Genre : Yuri, Random(?), PG-16

Casts : Taeyeon

Tiffany

Kyuhyun

happy reading ya🙂

Taeyeon POV

@Balkon kamar Taeyeon

haduh, lagi-lagi dia menyuruhku tidak usah pergi keluar, emangnya aku anak apaan, dikurung seperti ini terus. aku tidak suka ibu angkat seperti dia.. T_T
daripada sedih, aku main gitar saja ah! aku memetik gitar ku sambil mencoba menghapal lirik lagu ini, kucoba nyanyikan saja dlu..

So I lay my head back down.. 
And I lift my hands and pray..
To be only yours I pray..
to be only Yours
I know..

aduhh, lirik selanjutnya apa ya? aku malah lupa lagi.. -_-

*Tok Tok

“Taeyeonn, buka pintunya” teriak umma dari luar kamar

loh? kok tumben dia memanggilku dengan nama..

“Ne, tunggu sebentar”

kubukakan pintu dan ku lihat umma tersenyum bahagia

“wae umma?” heranku

“Taeyeon, kamu sudah makan sayang?” kata umma dengan senang

ha? dia memanggilku..SAYANG?!

“blum. kok tumben umma memanggilku dan sebahagia ini? ada apa?” tanya ku kebingungan

umma tidak menjawab, melainkan tersenyum dengan licik. tiba-tiba perasaan ku tidak enak. ada apa sebenarnya ini.

“ayo Taeyeon kita pergi makan” ajaknya

ha? tumben sekali dia baik padaku seperti ini.. biasanya dia mengurungku terus di kamar tanpa pernah memanggilku dengan nama. aneh sekali..

“tidak mau” jawab ku ketus

“ayolah sayang~ please, temenin umma ya” rengek umma padaku

“umma ada uang darimana? kita kan miskin.. dan lagian umma tumben-tumbenan ngajak aku makan-_- aku tetep nggak mau” jawabku dengan semakin ketus

raut wajahnya seketika berubah 180 derajat. dia sepertinya sangat marah karena aku yang menolak ajakan dia. aneh sekali dia, tiba-tiba baik begini.. aku curiga sepertinya bakal terjadi sesuatu nanti. tapi, aku lapar sekali. .

“Ya kamu! harus ikut aku! harus!” bentaknya sambil memaksaku ikut dengannya

“Ya! tunggu dulu. kenapa sih umma ingin sekali aku ikut denganmu? aku kan nggak mau..” jawab ku dengan nada kesakitan karena dia menarik tanganku dengan paksa

“sudah jangan banyak bicara! cepat ganti bajumu sekarang! kau harus ikut denganku! ada hal penting yang ingin ku sampaikan padamu!!” bentak nya lagi dan mendorong ku masuk ke dalam dan membanting pintu kamarku.

apa sih mau dia? apa sebegitu penting kah sampai dia memaksaku pergi dengannya. lebih baik aku ikut sajalah.

aku segera turun ke bawah dan yang kulihat umma sangat rapi dengan pakaian gaun merahnya (emangnya ada undangan? o.O)

“umma, aku sudah siap” kata ku

“oh kamu sudah siap sayang? kajja ikut umma yuk~” kata umma dengan sangat ramah (?)

“ba..baiklah…” jawabku

kenapa perasaanku semakin tidak enak, apa aku akan dibuang, atau aku bakal dijual? huwaa!! gak mauuu.. tapi ngk mungkin dia sekejam dan sesadis itu. dan sepertinya dia wangi sekali hari ini, apa dia ingin bertemu orang yang sangat special ya, aduh aku jadi makin penasaran..

-di perjalanan-

“umma, kita mau makan di mana?” tanyaku

dia tidak menjawab, melainkan sibuk menyetir..

“ya umma.. aku tanya malah sibuk sendiri” kataku ketus

“Ya! kau bisa diam ngk?!” bentaknya

“i..iyaa..” jawabku ketakutan

umma satu ini aneh. haduh… aku mau dibawa ke mana ini?? huwaaaaa T^T

“okay, kita sampai~” katanya girang

@restaurant sushi

OMO?! inikan restoran…mahal… kok bisa ke sini?! umma dapat uang banyak darimana??

“ki..kita ke sini nih beneran?” tanyaku bingung

“kenapa? kau terkejut? haha, dasar anak kampung” jawabnya dengan nada mengejek

“trus aku boleh makan sepuasnya ya?” tanyaku girang

“siapa suruh kau makan, aku kesini mengajakmu karena kita diundang makan sama orang kaya” katanya lagi

ha? diundang? kukira dia yang membayar. sama orang kaya lagi, dasar matre -_-

“nah itu dia, ayo kita ke sana” kata umma lalu mengajakku ke salah satu tempat duduk

di tempat duduk itu ada seorang ajhumma dan seorang namja tinggi dan lumayan tampan, sepertinya dia seumuran denganku.

“Annyeong haseyo” sapa kami serempak seraya membungkukkan badan

“Annyeong haseyo” balas mereka serempak

“ini dia Taeyeon yang kuceritakan padamu” kata umma

umma menceritakan tentangku pada orang asing ini. sejak kapan?

“wah, cantik sekali dia. persis dengan apa yang kamu ceritakan padaku kemarin. nah, kyu, ayo perkenalkan dirimu pada mereka” kata ajhumma tersebut sambil menyuruh anaknya

dia menatapku dengan tajam dan berdiri sambil memperkenalkan diri

“annyeonghaseyo, Cho Kyuhyun imnida, bangapseumnida” katanya sambil membungkuk

“wah, cakep sekali. sepertinya dia cocok dijodohkan dengan Taeyeon” kata umma

APA?! jodoh! jadi..

“Ha? apa maksudmu ajhumma?!” bentak Kyuhyun kaget

“mwo? ya! kau ganteng-ganteng tidak sopan ya!” kata umma marah

“Kyuhyun! kau bisa sopan sedikit tidak! ayo duduk!” bentak ajhumma tadi

“apa maksud umma mengajakku kemari ingin menjodohkanku dengan wanita ini?!” bentak dia sambil menunjukku seperti menunjuk benda yang dibencinya

“ya! kyuhyun!! kau sudah dewasa! sudah saatnya kau menikah!” bentak ajhumma tadi

MWOYA?! menikah?!!

“Maaf, saya permisi!” bentak ku sambil menepuk meja, lalu keluar dari restaurant itu

“YA! KIM TAEYEON! kita belum selesai bicara! jangan pergi seenaknya!!” bentak ummaku yang ingin menghalangiku

“KIM TAEYEONNN!!!” Teriak umma, tapi aku tidak menghiraukannya. aku pergi meninggalkan tempat itu.

jadi ini maksudnya mengapa umma  megajakku kemari, dasar perempuan jahat! aku benci mengenal cinta, dan sekarang dia seenaknya mengajakku ke sini hanya untuk menjodohkanku kepada seorang namja yang asal usul nya blum kukenal sama sekali. aku terus berlari jauh meninggalkan tempat ini. tanpa lelah aku terus berlari, dan ku dengar ada suara klakson mobil memanggilku dan itu adalah mobilnya umma.

“YA KIM TAEYEON!” bentaknya memanggilku, tetapi aku meghiraukannya seakan tidak kenal

“Ya! kau bodoh ya!! mau berapa jauh kau lari hah?!” katanya

“YA! DENGARKAN AKU BABO!”

#plak

aku terjatuh dan tiba-tiba dia menginjakku.

“KAU BODOH! GARA-GARA KAU, AKU DIMARAHI AJHUMMA TADI DAN PERNIKAHANMU BATAL! KAU TIDAK TAU MALU HAH?!” bentaknya dan kemudian menendangku

aku tersungkur menahan rasa sakit yang dia berikan, tiba-tiba aku menangis.

“Yasudah kalau itu maumu, jangan pernah menginjakkan kaki KE RUMAHKU LAGI!” bentaknya mendorongku hingga aku kembali tersungkur

dia pergi meninggalkan ku dengan mobil sedannya, aku yang masih tertunduk sambil menangis hanya bisa menerima rasa sakit yang diberikannya. aku benar-benar tidak mau kembali ke rumah itu. tiba-tiba dia datang kembali dengan membawa barang-barangku.

“INI, AMBIL SEMUA BARANG-BARANG BUSUKMU!” datang dia dan melempar satu tas dan gitar ku

“INGAT! JANGAN BALIK LAGI!” bentaknya lagi lalu pergi meninggalkanku

aku pun berdiri dan berjalan menuju taman yang agak jauh dari rumah tempat biasa aku tinggal, aku masih belum bisa menangis sejadi-jadinya, mataku sudah sangat merah. aku tidak mengerti kenapa dia tega melakukan hal seperti ini, aku rasa aku ingin mati saja. tiba-tiba tubuhku terasa sangat lemah. aku belum makan dari tadi pagi dan sekarang hari sudah mau malam. keringatku bercucuran. tiba-tiba hujan pun turun. hujan turun semakin deras menghantamku dan aku dalam keadaan basah kuyup sekarang terutama gitarku. pandanganku mulai agak kabur, samar-samar aku mendengar ada seorang memanggilku, aku melihat ke arahnya, dan perempuan itu datang menghampiriku, tetapi mataku tiba-tiba menjadi gelap dan hanya bunyi angin yang kudengar……

*bruk

“kyaa! Tolong!!..”

Tiffany POV

aduh, hujannya deras sekali, semoga payung ini mampu menahannya.. eh? wah, ada seseorang di sana. sepertinya dia kehujanan, dan kenapa dia membawa barang bawaan sebanyak itu. astaga! jalannya lemah sekali. lebih baik aku menolongnya.

“hey, kamu yang di sana!” teriakku datang menghampirinya dan dia melihat ke arahku dengan tatapan tak berdaya

“kamu tidak apa-apa?” kataku dan tiba-tiba…

*bruk

“kyaa! Tolong!!..”

 

~TBC~

maaf ya kalo agak gaje dan Tiffany nya muncul sedikit. saya buat ini pas lagi dengerin lagunya Mandy Moore – Only Hope #gaknanya, hoho. jangan lupa di comment ya ^^ Gomawo~