapi”

“ayolah hyung~” rengek Sungha

“ayo oppa~ kami ingin liat” rengek Krystal juga

“hmmm.. ayo oppa kita nyanyi sama-sama” ajak Seohyun

Akhirnya Yoona mengalah

“ba..baik”

“hmm, oppa minum dulu gih, biar nggk serek pas nyanyi nanti” kata Krystal menyodorkan minuman ke Yoona

“ah..ne..”

Ting Tong

“ahh, kayaknya Jessica eonnie pulang!” kata Krystal dan berlari membukakan pintu, ternyata benar, Jessica pulang bersama Yuri

“annyeong, aku pulang~ wah, ada Seohyun.. dan..Yoona?” kata Jessica yang terkejut karena ada Yoona

“mwo ada Yoona? Eh, kenapa kamu bisa ada di sini? Kamu nginep di sini?” tanya Yuri

“a..aniyo Hyung, aku pagi-pagi datang ke sini.. dan mengapa hyung pulang bersama..Jessica noona?”

“ohh, itu karena…”

“itu karena aku minta jemput oleh Yuri ke rumah temenku tadi, hehe”

“apa benar noona??” tanya Sungha dengan tatapan curiga

“ne, kenapa? Kau kira a..aku bohong, huh?” jawab Jessica karena takut ketahuan

“ani.. oh ya, annyeong hyung, saya Sungha Jung, sepupu nya Jessica noona yang sangat..ganteng”

“dihhh, jangan pede ya! Kamu jelek begitu” keluh Jessica

“yaa, noona, setidaknya kan aku ganteng dan manis begini :p”

“terserahmu lah” jawab Jessica ketus

“annyeong juga Sungha ^^” jawab Yuri

“Yuri oppa, ternyata adik oppa ini bisa bermain gitar lohh” kata Krystal tiba-tiba, Yoona yang tengah minum tersedak

“uhuk..uhuk..”

“aigoo, pelan-pelan oppa” kata Seohyun dan mengusap punggung Yoona

“jjinjja? Kalau gitu ayo mainkan sebuah lagu” kata Yuri ingin melihat

“tadi barusan kami minta dia mainin lagu Lucky dan nyanyi bareng Seohyun eonnie”

“ohh begitu, ayo😀 kami mau dengar”

“iyaa Yoona” pasangan YulSic pun duduk dan memerhatikan Yoona

“hmm..ba..baiklah” Yoona pun pasrah, dan mulai memetik gitar

 

Do you hear me? I’m talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky, oh my, baby I’m trying

Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard

I’m lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
Ooh ooh ooh

They don’t know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I’ll wait for you I promise you, I will

I’m lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again

Lucky we’re in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

And so I’m sailing through the sea
To an island where we’ll meet
You’ll hear the music fill the air
I’ll put a flower in your hair

Though the breezes through trees
Move so pretty you’re all I see
As the world keeps spinning ’round
You hold me right here, right now

I’m lucky I’m in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again

I’m lucky we’re in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday

Ooh ooh ooh
Ooh ooh ooh, ooh

 

Semua nya bertepuk tangan setelah mendengar pasangan YoonHyun bernyanyi

“kalian sangat serasi xD” kata Jessica

“ohh, Yoona.. kamu sudah berapa bulan dengan Seohyun?” tanya Yuri tiba-tiba

“hemm.. kita sudah berapa bulan ya Hyunnie?”

pletak!

“aduhhhh… sakit Noona” rintih Yoona kesakitan setelah di lengannya dipukul oleh Jessica

“dasar, kamu ini tega banget, masa kamu lupa sih kapan hari jadi kalian -_-”

“haha, maafkan dia eonnie, kami jadian ketika aku berulang tahun yang ke 16, satu tahun yang lalu” kata Seohyun sambil mengusap lengan Yoona yang habis dipukul tadi

“wahh, kerenn, sudah satu tahun!😀 chukhaeyo eonnie, oppa~” kata Krystal

“ne, Gomawo Krystal ^^”

Kriukk..

tiba-tiba perut Sungha berbunyi

“hmmm.. noona.. aku lapar” kata Sungha

“wahh, besar juga bunyi perutmu Sungha, haha” kata Yuri

“hehe, beginilah aku kalau sudah lapar hyung ^^”

“yasudah, tadi Seohyun eonnie sudah membuatkan kita makanan special”

“asekkkk~” girang Yoona

“lhoo, hyung, senang banget keliatan nya.. jangan-jangan hyung daritadi kelaperan ya?”

“hehe, iyaa.. rencanaku mau ke sini sebenarnya mau makan masakan Seohyun ^^ hihi”

“yaa oppa, dasar shikshin, wkwkwk” tawa Krystal dan Sungha

“abis Yuri hyung lama banget pulangnya.. aku kelaperan..”

“hehe, mian Yoong” kata Yuri

“yasudah, yuk kita makan” ajak Seohyun

 

= = =

 

Setelah mereka selesai makan, Seohyun ingin membantu Jessica dan Krystal memberaskan meja, tapi..

“Seo, samperin tuh, si Yoona lagi sendirian di taman belakang” kata Jessica

“iya eonnie, temenin dia gih, gak apa-apa biar aku yang bantu Sica eonnie”

“ha? hmmm, baiklah”

Seohyun pun pergi ke taman belakang. Dia menemani Yoona yang duduk di kursi taman belakang

“Yoona oppa!”

“Huwaaa! aigo.. Hyunnie, kau mengejutkanku..”

“hehehe, joisunghae…”

“sssttt.. jangan gunakan kata-kata formal lagi.. banmal dong”

“ahh..hmmm..mi..mianhaeyo oppa”

“nah begitu dong ^^ hehe gwenchana Seohyun”

“Seohyun duduk di sini ya?”

“silahkan..”

“oppa mikirin apa?”

“oppa.. mikirin.. kamu~ hehehe”

“yaaa, oppa gombal ><”

“hoho, emangnya oppa harus mikirin siapa lagi dong, kan di pikiran oppa hanya ada kamu~”

“ihh oppa ><”

“hahaha, kamu lucu deh, mukanya merah begitu”

“abis oppa ngegombal nya begitu sih..”

“hehhe, iya iya oppa nggak ngegombal lagi..”

“oppa..”

“ne?”

“oppa jangan terus mikirin Seohyun dong”

“waeyo?”

“nanti kalau oppa lagi belajar, oppa kepikiran Seohyun terus, terus oppa nggk konsen lagi belajarnya, Seo nggak mau oppa nilainya rendah cuman gara-gara oppa mikirin Seohyun terus..”

“nggk dong Hyunn.. nggak mungkin oppa bisa dapat nilai rendah cuman gara-gara Seohyun, hehe tenang aja”

“hmmm, oke kalau begitu, oppa sebentar lagi kan UAS, oppa nggak main game lagi kan?”

“nggak lagi.. kan oppa sudah pernah cerita, kalau PSP oppa disita sama Yuri Hyung =3=”

“ohh iya, hehe ^^”

“hmm…Hyunnie”

“ne oppa?”

“Mian..”

“mian, untuk apa oppa?”

“Mianhaeyo..”

“iya, untuk apa oppa, oppa nggak ada salah apa-apa sama Hyunnie..”

“mian, karena oppa lupa sama hari jadi kita, oppa merasa jadi kekasih yang tidak berguna, jarang hubungi kamu, terus oppa nggak bisa jadi cowok yang romantis buat Hyunnie..oppa..pacar yang jahat” Kata Yoona sedih, sambil menundukkan kepalanya, suara Yoona seperti mau menangis

“Oppa, oppa jangan sedih gitu dong. Oppa jangan merasa bersalah gitu..” Yoona masih tetap menunduk dan menutup mukanya

“Oppa, Seohyun nggak marah sama oppa, Seohyun nggak masalah oppa nggak romantis atau apa.. Seohyun mengerti kalau oppa nggak hubungi Seohyun berarti oppa sedang sibuk.. Seohyun nggak marah kok ^^”

“Jjinjja? :’O”

“iya.. Seohyun masih terima oppa apa adanya, asal oppa tulus sayang sama Seohyun ^^ Seohyun sayang sama oppa kok”

“Jeongmalyo Hyunnie? Seohyun sayang sama oppa? :’D”

“tentu! Hehehe ^o^”

“aaaaaa~” Yoona spontan memeluk Seohyun

“o..oppa..”

“Saranghaeyo Hyunnie~~ ><”

“hehe, nadoo saranghaeyo oppa :)”

 

-Di dalam rumah-

 

“Mereka romantis yaa~ ><” kata Krystal

“Iyaa…” kata Sungha juga

“ya, kalian berdua ngintipin mereka ya?” teriak Jessica

“hehehe, abis mereka nya romantis eonnie..”

“iya, tapi biarkan mereka bermesraan begitu”

“yaa Yuri oppa! Yuri oppa sedang apa?” tanya Krystal tiba-tiba yang melihat Yuri sedang mengintip pasangan Yoonhyun juga bahkan merekam kemesraan adiknya itu

“hehehe, lumayan, buat ditonton di rumah, mesranyaa~”

“yaa Yul, kamu nakal!” Kata Jessica dan memukul bahu Yuri

“awww, ne.. aku matikan.. hehehe”

“whahaha Yuri hyung jahil juga yaa xD” ketawa Sungha lebar

“aigooo -__-“ kata Krystal

 

TBC

 

hehe mian gaje ya.. soalnya aku buatnya nggak sebagus beby ^^v
Hope you like it😀
Part 8 ditunggu ya~

My Sexy Swimming Teacher

19 Comments

My Sexy Swimming Teacher

Keterangan Mohon Dibaca…!

Cast : Kwon Yuri : Namja

Jung Jessica : Yeoja

Kim Taeyeon : Namja

Hwang Tiffany : Yeoja

Im Yoona : Namja

Seo Joohyun : Yeoja

Choi Sooyoung : Namja

Lee Sunny : Yeoja

Genre : gender-bender,romance,comedy

A/N : Ini adalah FF kolaborasi saya bareng author beby (kazamasone899.wordpress.com)

Hope you like it our readers ^o^

Ini belum tau lho mau ONESHOT,TWOSHOT or CHAPTER ._.

 

ALERT!

mungkin di FF ini bakal ada unsur kedewasaan nya a.k.a Yadong ._. pengalaman buat sekali FF yadong, trus pengalaman pertama kali berkolaborasi bareng Author keren xD whehehe

maaf FF yang dulu belum kelanjut-lanjut ._.v jeongmal mianhe~ *bow*

Langsung aja deh ^o^ yang nggk suka yadong, stay away ya ^^ hehe..

===

 

Author’s POV

 

@SoShi Senior High School…

“Hey! Kemarin adikkmu Krystal hebat sekali ,Jess…dia meraih juara 1 renang antar SMP! Chukhae…!”ujar Tiffany terus mengelu-elukan nama Krystal di depan Jessica, bukan hanya Tiffany tapi juga teman-teman yang lainnya juga sama.

Jessica tampak kesal dengan itu semua, dan ia merespon.

“Bisakah kalian berhenti membahasnya? Aku tau dia hebat…”ujarnya.

“Hmm…kau iri? Huh?”goda Yoona.

“Anhi…lebih baik sekarang aku bertanya padamu…bagaimana hubunganmu dengan adik sepupuku..Seohyun? Kau ini namja yang tak bertanggung jawab…masa sudah 3 hari tak mengunjunginya…?”oceh Jessica panjang lebar, membuat Yoona yang tadinya menatap ia dengan jahil langsung terdiam seketika.

“Iya..bagaimana sih Yoong? Lihat aku dan Tiffany…biarpun aku sibuk dengan tugasku sebagai ketua OSIS, aku masih sering bersamanya…”ujar  Taeyeon

 

PLETAKK!

Sebuah jitakan dari Sooyoung, mendarat di kepala Taeyeon.

“Kau ini bodoh ya? Tentu saja kalian tak terpisahkan…secara Tiffany itu wakil ketua OSIS!”ujar Sooyoung.

“Ah! Iya…benar juga…”ucap Taeyeon sambil mengelus-elus kepalanya.

“Mungkin karena belakangan ini aku sibuk dengan tugasku sebagai ketua club basket…Mianhae Jessica…sampaikan maafku padanya..aku harap ia mengerti…”ucap Yoona penuh penyesalan.

“Hmm…baiklah, akan kusampaikan..tapi…cobalah untuk meluangkan waktumu, Yoong..kau tau kan ia menyayangimu..dan tentunya merindukanmu…”jelas Jessica

Yoona tersenyum dan mengangguk, ia tersenyum karena mengetahui Seohyun juga menyayanginya sama seperti ia juga menyayangi Seohyun.

“Ya…! Back to the topic..! Lihat Jessie,adikmu masuk majalah sekolah kita…Whoa…dia hebat karena ia dapat masuk majalah SMA..”ujar Tiffany disambut kekaguman dari teman-temannya juga. Raut wajah kesal Jessica kembali terukir di wajahnya.

“Kalian ini! Kok sampai begitunya?! Bukan hanya dia yang bisa begitu tau! Kalau hanya berenang aku juga bisa!”Jessica mulai meninggikan nada bicaranya.

“Heh? Kalau begitu kebetulan sekali…SMA kita juga akan mengadakan lomba renang antar SMA dan belum menemukan orang yang cocok…Tertarik?”Tanya Taeyeon.

 

Jessica’s POV 

Aduh! Keceplosan! Kalau aku menolak, mereka akan mentertawakanku dan mengataiku pembohong! Mau tak mau aku menerimanya.

“Baiklah…Jung Jessica sebagai wakil dari SMA kita…nanti akan kuberitahukan pada kepala sekolah…”ujar Taeyeon.

Eottheokhae…!? Pokoknya dalam waktu singkat aku harus mencari guru berenang…! Bisa sih aku berenang, gaya batu! Yang artinya TENGGELAM!

TENGGELAM SAUDARA_SAUDARA! *sengaja diulang biar dramatis*

Setelah sampai ke rumah aku segera, menemui Krystal.

“Soojung-ah…apa bisa kau daftarkan eonnie-mu ini pada guru renangmu?”tanyaku

“Wah! Ada setan apa nih? Tiba-tiba eonnie mau belajar renang? Haha…bisa kok…nanti akan kuberikan nomor HPnya dan alamatnya…Ok?”ujarnya

“Ok! Gomawo Soojung-ah…kau memang dongsaengku yang paliiiinnggg baik…”ucapku seraya memeluknya.

“Uhuk..i…iya eonnie…le..lepaskan akuuu..heeekkk”ujar krystal yang tercekik karena pelukanku.

“Eh…iya maaf..”ujarku seraya cengar-cengir.

 

#######

 

Besoknya, saat pulang sekolah, diwaktu yang biasa kugunakan untuk tidur.  Aku mendatangi alamat yang ditujukan Krystal. Aku masuk ke dalam dan terpampang jelas di depanku kolam renang yang bisa dibilang cukup besar dan bisa membuatku  ngos-ngosan. Aku melihat ada yang berenang di situ, sepertinya namja, apa dia murid sini juga? Setelah ia sampai di tepi kolam ia keluar dari kolam renang.

*SLOWMOTION*

Wow! God! He’s so sexy!

Aku melihatnya dari atas sampai bawah, tubuhnya yang sixpack, kulitnya yang kecoklatan dan basah membuat air liurku menetes! Ditambah lagi, hanya celana renang ketat yang melekat ditubuhnya membuatnya tampak sangat menggiurkan!

“Ya! Kau lihat apa?!”bentaknya mengaggetkanku. Ugh! Aku malu sekali! Ia memergokiku!

“T…Tidak ada…”jawabku gugup. Ia mendekatiku dan menatapku dengan tatapan dingin. Ya ampun…! Dari jarak dekat ia tampak lebih sexy.

“Kau…kakaknya Krystal?”tanyanya

Aku mengangguk,”Darimana kau tau?”

Ia membalikan badannya dan mengambil handuk untuk mengeringkan wajahnya, ”ia bilang padaku…”

“Memang apa hubungan adikku denganmu?”aku mulai mengintrogasinya.

“Karena aku guru berenangnya dan sebentar lagi aku juga akan mengajarimu…”jelasnya

What…The…Hell?!

This sexy boy…is the swimming teacher?! How can I believe that?!

“Keberatan?”tanyanya

Aku menggeleng cepat.

“Siapa namamu?”tanyanya seraya mengambil sebuah kertas dan pena.

“Aku…Jung Sooyeon…”jawabku

“Jung Sooyeon…”capnya sera menuliskan namaku dikertas itu.

Aku masih berdiri mematung dan tak tau harus berbuat apa.

“Letakkan saja tasmu di sana! Dan ganti bajumu!”perintahnya seraya menunjuk ke belakangnya tanpa melihatku.

Okay! Aku pikir ia akan sangat menyebalkan!

Aku merogoh tasku dan mencari baju renang yang sudah disiapkan Krystal.

SREK…!

Apa ini? Bikini?

“Hey…! Cepat pakai…!”perintahnya seraya mengalungkan pluit. Namja ini benar-benar tak sabaran!

Dengan berat hati, aku menuju ke ruang ganti dan mengganti bajuku dengan bikinisial yang dimasukkan Krystal ke dalam tasku.

Setelah selesai, aku berusaha menutupi tubuhku.

Ia melirikku dari atas sampai bawah lalu mengalihkan pandangannya ke kertas yang ia pegang sejak tadi dan menulis
“Tak perlu malu…aku tak akan berbuat macam-macam, aku bukan tipe namja seperti yang di luar sana…”ujarnya

Karena ia bilang begitu, aku percaya saja.

“Ok! Kita mulai dari dasar ya…Soalnya kata Krystal kau belum bisa berenang sama sekali…”ujarnya dengan wajah dingin.

Kalau saja aku memakai high-heels akan kulempar ke wajahnya! Grr!

“Apa?! Kau tak suka?!”hardiknya

Aku menggeleng dan mengikuti instruksinya.

 

Yuri’s POV

Oh, jadi ini kakaknya Krystal. Manis juga…dan sexy menurutku. Ya! Kwon Yuri! Kau bukan lelaki hidung belang!

Sedari tadi aku tak berani menatapnya karena ia memakai bikini, aku menatapnya hanya sesekali. Jujur saja, tubuhnya menggiurkan dan dadanya…

Fiuh~ Tidak usah membicarakan itu! Sebaiknya aku focus pada mengajarinya.

“Seongsenim…”panggilnya

“Panggil saja Yuri atau Yul…jangan terlalu canggung…”potongku

“Ehmm…Yul..kenapa tak ada murid lain?”herannya

“Karena…muridku hanya kau dan Krystal…”jawabku

“Eh? Kau tidak laku ya?”tanyanya meremhkan.

“Enak saja! Aku ini sebenarnya bukan guru renang tau! Hanya saja pacarnya Kystal, Choi Minho itu sahabatku dan saat Krystal mencari guru renang, Minho mengenalkannya padaku..”jelasku

“Tunggu dulu…pacar Krystal?!”histerisnya

“Eh? Kau tak tau? Kakak macam apa kau?”ujarku seraya menggeleng-gelengkan kepalaku.

“Ya! Neo jeongmal…”ia hendak protes, tapi lagi-lagi kupotong.

“Ayo..kita mulai lagi..!”perintahku.Mau tak mau yaa..ia menurut. Wajahnya yang kesal malah membuatnya semakin imut.

Lagi-lagi ia membuat kesalahan, kupegang tangannya dari belakang dan membantunya. Ia menoleh dan menatapku.

“A..Apa kau mengajarkan  Krystal begini juga?”tanyanya.

“Hmm..Tidak, hanya kau.”jawabku dingin. Sepertinya setelah mendapat jawaban dingin dariku, ia tak ada niat untuk bertanya lagi. Kini jarakku sangat dekat dengannya, dan hatiku terasa bedegup kencang. What is this? Love at the first sight? That’s bullshit!

But…if it isn’t…What kind of  feeling is this?

Oh God! I think I’m fallin’ in love with her! And…she’s my first love.

“Kenapa? Ada yang aneh denganku?”herannya.

Aku menggeleng dan menjaga kharismaku.

“Hari ini cukup dulu!”ujarku

“Wae?”tanyanya.

“Karena aku sibuk…” Karena aku tak tahan berada di dekatmu.

Aku membereskan barang-barangku.

“B…Baiklah..kapan kita akan mulai belajar lagi…?”tanyanya gugup.

Aku menatapnya.

“Aku tak akan memaksamu…datanglah kemari kalau kau mau…aku akan terus berada di sini untukmu…” hey! Apa yang kukatakan barusan?!

“M..mwo?”herannya.

“Tidak apa-apa…m..maksudku…datanglah kemari jika ada waktu..aku akan mengajarimu…”jelasku.

Ia tersenyum dan mengangguk.

“Ganti bajumu…lalu pulanglah..!”ucapku dengan nada mengusir. Seketika senyumannya lenyap dan ia memasuki ruang ganti.

 

Jessica’s POV

Huh! Menyebalkan!

Tapi…ia cukup menggemaskan. Aku menyalakan shower dan membasuh badanku. Pikiranku teringat sesuatu, apa yang ia katakan tadi? Wajahnya sangat lucu dan ia tampak kebingungan. Eh? Masa aku suka padanya? Namja menyebalkan itu? Kenapa aku memikirkannya terus?

30 menit aku beshower (galauu kali bershower! Haha)

Aku keluar dari sana dan ia masih di sini? Kali ini ia sudah berpakaian kaos putih dan celana jeans, ia sedang sibuk dengan laptopnya sehingga tak merasakan kehadiranku.

Eh? Kenapa juga ia harus menyadari kehadiranku? Aku memperhatikannya, ia tampak serius dengan laptopnya.

“Kau sedang apa?”tanyaku.

tanpa mengalihkan pandangan dari laptopnya, ia menjawab pertanyaanku,”hanya mengerjakan tugas kuliah…”

Kubulatkan mulutku.

“Kau kenapa tertarik mengajar renang? Tentunya bukan untuk memenuhi kebutuhan kan? Soalnya kudengar dari Krystal…kau tidak dibayar”tanyaku ingin mengorek(?) informasi tentangnya lebih dalam.

“Hanya iseng…mencari kesibukan..lagipula…aku hanya sendiri di rumah…semua dengan kesibukannya sendiri…hanya ada adikku..ia juga sibuk dengan kegiatan sekolahnya…”jelasnya dan terdengar lirih.

“baiklah…aku pulang dulu…gomawo Yuri..bye”pamitku.

Ia tersenyum tipis,”mau kuantar?”tawarnya

“Hmm..tidak usah..sepertinya mengajariku kau sudah kerepotan…aku tak ingin merepotkanmu…”ujarku.

“baiklah…take care you self…!”ujarnya seraya melmbaikan tangannya.

Ternyata ia tak sedingin yang kukira, tapi…tetap saja menyebalkan!

 

-TBC-

 

 

Whoa! Ternyata TBC saudara-saudara😄

Maap ya… menurut author ini kepanjangan ._.V hehehe maaf juga NC blum terlalu.. hehe ._.v peace~

thanks for readers udh ngeluangin waktunya buat baca xD

 

and,

Big thanks to : BEBY, author dari kazamasone899.wordpress.com🙂

To my Biggest Idol among all, Kwon Yuri

2 Comments

 

To : 권 유리 & 소녀시대

Day by day… You always make me smile with your hapiness, your smile, your laugh, and your sexy and cool style. Everything you always make me smile. Although I never meet you by a person, i still not stop praying for you. My biggest Idol, you’ve stolen my heart, you’ve made my life felt really COMPLETE when you all 9 Angels are together. I really thankful to GOD that i can meet and know you in my whole LIFE. I really really thankful to GOD that give me 9 Angels named Girls’ Generation (소녀시대) and I’m proud to be PART OF SONE (소원) and part of Yurisistable🙂

I will always in love with you and forever, Kwon Yuri…
I will always loving you, and supporting you, in my whole LIFE, Girls’ Generation..

지금은, 앞으로도, 영원히 소녀 시대 ♥

사랑해요 소녀시대 ^^

 

A sone : Nurul Anisa (kkabnyss)

Forgive me [not FF]

2 Comments

Sunday, December 4th 2011

 

 

Maaf para reader-reader setia soshisonefanfic. Saat ini author mau izin hiatus dulu, dikarenakan ada ulangan umum.. tetapi yang bikin author semakin sesak adalah.. ulangan umumnya bertepatan pada tanggal 5 Desember 2011, di mana seorang Kwon Yuri yang umurnya akan bertambah satu tahun T_T huwaaaa, author nyesek bukan main.. nggak bisa senang bareng Yuri di twitter, facebook, tumblr, dan segala macam nya, author cuman bisa memberikan cinta dan kasih sayang author kepada Yuri eonnie bahkan semua member SNSD walapun hanya dri dunia maya😥

Tapi, nggak apa-apa deh.. demi cita-cita author.. demi kesuksesan author nantinya.. author rela hiatus atau cuti dulu mengenai FF, update an baru soshi, dan segala macem.. supaya nanti kalau author udah sukses ke depannya, author bisa jadi seorang fans, anak, murid, maupun author yang bisa membanggakan😀 hehe

buat kalian juga yang akan menghadapi ulangan umum besok, author mau ngucapin HWAITING buat kalian😀
Semangat dan teliti ya mngerjakan soalnya.. authot juga akan melakukan hal demikian🙂

 

sekian permintaan maaf sekaligus penyemangat dari author buat kalian🙂 setelah ini author akan mengpost sesuatu yang mungkin sih terlalu awal, tapi author bangga😀

 

Terima kasih semuanya yang udah mau menyiakan waktunya demi berkunjung d WP ini, WP yang di mana terdapat silent (not actived) author *author macam apa saya ini =_=a hadeh*

dan sekali lagi.. Forgive me :’)

 

Hwaiting buat kalian smua ^o^/ Happy Sun(ny) Day~❤

That handsome girl, she’s mine! [Multi-Shoots]

11 Comments

Annyeong ^o^/ saya kembali bawa FF lagi.. dan lagi-lagi belum kelar-kelar ff lama nya -__- jeongmal mianhae x_x *nanyi again&again dan Sorry sorry*

Sekarang, langsung aja nih, saya beri 2 shoots ^o^ SooSun~!
Hope You Like it~ yang nggak suka jangan baca ya, dan No Bash ^^v

Happy Reading ^.^/

— — —

“Soonkyu-ya, kamu nggak berencana ngelurusin rambut?” tanya Sohee

“Ya eonnie! Berhenti memanggilku Soonkyu -_-“

“Ups, mianhae, eonnie lupa hehe”

“huh, dasar -_- lagian aku malas ngelurusin rambut, aku kan sudah kodratnya kriting begini”

“iyaa, tapi makin lama rambutmu makin aneh tau -__-“

“hmmm, gak papa lah! Ini juga biar ngk terlalu menarik perhatian cowok-cowok di sekolah ku. Aku malah nggak suka ama mereka yang rata-rata byun semua”

“jiahh, kamu ini, tomboy nya kelewatan”

“hmmm, inilah aku.”

Sohee hanya menggeleng melihat tingkah laku adik perempuannya yang super duper tomboy itu. Tapi, adiknya yang satu ini punya aegyo yang super duper luar biasa imutnya :3 #lebay. Tiba-tiba, telepon Sohee berbunyi…

“Yoboseyo?”

“Annyeong chagiya” kata Yoobin dari telepon

“Ah, chagiya~ annyeong” ternyata pacarnya Sohee menelpon

“besok jadi nggak nih nontonnya?”

“emmm, ne. Besok kan jam 1? Kita mau nonton apa nih?”

“Ne chagi.. kita nonton Breaking Dawn yuk, mau?”

“asikk, mau dong :3 ajak Sunny juga ya?”

“Mwo? kok bawa-bawa namaku?” kata Sunny yang merasa namanya disebut

“hussh, berisik”

“Hmm, boleh🙂 sekalian ntar temenin aku ke salon ya chagi” pinta Yoobin

“hmm, sip deh ^o^”

“oke, udahan dulu ya, aku lagi sibuk nih, annyeong chagiya~ besok aku jemput kamu jam 1 siang ya?”

“ne, arasso, annyeong chagi :3” tutt..tut..

“Hmm, Sunny, besok ikut eonnie nonton ya bareng Yoobin eonnie, okay?”

“hmmm, ne.. nonton apa?” tanya Sunny dengan suara malas

“Breaking Dawn”

“Mwo?!”

“Ya ampun, kenapa tiba-tiba terkejut begitu??”

“A..ani, eonnie bilang apa tadi? Breaking Dawn?”

“Ne. wae?”

“eng.. ta..tapi kan itu film..dewasa eonnie”

“hahaha, santai saja lagi. Eonnie nggak bakal bilang eomma kok”

“Tapi.. aku takut x_x”

“dihh kamu. Kamu kan udah remaja, udah bisa bedain yang mana yang baik dan yang mana yang buruk. Jadi gak papa lagi…”

“eng..iya.. tapi, emangnya nggak ada film lain ya?”

“ada, Donald Bebek? Mau?”

“Mwo? jjinjja?! Itu kan terlalu kanak-kanak”

“Yaelah, mana ada Donald bebek! -__- kamu ini.. sekarang ini film-film yang paling bagus diantara semuanya ya Breaking Dawn itu -_-“

“ohh, ne Arra ._.”

“Jadi kamu mau?”

“mau apa?”

“astaga… mau nggak nonton bareng besok?? Besok eonnie traktir kamu belanja deh -.-“

“emm, ne”

“besok juga sekalian kita temenin Yoobin eonnie ke salon, mau?”

“emmm, oke”

“sip! Gitu dong :D”

“besok jam berapa memangnya eon?”

“jam 1 ya, kamu sudah harus bangun dan siap-siap, besok jangan kebo!”

“ahh ne”

“Yasudah, eonnie mau tidur dulu. Sekarang sudah pukul 9 malam”

“dih, awal banget”

“yaiyalah, karena tidur awal itu bagus untuk kesehatan, nggak kayak kamu, tidurnya pagi buta mulu”

“biarin”

“huftt, dasar, game mulu kerjanya.. awas kalau besok bangun kesiangan!”

“iyaa iya -_-“

“yasudah, jalja Sunny~”

“Jalja” jawab Sunny singkat, dan Sohee meninggalkan kamar adiknya.

===

Keesokan harinya, seperti biasa Sohee bangun pukul 6 pagi. Dia mencuci muka dan membantu ibunya menyiapkan sarapan. Ketika sarapan telah siap, dia terkejut karena sosok adiknya yang sudah bangun dengan rambut seperti seekor..singa

“Aigo!” teriak Sohee terkejut

“Astaga, Sunny..” kata eomma Sunny

“Wae? Kenapa dengan kalian berdua?”

“kamu ini… mengejutkan saja.. rambutmu itu lho, kukira ada singa lepas tadi -_-“

“ya eonnie.. kan memang begini rambutku -.-”

“sudah-sudah.. tumben kamu bangun pagi Sunny?” tanya eomma Sunny

“soalnya aku nyalain alarm bangun pagi. Nanti kalau aku bangun siang, kena marah Sohee eonnie nanti”

“bagus… anak pinter ^^” kata Sohee sambil mengacak-acak rambut adiknya

“huftt -_- aku masih ngantuk banget ini” keluh Sunny

“yasudah, sekarang sarapan..” kata Ayah Sunny yang tiba-tiba muncul dari belakang

Mereka pun sarapan bersama-sama. Setelah mereka selesai sarapan, Sunny dan Sohee bersiap-siap mandi. Kali ini Sunny telah siap berpakaian dan hanya tinggal menunggu jam 1 siang.

“Kamu udah mandi Sunny?”

“sudah eon. Aku sekarang mau nyelesaiin game dulu. Jangan ganggu ya, sampe Yoobin eonnie datang”

“tumben sekali.. oke deh :)”

===

Jam 1 siang pun tiba. Yoobin telah sampai di depan rumah Sohee dan Sunny untuk menjemput mereka.

“Sunny! Ayo pergi sekarang”

“iya iyaa”

Sunny segera mematikan laptop nya dan bergegas keluar kamar

“eomma, kami pergi dulu yaa”

“Ne, Yoobin nggak disuruh masuk tuh?”

“udah, tapi dianya nggk mau”

“ohh, oke lah. Hati-hati ya ^^”

“Ne eomma” kata Sohee dan Yoobin keluar dari mobil sebentar untuk memberi salam kepada eommanya Sohee dan melambaikan tangannya

“Annyeong chagi~ Annyeong Sunny ^^” sapa Yoobin hangat

“Annyeong” balas kami serempak

“kita berangkat sekarang tuan puteri?”

“kajja!”

Mereka bertiga pun menaiki mobil menuju Mall

===

-sesampainya di Mall-

“Kita langsung aja pesen tiket yuk!” ajak Sohee

“Sudah ku pesan :)”

“Mwo?” kejut Sunny dan Sohee

“kapan? kan akhir-akhir ini orang yang mau nonton Breaking Dawn pada kshabisan tiket semua” kata Sohee

“haha, aku kan beli tiket ini khusus buat nonton bareng pacarku sama calon adik iparku ini, hehe”

“waaa, Gomawo chagiya~”

“calon adik ipar? Wkwk boleh lah”

“yay~”

“hmmm, karena masih 2 jam lagi, gimana kalau kita jalan-jalan dulu?” ajak Yoobin

“boleh, kita ke salon aja chagiya”

“oke”

===

Selama perjalanan mereka ke salon. Sunny selalu sibuk memperhatikan di sekitarnya. Rambut dia yang aneh menjadi perhatian bagi semua orang yang melihatnya. Mereka memandang Sunny sambil tertawa. Sunny sebenarnya menyadari itu, tetapi Sunny hanya cuek saja dan terus percaya diri. Tiba-tiba ide terlintas dari Sohee. Dia pura-pura memeluk lengan Yoobin agar Sunny sedikit menghindar dan tidak mengganggu mereka berdua. Kemudian Sohee berbisik ke Yoobin

“sstt.. chagi~”

“emm, ne?”

“gimana kalau kita juga suruh Sunny potong rambut?”

“apa Sunny mau? Lagian dia kan nggak suka rambutnya di macem-macemin”

“sudahh, aku tau rambut yang cocok untuknya, dan pastinya dia akan sangat suka dengan penampilan barunya itu”

“emangnya model kayak gimana sih?”

“ntar deh, kamu liat sendiri ya. Hoho”

“yahh, chagi kamu ini bisa aja ^^”

“dihh mereka berdua bermesraan melulu. Nggak liat ada yang sedang mengikuti mereka apa di belakang -_- ini kali namanya resiko jadi pengganggu pasangan kencan“ keluh Sunny

===

Setelah mereka sampai di Salon. Sohee dengan segera berbisik kepada salah satu pegawai salon agar Sunny juga dipotong rambutnya

“Oke mbak?”

“ohh, sip”

“Eonnie, eonnie bilang apa ke mbak nya?” tanya Sunny dengan tatapan curiga, karena selama Sohee berbisik ke mbak tadi, matanya tertuju ke Sunny

“a..ani ^^”

“hmmm, aku potong rambut dulu ya” kata Yoobin

“Ne” kata Sohee

“nona, silahkan duduk di sini” kata salah satu orang yang hendak memotong rambut Sunny

“Mwo? aku?”

“ne, kamu Sunny. Rambutmu akan dibuat sangat keren!” kata Sohee girang

“apa?! tapi kan aku…”

“sudah! Tidak ada tapi-tapian… cepat sana! Dijamin rambutmu bakal bagus banget”

Sunny hanya tertunduk pasrah. Diapun duduk di salah satu kursi yang telah disediakan oleh pegawai salon tadi.

“mbak.. tolong.. apapun saya terima potongannya. Asalkan jangan diwarna, atau malah digelombangin rambut saya ini..” rengek Sunny

“hmm, arasso. Saya ini tau karakter anda. Jadi, tenang saja. Saya tidak akan mempercantik anda”

“mwo? maksud mbak?”

“panggil saja Hyo. Agak canggung saya dipanggil mbak. Umur kita kayaknya sama”

“Ah… ne… hyo.. maksudmu Hyo? kamu tidak akan ‘mempercantik’ ku?”

“ne.. kita liat nanti ya ^^ sekarang, Nona Sunny rambutnya akan saya ubah”

“omo T_T”

Sunny tidak berani memandang rambutnya yang dipotong itu. Dia memjamkan matanya sambil merasakan rambut yang semakin lama semakin pendek.

‘omo.. Tuhan.. tolong aku T__T’ gumam Sunny nggk karuan

“hmm, sekarang ayo ikut saya. Kita cuci dulu rambutnya” kata Hyoyeon yang telah menutup rambut Sunny dengan handuk. Sunny membuka matanya. Dia penasaran, jadi apakah rambutnya itu.

“Boleh saya lihat?”

“nanti dulu. Kamu jangan liat dulu. Tunggu semua sudah beres baru”

“emm..ne”

Setelah rambut Sunny selesai dikeramas. Sunny tetap saja memejamkan matanya. Dia merasakan uap panas dari Hairdryer yang sedang mengeringkan rambutnya. Setelah kering. Hyoyeon menyisir rambut Sunny, dan semuanya sudah beres. Hyoyeon pun merasa bangga dengan hasil karyanya itu.

“silahkan diliat. Tuan” kata Hyoyeon, Sunny hanya terdiam

“engkau berbicara padaku Hyo?”

“ahh.. ne.. maaf memanggilmu tuan, abisnya rambutmu mirip cowok sih”

“Mwo?” spontan Sunny membuka matanya dan matanya membulat. Dia terkejut melihat bayangannya di cermin yang sekarang bukan lagi seperti Sunny berambut singa yang aneh, tetapi seperti seorang namja yang mempunyai wajah imut

“Aigoo, ini aku nih, serius?” tanya Sunny tidak percaya

“ne, benar kan kataku. Aku tidak akan mempercantikmu. Malah membuatmu menjadi ‘ganteng’ hehe”

“whoaaa, Gomawo Hyoyeon😀 ” kata Sunny dan Hyoyeon tersenyum

“sekarang tunjukkan pada noonamu.. eh, maksudku.. eonniemu.. hehe”

“hehe, oke!”

===

“chagiya, kamu sudah potong rambutnya? wahh, jadi makin cantik ><”

“ne, Gomawo :3 Sunny udah?”

“nggk tau tuh, udah selesai apa… whoaa!” tiba-tiba ia terkejut melihat pemandangan yang tidak asing tapi menarik

“hehe, gimana eonnie?”

“neumu…. omo >< kyeopta!”

“wahh, setelah ini kamu manggil Sohee noona Sunny :O  ” kata Yoobin juga terkejut

“ahh, kamu jadi ganteng begitu >< ihh~” kata Sohee sambil mencubit-cubit pipi adiknya

“awaw ><” rintih Sunny

“ahh, mian Sunny… Chagi, Sunny imut banget begini ya?”

“Ne😀 aduhhh pengen aku cubit juga kamu Sunny ><”

“Aniyooo! udah sakit ini” kata Sunny sambil mengusap-ngusap kedua pipinya

“hmmm, Hyoyeon. Jeongmal Gomawoyo telah membuat adik saya menjadi imut begini >< ini uang untukmu lebih”

“aahh, Gomapseumnida songsenim🙂 sudah menjadi tugas saya ^^ hehe”

“Ne😀 kajja kita ke bioskop sekarang!” ajak Sohee

“makasi banyak Hyoyeon.. engg… kapan-kapan kita bertemu lagi ya ^^ hehe, Annyeong~” pamit Sunny

“Annyeong ^^” balas Hyoyeon

===

Selama mereka berjalan menuju bioskop.. Sunny menjadi pusat perhatian bagi semua cewek-cewek seisi mall, kecuali ibu-ibu / nenek-nenek. Mereka terus saja melihat Sunny seperti tatapan kagum.. dan itu membuat Sunny bingung sendiri.

“sepertinya kamu jadi idola para wanita Sunny~” ejek kakaknya

“yaa.. kok bisa?” tanyanya

“jelas, kamunya makin ganteng :p ” kata Sohee dan Yoobin tertawa

“ihh, tapi nggk mungkin sampe seganteng itu kan? serem tau dipandangin terus =_=”

“hahaha” Sohee dan Yoobin hanya tertawa geli melihat ekspresi Sunny yang ketakutan. Setelah mereka sampai di bioskop, tiba-tiba Sunny kebelet pipis

“Eonnie.. a..aku ke toilet sebentar ya eonnie…”

“hmmm…ne… sono gih”

“masih lama kan?”

“iyaaa… tenang aja, kami tunggu kok”

“oke!”

Sunny pun segera ngebut ke toilet saking kebeletnya. Ketika sampai di depan Toilet wanita, dia bertemu teman sekelasnya yang sekaligus menjadi ketua kelas nya, Sooyoung.

*Bruk*

“Aigoo” rintih Sooyoung

“Aigoo, mianhaeyo.. eh? Sooyoung?”

“mwo? nuguya?? Sunny?”

“ne, ini aku Sunny. Kamu mau nonton juga toh?”

“ne, aku diajak oppa ku nonton bareng pacarnya.. sejak kapan engkau…”

“tadi barusan, sudah aku kebelet nih, dahh~”

“aigoo, kenapa anak itu jadi kayak laki-laki. Untung dia teman sekelasku, jadi aku kenal dia itu yeojya… tunggu dulu…”

“KYAAAAAAAA~ ADA NAMJA!!! PERGI!!”

“Ani.. a..aku yeojyaa kok”

“BOHONG! SANA PERGI, DASAR BYUN!”

“anii.. Ajhumma! aku Yeojyaa!”

“AWAS KAMU MAU.. KUSIRAM?!”

“Aniyoo! Andwaee!”

“STOP!”

“eng.. ehh… Soo.. tolong aku~”

“Joisunghaeyo Ajhumma.. dia yeojya, dia teman sekelas saya kok. Dia hanya barusan memotong rambutnya dan dia memang berpenampilan seperti ini”

“eng? Jeongmal? aku tidak percaya dia perempuan?!”

“aigooo~ ajhumma-ssi, saya ini yeojya! saya udah kebelet nih” kata Sunny yang akhirnya beraegyo seperti perempuan

“ohh, kamu beneran perempuan nak? aigoo, mianhae kalau saya salah sangka”

“Ne.. omo! aku mau pipis dulu!” seru Sunny

*BRAK!* (suara pintu ditutup)

“buset dah… kebelet banget tuh kayaknya” kata Sooyoung

“maaf nak.. saya kira tadi dia itu namja. Makanya saya teriak nggak karuan tadi”

“hahaha, wajar saja kalau anda nganggap dia itu namja, dia memang sangat tomboy” kata Sooyoung

“puwahhh~ leganyaaaaaa” kata Sunny setelah keluar dari toilet

“maaf ya nak, sekali lagi saya minta maaf” kata Ajhumma tadi

“hahaha, Gwenchanayo ^^”

“baiklah kalau begitu, kami duluan ya, annyeong” pamit Sunny dan Sooyoung

Ketika mereka sudah keluar, Sooyoung tidak bisa menahannya lagi…

“BRUAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKAKA!” tawa Sooyoung lepas, untung saja tidak ada siapa-siapa

“Aigooo, nggak lucu Sooyoungie!”

“fuahhaha, sumpah kamu lucu banget deh tadi, wkakaka”

“Omooo T_T”

“haha, lain kali, ke toilet wanita jangan sendiri, minta temenin kakakmu atau temen mu kek”

“iya iyaa T_T”

“HAHAHA, masih ngakak aku inget yang tadi, wkakakaka”

“aaaa, jebal~ jangan tertawakan aku begitu dong T__T”

“ahh, ne.. ups, mianhae. Hihi”

“hiks…”

“cupcup~ jangan menangis.. hehe, ngk lagi deh aku ketawanya”

“emmm~ ne T_T”

‘aigooo~ aegyonya >//<‘ gumam Sooyoung dalam hati

“ngomong-ngomong, kamu nonton apa Sunny??”

“Breaking Dawn”

“mwo? kok sama?”

“kamu pasti diajak oppamu kan? aku aja diajak eonnie ku u,u”

“iyaa, aku mana suka film yang berbau dewasa begitu -_-” kata Sooyoung

“sama -_-”

“eh, itu dia oppa ku.. sedang bicara sama Sohee eonnie ya?”

“iyaa :O ”

“ahh, kalian sudah kembali, annyeong Sooyoung ^^” sapa Sohee

“Annyeong eonnie”

“kalian mau nonton Breaking Dawn juga ya?😀 ” tanya Siwon

“Ne, sepertinya tempat duduk kita hampir berdekatan” kata Yoobin

“jjinjjayo?” tanya Siwon dan kekasihnya Yoon Eun Hye (maaf nggk tau couple Siwon siapa aja ._.v)

“Ne😀 kita duduk di tempat yang sejajar! kebetulan banget ya” kata Sohee

“emm, kalau begitu, aku mau beli cemilan dulu, ada yang mau nitip?” tanya Siwon

“kami ikut deh, Sunny sama Sooyoung tunggu di situ dulu ya?” kata Sohee

“Ne” jawab mereka serempak

Mereka berdua mencari tempat duduk. Mereka pun menunggu kakak mereka yang sama-sama satu kuliahan itu.

“Soo, besok ada pr tidak?”

“ada”

“mwo?! pr apa?”

“pr bersih-bersih kelas”

“ihh, kamu ini, aku tanya tugas malah piket… -_-” kata Sunny ngambek

“hahaha, aku hanya bercanda”

“huh, nggak lucu tau.”

“yee, jangan ngambek dong, masa’ cowok ngambek :3 wkaka”

“biarin -..-” dengus Sunny

“hahaha, dasar cowok imut” kata Sooyoung dan spontan muka Sunny memerah

‘apa katanya? aku imut.. padahal kan aku nggk imut, dan lagipula aku ini aneh o.o kenapa dia bisa bilang begitu tiba-tiba? dan kenapa jantungku berdegup cepat begini??’ gumam Sunny nggak karuan

“Sunny-a? gwenchanayo?”

“Ah..ne.. a..aku nggak..apa..apa” kata Sunny gugup

“ohh🙂 mian yaa aku udah ngerjain kamu tadi. Besok nggak ada pr, aku hanya ngingetin kamu aja besok kamu piket”

“eng.. ne”

“haha, sip. Jangan lupa besok datang awal, jangan lupa bawa topi lagi. Besok upacara” kata Sooyoung sambil menepuk-nepuk kepala Sunny

“Ne o//o”

‘aigoo, kenapa jadi panas begini’ kata Sunny dalam hati

“eh, ayo, tuh kakak kita udah selesai beli cemilan. Masuk yuk!” ajak Sooyoung

“o..oke”

===

“Soo, kamu duduk samping Sunny ya” kata Siwon

“emm, ne”

Mereka sama-sama duduk di kursi yang letaknya tidak terlalu atas dan tidak terlalu bawah. Film pun sudah mulai. Pasangan Sohee-Yoobin dan Siwon-eun hee sangat menyimak jalan cerita film tersebut. Beda dengan Sunny dan Sooyoung. Sunny selalau menutup matanya, sedangkan Sooyoung sibuk makan. Mereka tidak menyimakinya dari awal film hingga selesai.

“wahh, film nya seru banget yaa! :D” seru Sohee

“Ne :)”

“kapan-kapan kita nonton sama-sama lagi ^^” kata Siwon

“okay😀 ehh, kita berpisah di sini dulu ya, kita mau pulang. Sampai nanti~” pamit Sohee

“kita juga nih, hehe, annyeong~”

“Annyeong Sunny~”

“Annyeong Sooyoung”

-TBC-

Gimana? ^^ agak gaje ya ^^a
ini ide saya dapat karena… rambut saya pendek banget kayak cowok, dan banyak temen saya yang bilang kalo saya ini ganteng kalau misalnya saya cowok :3 awaw~ -_- #abaikan

jadi kesemsem sama Sunny oppa ^o^ *mian Sooyoung eonnie*
Saya lupa bilang, kalau misalnya di FF ‘House Of Love’ itu jalan ceritanya dibuat ileh teman saya bernama Aulianissa Pujiasari. Panggilannya Icha, dia Sone dan Shawol, bias dia Taeyeon, suka sama TaeNy couple.. dia Suka banget sama Onew ^^ hehehe

Baiklah, Terima Kasih yang udah mau baca😀 Annyeong~

Tunggu kelanjutannya ya ^o^/

Reflection [oneshoot]

24 Comments

Annyeong! kyaaaa~ sudah lama banget saya nggak update ya, dan saya menjadi Silent Author juga😦 Jeongmal Mianhae >< *bow 90 derajat*

Maaf banget, saya selama ini jarang mengunjungi WP saya sendiri dibanding WP Author lain. Maaf banget nih, kalau lama update nya karena kesibukan saya menjadi anak SMP yang sebentar lagi ke SMA *amin!* hehe

sekarang saya kembali, dengan membawa Oneshoot. Sudah lama banget pasti kalian menunggu kelanjutan FF saya yang bener-bener mandet itu x_x sekali lagi mianhae..

dan kali ini, saya akan menebus kesalahan saya, dengan membawakan one shoot TaeNy. Maaf, cuman Oneshoot ini yang bisa saya share hari ini. Besok atau lusa atau hari seterusnya #plak saya mungkin aku melanjutkan FF yang berpart dan mungkin makin memperbanyak Oneshoot😀 sedang banyak moment-moment nya nih >< keke

Sebenarnya cerita ini saya juga mengambilnya dari sebuah komik karya Yoshinaga Yuu yang berjudul ‘ONE sided LOVE’
Silahkan beli di toko buku terdekat ^^ *promosi*

Yasudah, kalau begitu, kata pembuka saya terlalu panjang ya, hehe maaf lagi ^^a
Ini dia, FF Oneshoot TaeNy \^o^/

Hope You Like it~!

*Backsound :  

— —

Look at me you may think you see

Who I really am but you’ll never know me
Every day it’s as if I play a part

===

“Hey, Tiffany! apa Taeyeon ada di perpustakaan?” tanya yeoja cantik berkulit coklat kepada sang ketua osis, Tiffany

“Ne, dia selalu berada di perpustakaan setelah pelajaran usai”

“ohh, Gomawo. Aku mau mengembalikan jaket ini padanya” Tiffany mengangguk

“Arasso”

“baiklah kalau begitu, Annyeong Fany-ssi” kata Yuri berlalu dan melambaikan tangan, Tiffany membalas lambaian Yuri

Tiffany POV

Apa dia sedang ingin sendiri? Kim Taeyeon.. dia selalu ke perpustakaan seusai sekolah, tetapi tidak pernah membaca buku yang ia ambil, melainkan selalu menatap keluar jendela

“Tiffany, kamu masih di sini?” terdengar suara yang membuyarkan lamunanku, yaitu Yuri. Dia cepat sekali kembali

“ah, ne.. aku hanya sedang mengecek saja ^^”

“ohh, apakah sebentar lagi sekolah tutup?”

“ani.. kan masih banyak anak yang ikut ekskul. Wae?”

“tidak, aku takut saja, soalnya Taeyeon belum juga mau keluar dari perpustakaan”

“ohh, arasso” Yuri tersenyum dan kembali berpamitan padaku. Aku segera pergi ke perpustakaan.

Tiffany POV End

===

Now I see if I wear a mask
I can fool the world but I cannot fool my heart

 

Normal POV

Tiffany melangkahkan kakinya menuju perpustakaan sekolah. Setelah ia sampai, hal yang dia duga ternyata benar, tetapi kali ini Taeyeon tertidur di atas buku yang sama sekali tidak ia baca.

‘anak ini.. lagi-lagi’ gumam Tiffany. Ia memasuki perpustakaan dan sengaja mengambil salah satu buku yang berada di rak dekat Taeyeon berada

“engg.. si..siapa?” erang Taeyeon saat mendengar ada suara yang mengganggu tidurnya. Dia melihat ke rak belakangnya

“kamu tertidur lagi” kata Tiffany yang tidak memandang Taeyeon sama sekali. Taeyeon hanya memperhatikan Tiffany sekilas dan kembali memalingkan wajahnya ke arah buku

Tiffany yang merasa dicueki segera mencari tempat duduk yang tidak jauh dari Taeyeon, dia mengambil posisi menghadap Taeyeon, walaupun di meja yang berbeda. Dia terus memperhatikan Taeyeon yang selalu melihat keluar jendela, tanpa membaca bukunya. Tiffany hanya memandangnya heran dan bertanya-tanya dalam pikirannya

‘apa yang dilihatnya? Apa ada seseorang yang ia sukai di luar sana?’

Pertanyaan itu terus terlintas di pikiran Tiffany, sampai akhirnya jam tangan Tiffany menunjukkan pukul setengah 4 sore, di mana sekolah sebentar lagi akan tutup karena anak-anak dari klub tenis sudah selesai latihan.

Ketika Tiffany mengembalikan buku, ketika itu juga Taeyeon beranjak dari kursinya dan mengembalikan buku yang ia ambil dari salah satu rak buku perpustakaan. Setelah itu Taeyeon keluar perpustakaan dan diikuti oleh Tiffany yang juga keluar

“Hey, Taeyeon!” panggil Tiffany, Taeyeon berhenti melangkahkan kakinya, dan berbalik badan menghadap Tiffany

“kamu sudah tau pengumuman besok? Kalau besok pulang agak awal?”

“hemm” Taeyeon mengangguk pada Tiffany dan tersenyum kecil, Taeyeon kemudian pergi meninggalkan Tiffany

‘Besok..apakah akan sama seperti tadi.. anak itu..mungkin ia sedang jatuh cinta’ gumam Tiffany lagi dan pulang ke rumahnya.

===

Esoknya, di sekolah, murid-murid dipulangkan awal karena guru-guru di sekolah sedang mengadakan rapat. Seperti biasa Tiffany pergi ke perpustakaan untuk melihat…Taeyeon

Ternyata benar, Taeyeon berada di sana sambil memandang keluar jendela lagi. Dia selalu memandang keluar jendela, entah kenapa..

Who is that girl I see staring straight back at me?
When will my reflection show who I am inside?

Tiffany mengambil buku yang sama seperti kemarin, tetapi ketika dia mendekat, Taeyeon melihat dia seperti terkejut

“Te..tenang.. aku tidak akan menutup jendela nya kok” kata Tiffany yang takut Taeyeon salah sangka terhadap Tiffany

“haha, siapa yang mencurigaimu” kata Taeyeon sambil tertawa kecil melihat tingkah laku Tiffany dan kembali memandang sendu keluar jendela.

Tiffany kembali duduk di kursi sama seperti kemarin ia duduki. Tetapi kali ini Tiffany selalu saja memandang Taeyeon yang selalu saja memandang keluar jendela. Pemandangan di luar jendela itu adalah lapangan tenis, sekarang ini club tenis perempuan sedang latihan

‘mungkin saja salah satu dari mereka ada yang ia sukai’ gumam Tiffany lagi

Tiffany pun berencana mengganti buku yang ia baca dengan buku yang lainnya di rak yang sama

“eng, apa tidak silau ya? Kamu selalu memandang keluar jendela itu?” tanya Tiffany yang memberanikan diri untuk berbicara pada Taeyeon

“Tidak, dengan begini aku bisa melihatnya dengan jelas” jelas Taeyeon. Tiffany mengangguk mengerti dan selama ini dugaannya benar. Taeyeon sedang jatuh cinta pada seseorang

“hmm, orang yang kamu sukai salah satu anggota klub tenis ya?”

“hah?!” seketika ia terkejut, Tiffany yang takut salah bicara padanya segera salah tingkah

“engg..ti..tidak.. habisnya kamu selalu memandang keluar jendela sambil senyum-senyum sendiri, jadi kupikir kamu sedang mengamati orang yang kamu sukai” kata Tiffany dengan terbata-bata

Muka Taeyeon seketika memerah, dia tiba-tiba menundukkan kepalannya dan menutup mukanya

“aku ini bodoh dan menjijikkan ya?” katanya tiba-tiba

“mworago?”

“iya, aku ini hanya bisa melihatnya saja, tidak bisa mengungkapkan secara langsung”

“nggak juga kok”

“m..mwo?”

“Ne, justru itu hal yang luar biasa bagiku. Aku jadi iri padanya, dia orang yang beruntung” kata Tiffany yang tiba-tiba tersenyum pada Taeyeon. Taeyeon hanya bisa memandangnya kagum. Dia kembali pura-pura membaca bukunya sambil tersenyum sendiri.

Normal POV End

===

I am now in a world where I
Have to hide my heart and what I believe in

-Keesokan harinya-

Tiffany POV

Syukurlah dia datang, aku takut dia tidak akan datang lagi ke sini. Aku melihat Taeyeon sedang menyusun banyak sekali buku-buku yang tempatnya cukup tinggi untuknya, aku dengan spontan meraih tangannya untuk membantunya meletakkan buku di rak tersebut

“eh..go..gomawo” katanya dengan gugup, aku hanya bisa tertawa kecil melihat ekspresi Taeyeon yang lucu itu dari jarak dekat

“Ne, cheonma ^^”

“kalau boleh tahu, anak yang kamu sukai itu dari kelas mana?” tiba-tiba saja kata-kata itu keluar dari mulutku. Entah kenapa, aku merasa sangat ingin tahu, tapi aku dengan bodohnya menanyakan hal yang sangat privacy darinya

“Mi..mianhaeyo Taeyeon-ssi, aku tidak bermaksud ikut campur.. A..aku…”

“dia anak kelas B”

Aku pun terdiam. Kelas B itu kelas ku. Tetapi, satu-satu nya anak klub tenis dari kelas B adalah Jessica. Berarti, orang yang selama ini ia sukai adalah Jessica. Wajar saja, Jessica adalah gadis yang populer di sekolah ini.

“ohh, begitu ^^ terima kasih” kataku dan ia mengangguk sambil tersenyum

Taeyeon kembali duduk di tempat yang biasanya ia duduki. Setelah itu dia melihat kembali ke luar jendela. Aku sebenarnya tidak membaca buku, melainkan terus memandang dia yang selama ini sudah merebut perhatianku, bahkan hatiku..

Ketika pulang, aku melihatnya keluar terburu-buru sekali. Mungkin dia ada urusan mendadak. Tiba-tiba saja aku bertemu dengan Jessica yang baru selesai latihan Tenis

“Fany-a, Annyeong!” sapa Jessica padaku

“Annyeong Sica ^^”

“kamu belum pulang?”

“belum, aku selalu pulang sore Sica”

“jjinjja? Kok aku jarang lihat kamu sore-sore begini di sekolah ya?”

“mungkin aku sedang di tempat lain yang tidak melewati atau dekat dengan lapangan tenis kali ^^”

“ohh, iya ya, hehehe”

“kamu berlatih cukup keras Sica-ssi, semangat untuk tanding nanti ya!”

“Gomawo semangat nya Fany-a ^o^ kamu adalah orang kedua yang menyemangati ku setelah kekasihku”

Mwo? Kekasih.. jadi, dia sudah mempunyai pacar. Aku turut sedih kepada Taeyeon, sebaiknya aku harus segera memberitahu Taeyeon sebelum dia terlanjur sakit hati

“Fany-a?? Hello? Gwenchanayo?” kata Jessica sambil mengibaskan tangannya yang membuyarkan lamunanku

“ah, ne.. ehh.. Wah Jessica, ternyata kamu sudah punya kekasih, Chukhaeyo~ ^o^ siapa orang yang beruntung itu?”

“haha, Gomawo Fany. Dia adalah Kwon Yuri”

“owhh, kalau begitu selamat ya! ^^”

“Ne, Gamsahamnida, aku pergi dulu ya, annyeong Fany!”

“Annyeong Jessica ^^”

Aku kasian pada Taeyeon…

===

But somehow I will show the world
What’s inside my heart and be loved for who I am

Aku masih menunggu sosok Taeyeon yang belum juga datang. Apa Taeyeon hari ini tidak ke sini? Aku duduk di tempat Taeyeon biasanya duduk. Apa mungkin karena klub tenis sedang libur, makanya ia tidak datang. Aku pun menunggunya hingga beberapa menit kemudian aku tertidur..

Mataku mulai terbuka dan kudapati Taeyeon sudah berada di depanku, dia duduk menatapku yang sedang tidur tadi. Aku terkejut dan spontan aku duduk tegak dan melihat kearahnya yang tersenyum manis ke arahku. Aku pun tidak bisa menahan lagi senyuman itu. Aku pun membalas senyumnya itu. Tiba-tiba terlintas perkataan Jessica kemarin tentang hubungan nya dengan Yuri. Aku jadi iba melihat Taeyeon. Aku ingin sekali memberitahu semua nya agar ini tidak terlambat. Agar dia bisa mengetahuinya sebelum hatinya sakit.

“eng, kukira kamu tidak datang hari ini” kataku

“Terima kasih telah menunggu ^^” DEG, seketika jatungku berdetak dengan kencang. Aku merasakan hal yang tidak biasanya pada seseorang. Aku menundukkan kepalaku karena mungkin sekarang ini mukaku sudah memerah dan memanas akibat perkataannya tadi.

“Tiffany, hari ini aku akan menyatakan perasaan ku yang sebenarnya kepada orang yang ku sukai selama ini”

Must I pretend that I’m someone else for all time?
When will my reflection show who I am inside?

DEG, perasaan ini, hatiku ini sekarang seperti dihantam dengan keras. Tetapi, ini belum terlambat, aku masih bisa mengatakan hal yang sebenarnya padanya

“Andwae!”

Taeyeon terkejut dengan perkataanku barusan

“wae..waegereo?”

“a..Mi..mianhae!”

“Tiffany.. kamu…wae?”

“ani, aku takut Taeyeon, aku takut perasaanmu nanti tidak akan terbalaskan, aku takut selama ini kamu mencintainya hanya sia-sia” mengapa denganku, mengapa aku berani mengatakan hal ini padanya. Aku bodoh! Mengapa aku malah yang membuat hatinya sakit

There’s a heart that must be free to fly
That burns with a need to know the reason why

“emm, Gomawo” katanya dengan suara sedikit parau, dia terlihat sangat sedih

“mungkin kamu benar.. perjuanganku hanya sia-sia saja” lanjutnya. Taeyeon pergi meninggalkan perpustakaan dan meninggalkanku sendirian

Ani Taeyeon, aku tidak bermaksud…

Tiffany POV End

===

Normal POV

“Ha…Hajima Taeyeon-a!

Langkah Taeyeon pun terhenti setelah mendengar Tiffany memanggilnya. Dia menatap Tiffany dari jarak mereka yang tidak begitu jauh

“a..aku minta maaf.. aku tidak bermaksud melukai hatimu.. a..aku”

Taeyeon hanya terdiam menunggu kelanjutan Tiffany berbicara

“a..aku yakin Cintamu akan terbalaskan. Karena kamu tulus Taeyeon-a, kamu.. cintamu pasti terbalaskan!” teriak Tiffany seketika itu juga air mata Tiffany tidak dapat dibendung lagi

“aku minta maaf Taeyeon.. a..aku..” Taeyeon kemudian berlari dan mendekap tubuh Tiffany. Dia memeluk tubuh Tiffany dengan erat. Tiffany terkejut dengan perlakuan Taeyeon.

“Tiffany.. sebenarnya.. selama ini orang yang aku sukai adalah dirimu. Engkau lah orang yang kucintai” seketika itu juga Tiffany merasa sangat terkejut dan Taeyeon mempererat pelukan mereka. Tiffany tidak menyangka jika selama ini dia salah sangka terhadap Taeyeon. Dia membalas pelukan Taeyeon dengan erat.

Why must we all conceal what we think and how we feel?
Must there be a secret me I’m forced to hide?

“Taeyeon..se..selama ini aku juga mencintaimu” kata-kata Tiffany membuat Taeyeon berbalik terkejut. Dia melepas pelukannya dan menatap pernyataan Tiffany dengan tatapan ‘benarkah?’

“je..jeongmal?”

“emm.. ne.. aku kira kamu menyukai Jessica”

“Je..Jessica? bagaimana bisa aku menyukai seseorang yang sudah menjadi kekasih sahabatku?”

“Mwo?”

“Yuri kan sahabatku, aku tau  jika Yuri sudah berpacaran dengan Jessica, jadi tidak mungkin aku merebut kekasih orang🙂 “

“Tae..Taeyeon..?”

“wae? Kamu selama ini menganggapku menyukai Jessica, eoh?”

“eng..Ne.. karena kamu selalu memandang keluar jendela di mana anak perempuan klub tenis sedang latihan di sana, dan orang yang kukira kamu sukai itu adalah teman kelasku yang satu-satunya anak klub tenis, yaitu Jessica”

“hahaha, kamu ini.. jadi kamu mengira begitu?”

“Ne.. karena kamu selalu memandang keluar jendela”

“hmm, ikut aku, kutunjukkan sesuatu”

Taeyeon menarik tangan Tiffany, dia menyuruh Tiffany untuk duduk ke tempat Taeyeon biasanya duduk.

“sekarang, kamu duduk di sini, dan aku duduk di sana” kata Taeyeon, dia pun duduk di tempat Tiffany biasa duduk

“mwo? ka..kamu duduk di tempat yang biasanya ku duduki?”

“Ne, sekarang. Lihatlah keluar jendela yang biasanya aku lakukan selama ini”

I won’t pretend that I’m someone else for all time
When will my reflection show who I am inside?

Normal POV

Tiffany menuruti perkataan Taeyeon dan diapun melihat keluar jendela.

“Jadi ini…” Senyuman terpancar dari wajah Tiffany, ternyata terlihat jelas bayangan Taeyeon dari jendela yang terpantul oleh cahaya matahari. Dia melihat wajah Taeyeon yang sedang tersenyum penuh arti kepada Tiffany.

“So, Tiffany.. do you understand right now?”

Tiffany mengangguk kepada Taeyeon. Taeyeon selama ini bukan memandangi orang-orang klub Tenis, tetapi memandangi…

“Yes, My Reflection” kata Tiffany, Taeyeon berdiri dan mengajak Tiffany keluar sambil menggenggam tangannya. Mereka beruda pulang, dan resmi menjadi sepasang kekasih yang kelak bahagia selamanya.

-The End-

— —

Akhirnya selesai😀 bagaimana pendapat kalian, walau beberapa kata saya ambil dari komik, tapi saya mengutamakan ke lirik lagunya :3 Taeny-Reflection🙂 jadi demen lagu ini hehe
Terima Kasih yang sudah mau membaca ^^/

House Of Love [Part 1]

20 Comments

Annyeong!😀
hehe, Akhirnya saya bawa juga nih FF  House of Love🙂
Semoga kalian suka ceritanya ya, FF ini bergenre Yuri ^^ yang tidak suka, no bash please, thanks

Happy Reading~

 

 

— — —

“Appa! Eomma! Sudah dong, bermesraan nya -_-“

“Waeyo Fanny-a? Kamu nggak mau punya adik?” tanya eommanya Tiffany

“Sica? Kamu mau punya anak lagi? Ayo~”

“Appa! aku kan nggak bilang iya -..-“

“eheheh, maaf nak, abisnya eomma mu pengen, jadi Appa dengan senang hati” kata Yuri dengan tatapan menggoda kepada Jessica

Tiffany POV

Huh, dasar, Appa Eomma selalu saja bermesraan, jangankan hanya depan aku anak mereka, depan umum aja mereka berani ciuman -__- Oh God…

“huhh, Fany ngantuk. Mau tidur” daripada begini terus aku lebih baik tidur saja ke dalam kamar

“Sica~”

“Ne yeobo?”

“Fany tidur. Kita juga tidur yuk di kamar kita~”

Cih, aku ngambek masih aja sempet-sempet nya mereka bermesraan -..-
Aku pun menjatuhkan diri di kasur.. hening untuk beberapa saat

“AHHH! AKU BOSAN!” teriak ku memecah keheningan, aku berencana untuk pergi keluar saja sendirian

“ah, apa aku harus telpon Sooyoung ya?” aku berbicara sendiri

“ahh tidak usah ahh, aku malas, paling dia sibuk memikirkan idola dia di sekolah itu, si..siapa namanya tuh..Kim Tae.. ah terserah”

Akupun segera berpakaian seadanya dan menggunakan topi kesayanganku. Ya, aku memang begini, kata eomma aku ini gadis acak-acakan. Aku lebih senang begini biar aku tidak bisa diganggu oleh siapapun. Aku keluar kamar, dan benar saja.. mereka mulai lagi -____- suara-suara aneh dri kamar Appa dan Eomma yang benar-benar bisa membuatku gilaa!

“ahh, lebih baik aku keluar saja, untuk apa aku ganggu mereka”

Aku keluar rumah dan berjalan tak tentu arah. Aku menyusuri setiap perkomplekan rumah dan kutemukan satu komplek perumahan yang berjejer rumah-rumah mewah

“woww~” takjubku Aku terus saja masuk ke dalam, terus sampai aku tidak sadar bahwa aku sudah terlalu jauh berjalan dan tidak tau harus lewat mana aku pulang

“oh, Good! aku tersesat -__-“

Tiba-tiba saja, aku melihat di balik pohon-pohon, terlihat gerbang besar yang menarik perhatianku. Aku mendekati gerbang itu, dan ku coba memasuki nya, tetapi tidak dapat ku buka. Aish, percuma saja aku di sini, jika tidak ada orang yang mau membiarkan ku masuk ke dalam rumah mewah seperti ini, atau mungkin sepertinya, rumah ini tidak ada penghuninya

Author POV

Sementara di dalam rumah

“Yoona! Coba liat deh ke sini” teriak Sunny memanggil Yoona, mereka melihat dari TV dalam ‘rumah rahasia’ mereka melalui CCTV, ada seseorang di depan gerbang rumah rahasia mereka

“Mwo? siapa itu?”

“Entahlah, tpi keliahatannya, dia telah berhasil menemukan rumah kita, hebat!😀 “

“Apanya yang hebat sih? -__-“ kata Hyoyeon, salah satu saudara dari mereka

“yaa, kau ini, berarti hebat dong, kata Mr.Choi kemaren, kalau ada yang berhasil menemukan tempat ini, dia akan menemukan cinta sejatinya di sini” jelas Sunny

“Hah?!” kaget Taeyeon, Hyoyeon, Yoona, dan Hyomin setelah mendengar kata Sunny tadi

“Mwo? yang benar? Coba ku lihat siapa orangnya?” kata Hyomin yang bergegas keluar rumah

“dasar, yang begituan masih saja dipercaya -_-” kata Hyoyeon dengan ketus dan berlalu

“Apa kau benar Sunny?” tanya Taeyeon kepada Saudaranya itu

“engg, kurang tau juga aku, tapi.. kata Mr.Choi kemarin lah ._.”

“pelayan kita yang satu itu kan memang jago meramal, jadi apa salahnya kita percaya😀 ” celetuk Yoona

“eh, orang itu sudah mau pergi tuh, Hyomin, cepat susul dia!” teriak Sunny yang masih memperhatikan TV tersebut

“Yaa, Hyomin, kau telat menghampirinya! T_T“ kesal Sunny karena orang yang ia lihat melalui TV tersebut sudah berlalu, dan beberapa saat kemudian, Hyomin datang hendak mengejar nya

“Apa Hyomin keburu mengejarnya?” tanya Yoona

“sepertinya tidak😦 ” kata Sunny lagi dan Hyomin dengan tampang pasrah kembali masuk ke dalam rumah

‘sepertinya aku pernah melihatnya’ gumam Taeyeon

 

Tiffany POV

Benar-benar luar biasa, gerbang tadi besar juga, dan sepertinya aku ada melihat sebuah rumah dari jarak pandang yang tidak begitu jauh dari gerbang tersebut, tapi siapa ya kira-kira penghuninya? Haishh, kenapa aku malah berpikiran tentang tempat itu -_- sudah jelas-jelas tempat itu seperti tidak ada penghuninya.

“hei nona!”

Tunggu dulu, seperti ada yang memanggilku dari rumah tadi. Ahh, mungkin hanya firasatku saja.. mana mungkin ada yang memanggilku di tempat yang seperti ini. Sebaiknya aku pulang saja. Untung sekarang aku sudah bisa menemukan jalan menuju rumahku.

@Sesampainya di rumah

“Fany-a~ kamu sudah pulang nak?” sapa eommaku yang cantik ini

“Ne eomma. Gimana tadi, sudah sama Appanya? Aku tidak minta Adik lho eomma -_-“

“whahaha, tenang saja fany🙂 mana bisa eomma hamil langsung -_- kan appamu juga yeoja” kata nya, dan aku sedikit lega

“apa kamu memang benar-benar tidak ingin adik sayang?” tanya Appa padaku, aku hanya terdiam, sebenarnya aku membutuhkan teman.. tapi…

“sudahlah, jangan dibahas lagi soal itu, yeobo~ sekarang Tiffany ayo mandi sana, abis itu kita makan malam sama-sama😀 ” kata eomma, dan aku mengangguk

— — —

 

Setelah aku selesai mandi dan berpakaian, aku ingin sekali menelpon Sooyoung salah satu sahabatku, dan ingin kuceritakan padanya tentang tempat tadi.

“hmmm, ku telpon saja deh”

Aku pun menelpon Sooyoung…

“yoboseyo?”

“Sooyoung-ssi!”

“oh, Fany-a! tumben kau menelponku, wae?”

“hehe, lagi pengen aja ^^ soalnya aku mau cerita nih!”

“cerita apa? tentang idolaku di sekolah ya? si Kim Taeyeon?”

“Ha? Ani! enak saja, aku tidak pernah melihat yang namanya Kim Taeyeon itu -_- kau ini, selalu saja menyebut namanya, bosan aku dengarnya tau”

“masa sih sampe sekarang kamu tidak mengenalnya? dia itu famous banget lho di sekolah kita -_- kamu ini kurang update banget deh”

“emangnya hanya aku saja yang tidak tau soal Kim Taeyeon itu? -_-”

“ne, hanya kamu tau! Aku, Jiyeon, Seohyun, dan bahkan seluruh sekolah sudah mengetahui siapa itu Kim Taeyeon, mereka kan punya semacam geng gitu, yang teridiri dari Kim Taeyeon, Kim Hyoyeon, Im Yoona, dan lain-lain, aku juga sedikit lupa sih, hehe”

“beuhh, kamu ini.. sudah ah! aku nggk mau dengar mereka dulu, malah kamu yang jadi bercerita, aku juga mau cerita tau -_-”

“hehe, maaf, aku saking mengidolakan mereka, baiklah, sekarang, apa yang mau kau ceritakan?”

“hmm, begini lho.. tadi sore aku merasa bosan berada di rumah karena tidak bisa ngapa-ngapain, jadi ku memutuskan untuk pergi ke luar rumah sekalian hilangin rasa bosanku, dan tanpa sengaja aku jalan terlalu jauh dari rumah, sampe kutemukan sebuah perkomplekan yang isinya rumah-rumah mewah.. aku penasaran, akhirnya aku masuk ke dalam komplek tersebut, di dalam nya banyak banget rumah-rumah keren..”

“terus, ada apa lagi di sana?”

“nah, pas itu aku jalan terus sampe mentok, nggak ada apa-apa lagi. Aku nggak sadar kalau sebenarnya aku jalan sudah sangat jauh.. tiba-tiba aku liat di balik pepohonan, ada sebuah gerbang raksasa yang di dalamnya sih memang tidak ada apa-apa, tapi sepertinya ada sesuatu di dalamnya”

wahapa ada rumah di dalamnya?”

“aku lihat sih dari beberapa jarak dari gerbang, aku bisa melihat sebuah rumah yang tidak cukup besar, tapi mewah”

“wow, Fany-a~ kamu hebat! kamu bisa menemukan tempat unseen begitu”

“hah? padahal aku jarang banget keluar rumah akhir-akhir ini ._.a”

“iya lho! hebat😀 engg, Fany, aku diajak orang tuaku jalan-jalan nih, udahan dulu yaa, besok lanjut lagi di sekolah bicaranya, annyeong~”

“ahh, baiklah. Annyeong~”

Apa benar, rumah itu unseen? tapi, jarang banget aku temukan hal seperti itu. Apa iya aku menemukan tempat yang sepertinya tidak ada siapapun penghuni di sana? duhh, kok aku malah mikirin lagi sih, sudah lah, aku mau makan malam, sebaiknya aku tidak menceritakan dulu soal rumah tadi ke appa dan eomma.

 

-TBC-

Yay! part 1 nya sudah xD  hihi danshin bgt ya? :3 jeongmal mianhae *bow*
Mohon maaf jika FF ini agak gaje :3
Ceritanya di sini, Sunny, Taeyeon, Hyoyeon, Yoona, dan Hyomin adalah saudara dan orang tua mereka adalah orang kaya..Taeyeon dan Hyoyeon adalah saudara kandung.

Semoga kalian suka ceritanya🙂 amin
Terima Kaih sebanyak-banyaknya😀 Annyeong~

 

Older Entries