Yuri POV

 

Doo doo roo doo doo doo~ Kissing You baby~

Eh hpku berbunyi. aku tidak melihat lagi siapa yang menelponku, aku langsung main angkat aja

Percakapan Yuri dan ‘seseorang’ di telepon

Y : “Yoboseyo?”
S : “Eonnie~ ini aku Seohyun”
Y : “Kyaa~ Hyunnie~ apa kabar?”
S : “Baik eon.. sangat baik😀 dan aku akan memberi kabar baik untukmu😀
Y : “apa itu?”
S : “Aku LULUS dengan yang sangat baik :D”
Y : “Wah hebat! selamat ya😀 eonnie bangga padamu.. Adikku satu ini emang pintar.. pintarrrr banget”
S : “Gomawo eonnie.. dan kabar baiknya lagi adalah… aku pulang ke Seoul malam ini :D”
Y : “Mwo? jinjja?!”
S : “Ne😀 mian nggk ngabarin dari kemaren karena Appa menyuruhku untuk memberi kejutan padamu.. sebenarnya aku sudah lulus 
seminggu yang lalu, dan kami bertiga benar-benar sengaja untuk tidak mengabarimu dan mengabarkannya baru hari ini :3 Jeongmal Mianhaeyo.. besok pagi jangan lupa jemput kami yaa :D”
Y : “A..Appa dan eomma juga ikut? Asyikkkkkkkk! Kyaaaa~ aku senang sekali.. tapi kalian benar-benar tega =3= tapi nggk papa deh, aku senang banget😄 dan pastinya besok kami akan menjemput kalian bertiga :D”
S : “oke eonnie😀 kami mau siap-siap dulu.. dadaa eonnie, annyeong~”
Y : “Annyeong Hyunnie~” tuutt..tutt…

Yay! Aku senang sekali. akhirnya keluarga kami bisa berkumpul seperti dulu lagi😀

“Siapa Yurri-ah? Apa itu Hyunnie? Dan sepertinya kamu senang sekali?” tanya Tiffany berkali-kali

“Iyaa, dan kamu tau Fanny-aa… dia lulus dengan nilai yang sangat baik!😀 dan Appa, eomma, dan Hyunnie besok pulang ke Seoul XD”

“Jeongmal?!” teriak Tiffany, Amber, dan Taemin serempak

“Kyaaa~! Senangnyaaaa om, tante, dan adik sepupuku yang cantik dan pintar itu akan segera pulang XD” teriak Tiffany kegirangan dan membuat semua orang yang berada di situ (kecuali Taeyeon, Jessica, Yoona, Amber, Krystal, Taemin, dan Yuri) heran melihatnya

“Horeee, Taemin.. adik sepupu kita yang cantik itu bakal dateng” teriak Amber yang juga nggak kalah girangnya

“iya Noona, horeee” teriak Taemin juga bareng Amber

“wahhh, Yuri.. dia hebat banget ya, lulus dengan nilai yang sangat baik, hebat! selamat buatnya :D” puji Yoona yang juga tampak merasa senang

“Iyaa.. hebat banget.. di luar negeri lagi😮 emangnya dia sekolah di mana Yuri eonnie?” tanya Krystal

“di.. hehe…Amsterdam”

“OMO?!” kejut Jessica dan Krystal barengan

“itu sih…… WOW! :O bener-bener hebat deh diaa😀 pasti aksen inggrisnya keren xD” puji Krystal

“iyaaaaa, hebat bangettttt…” kata Jessica yang takjub dan mulutnya terbuka lebar

“selamat Yuri😀 selamat buat adikmu, dia hebat sekali” kata Taeyeon

“iya, makasi Taeyeon-aa ^^ hehehe”

“kapan mereka berangkatnya Yuri? :D” tanya Tiffany

“mereka berangkat malam ini, jadi kemungkinan besok pagi nyampenya”

“ohh oke, tapi, mengenai Seohyun apa dia ke sini cuman liburan aja Yuri-ah?” tanya Tiffany

“aku juga belum tau Fany-aa.. yang jelas rasanya sayang bila dia jauh-jauh di sana dan melanjutkan kuliahnya di sini”

“pastinya.. tapikan dia ingin jadi pengacara.. mungkin saja dia ingin menjadi pengacara yang hebat di sini.. aku ingin dia lama-lama di sini..”

“yaa, aminn.. tapi kurang tau juga.. aku juga maunya begitu, hehe.. semoga dia jadi pindah di sini yaa :D” kataku

“amin..” kata Tiffany, Amber, dan Taemin barengan

“semoga saja ya dia dapat universitas yang bagus di sini :)” kata Yoona

“iya Amin Yoong :D”

“oh ya, kalian jadi lupa beli sepatunya” kataku lagi sambil menunjuk sepatu yang ingin dibeli Krystal

“iya ya.. hehe.. kami ikutan senang dan terlalu takjub sampai akhirnya lupa ^^” kata Krystal

“eh kita cari gitar buat Taeyeon yok, kita jdi ikutan lupa” kata Tiffany

“oh iya.. hehe” kata Taemin dan Amber barengan

“kami bayar dulu ya :D” kata Jessica yang mau pergi ke kasir bersama Krystal

“eh, tunggu dulu Jessie, Krystal, Yoona!” kata Tiffany tiba-tiba

“ada apa Fany?” tanya Jessica

“kalian mau makan siang bareng kami? Kami rencananya setelah mencari gitar untuk Taeyeon langsung ingin makan siang” tawar Tiffany

“boleh😀 sudah lama kita nggak sama-sama Tiffany, apalagi ramai seperti ini” kata Jessica

Wahh, asik Jessica nanti makan siang bareng kita..eh? tunggu dulu.. kok aku jadi senang sih? Aduh Yurii kamu mikirin apa sih ><

“yay! Sebelumnya kalian bayar dulu, kami tunggu, lalu kita cari gitar sama-sama ^^” kata Tiffany dengan ‘eyesmile’ nya

“Oke ;)” kata Jessica dengan ‘eyesmile’ nya dan juga Krytal mempertunjukkan ‘eyesmile’ nya

Seketika jatungku berdetak dengan cepatnya. Jessica.. dia sangat cantik. sepertinya aku sudah mulai menyukainya. aku merasakan Amber (di sebelah kanan) menggenggam tanganku erat dan Taeyeon (di sebelah kiri) juga. ada apa dengan mereka berdua.

“aduduhh.. Ya! Amber, Taeyeon.. kalian kenapaa?” kataku kesakitan berbisik ke mereka berdua

“engg, ma..maaf Eonnie”

“ah.. maaf Yuri”

Mereka berdua pun serentak melepas tangan mereka dari lenganku

“ka..kalian kenapa sih? Tiba-tiba kompak gini?” tanya ku pada mereka berdua

“ada apa Yuri?” tanya Tiffany pada kami

“ahh, nggak apa-apa kok”

“kami bayar dulu ya :)” kata Jessica seketika aku melihat Jessica tersenyum ke arahku manis sekali

Aku yang melihat itu dengan refleks menggenggam tangan Taeyeon dan Amber secara bersamaan

“Aduh!” lirih mereka berdua kesakitan

“ma..af.. aku refleks”

“hmm.. kalian bertiga ini kenapa sih?” tanya Tiffany heran dan Taemin dan Yoona memandang kami heran

“ahh, ka..kami nggak apa-apa” kata kami serempak

“wahh, kalian kompak” kata Taemin

“iya nih.. kalian jadi aneh gini” kata Tiffany pada kami dan aku bisa melihat Yoona tersenyum mengejek ke arah ku

“kami sudah selesai! :D” datang Jessica dan Krystal

“sudah? Ayok kita cari gitar :D” kata Tiffany senang dan menarik tangan Taeyeon

“ehh?” kejut Taeyeon

“nggak apa-apa kan aku gandeng?” tanya Tiffany pada Taeyeon

“te..tentu saja boleh ^^”

Wahh, Tiffany menggandeng tangan Taeyeon.. aku juga mau digandeng Jessica.. eh? Aku berpikir apa barusan ><

Normal POV

Selama mereka berjalan-jalan mencari tempat Gitar yang bagus, tiba-tiba Jessica berbisik pada Yuri

“Yul.. eh.. boleh aku memanggilku seperti itu?”

“ha? Apa Jessica?”

“bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan.. Yul” bisik Jessica malu-malu

“bo..boleh.. sangat boleh🙂 bolehkah aku memanggilmu Sica?” bisik Yuri pada Jessica

Jessica mengangguk

“Yul…”

“Sica…”

“Aihihih >//<”

“hehehe >//<”

Mereka bedua saling menunduk malu. Yuri tampak senang dipanggil seperti itu, sama halnya dengan Jessica.. mereka bercanda sepanjang jalan, dan Amber menatap Krystal sekilas.. Yuri dan Jessica ada di antara Krystal dan Amber.. Krystal pun melihat ke arah Amber, dan mereka saling tatapan. Mereka langsung membuang muka karena gugup saling bertatap mata. Amber ternsenyum nggak jelas dan Krystal juga begitu. Taemin dan Yoona yang berada di belakang mereka berempat heran melihat mereka.

“Taemin.. mereka kenapa ya?”

“tidak tau Noona.”

“mereka aneh ya.. sedangkan Taeyeon eonnie dan Tiffany eonnie mesra banget tuh di depannya”

“iya”

“mungkin mereka yang berada paling depan sedang pacaran, sedangkan yang di depan kita ini pada pedekatean -_-”

“maksud Noona?” tanya Taemin polos

“hahaha, kamu ini polos sekali Taemin.. yasudah, kita biarkan saja mereka.. jangan ganggu mereka”

“ohh, baiklah noona” kata Taemin

Sepanjang jalan Taeyeon dan Tiffany terus bergandengan tangan kayak orang pacaran, Yuri dan Jessica terus bisik-bisikan sambil jalan, dan Krystal dan Amber terus lirik-lirikan. Sedangkan Yoona dan Taemin terus-terusan melihat apa yang ada di depan mereka. Yoona tertawa karena melihat Yuri dan Jessica bertingkah lucu, sedangkan Taemin bingung melihat mereka.

“nah, ini dia!” seru Tiffany dan itu mebuat mereka yang berada di belakangnya ikut berhenti

@Stringed Musical Instrument

“wahhhh” Taeyeon tercengang melihat semua gitar-gitar dan beberapa alat musik berdawai yang berjejer di situ, mulai dari berbagai jenis gitar, biola, harfa, dan lain-lain

“bagus sekali tempat ini” kagum Krystal

“Taeyeon, ayo ke sini” kata Tiffany menarik tangan Taeyeon

“wahh, ini bagus deh :D” kata Tiffany menunjuk salah satu gitar berwarna…pink

“i..itu..”

“kamu suka nggak Taeyeon? Kalau nggak suka, nggak apa-apa kok🙂 kita bisa cari gitar yang lain” kata Tiffany tersenyum kepada Taeyeon

“Tiffany itu suka sekali warna pink, Taeyeon. Makanya jika dia melihat warna pink, dia langsung terarik dan ingin membelinya” jelas Yuri pada Taeyeon

Taeyeon mengerti dan dia tersenyum pada Tiffany.

“aku boleh coba?” kata Taeyeon tiba-tiba

“ka..kamu mau membelinya Taeyeon?” tanya Tiffany heran

“siapa yang mau menolak pilihanmu? :)” kata Taeyeon sambil tersenyum

“kamu yakin? Apa kamu nggak keberatan? Maafkan aku Taeyeon, aku terlalu bersemangat, aku jadi seperti memaksamu membeli ini Taeyeon, aku takut kamu..” kata Tiffany terputus karena Taeyeon meletekkan jari telunjuknya di bibir Tiffany

“engh..ta..taeyeon..”

“sstt..hmmm, nggak apa-apa Tiffany. Aku nggak merasa dipaksa atau apa, aku senang dan suka pada gitar ini ^^” kata Taeyeon meyakinkan Tiffany dan muka Tiffany memerah

“kamu mau coba?” tanya Tiffany

Taeyeon mengangguk, Tiffany memanggil penjaga toko itu dan menyuruh Taeyeon menyobanya

“ayo coba Taeyeon”

Taeyeon mencobanya, dan gitar itu mengeluarkan suara yang sangat bagus. Tanpa sadar Taeyeon memetik beberapa melodi, dan itu membuat Tiffany ingin bernyanyi.

“sepertinya nada ini..” kata Tiffany terdiam mendengar melodi yang tidak asing baginya

“kamu tau lagu ini kan Fany? Nyanyikanlah :)” kata Taeyeon menyuruh Tiffany

“baiklah, reff nya saja..”

Tiffany POV

When you left I lost a part of me
It’s still so hard to believe
Come back baby, please
Cause we belong together

Who else am I gon’ lean on
When times get rough?
Who’s gonna talk to me on the phone
Till the sun comes up?
Who’s gonna take your place?
There ain’t nobody better
Oh, baby baby, we belong together

Aku jadi mengingat, di saat dia memutuskan ku saat itu..

#flashback

“Apa kamu serius?” kataku dan mulai menangis di taman itu

“iya.. Tiffany.. aku tidak mencintaimu lagi.. aku sudah mencintai gadis lain” kata namja ini dengan dingin

Hah? Jadi selama ini, dia telah mencintai gadis lain. jadi selama ini dia mengkhianatiku. hatiku benar-benar sakit. aku tdak bisa menahan air mata ini. aku pun menangis saat itu.

“Terima Kasih.. Kyuhyun oppa”

“eh? Kenapa kau berterima kasih?”

“karena sudah pernah mengisi hatiku, dan juga hari-hariku. tapi ternyata selama ini aku salah berada di hatimu, dan aku tidak pantas di hatimu” kataku sambil menangis

“aku..minta maaf Fany-aa” katanya dan berusaha mengelap air mataku, tapi aku menepisnya

“aku rasa kita tidak perlu ada hubungan apa-apa lagi..” akupun berlari meninggalkan tempat itu.. dia tidak mengejarku, dia hanya terdiam di tempat itu. kenapa Kyuhyun oppa? Kenapa? Aku selama ini tidak pernah menempati hatimu, tapi kenapa kau mengatakan cinta padaku sehingga aku menerimamu. Akupun berlari secepat-cepatnya pulang dan hujan turun sangat deras, aku sampai di rumah dengan keadaan basah kuyup, tapi itu tidak lama karena aku lari sangat cepat.

“Ya Ampun Tiffany!” teriak Yuri sepupuku

“kenapa kamu mandi hujan sih? Ayo cepat masuk! Nanti kamu masuk angin lagi” kata Yuri dengan khawatir

“Ada apa eonnie?” tanya Amber yang ada di ruang TV melihat ku pulang dalam keadaan basah

“dia tadi kehujanan, Amber tolong buatkan teh hangat buatnya” suruh Yuri pada Amber

“Ne, eonnie”

“Tiffany kamu kenapa? Kenapa kamu seperti baru menangis?” tanya Yuri pada ku dan akupun memeluknya

“Kyu… Yul.. di..dia.. memutuskanku” isakku di pelukan Yuri

“apa?! ta..tapi kenapa? Apa kalian punya masalah?”

“dia.. hiks.. dia tidak mencintaiku.. tidak pernah.. mencintaiku..”

“Apa?! astaga namja itu sungguh sialan! Sudahlah Tiffany.. tenang lah.. biarkan saja dia dan lupakan lah dia.. jangan terus-terusan mengingat namja itu lagi..”

Aku terus menangis di pelukan Yuri.. hatiku benar-benar sakit.

#end of flashback

saat itu dia berkata bahwa dia tidak mencintaiku lagi dan itu membuat hatiku sakit. aku ingin menangis, tapi untuk apa aku menangisinya! Aku.. ingin melupakan dia sepenuhnya. aku tidak mau mengingatnya kembali.. tapi lagu ini…

“Tiffany suaramu.. bagus sekali” seru Taeyeon takjub dan tercengang melihatku

“ha? Ahh.. eng, ma..makasi Taeyeon ^^”

“wahh, kalian berdua benar-benar keren😀 aku jadi ingin ngelihat kalian duet bareng deh” kata Jessica

“jinjja?” tanya kami berdua serempak

“iyaa, benarkan semua?” tanya Jessica pada Yuri, Yoona, Amber, Krystal, dan Taemin, dan mereka semua mengangguk sambil tersenyum

“wah, kalau gitu, ayo kita ambil gitar ini Taeyeon :)” kataku lalu menemaninya ke kasir

Setelah membayar gitar itu, aku melihat mata Taeyeon berkaca-kaca. Sepertinya dia mau menangis

“kamu nggk papa Taeyeon?”

“a..aku nggak papa Fany ^^” dia berusaha menahan air matanya jatuh

“kamu kenapa mau menangis Taeyeon-a?” tanya ku khawatir padanya.. dia tersenyum padaku dan itu membuat jantungku berdetak sangat kencang

“aku hanya terharu Tiffany.. aku tidak pernah bertemu seseorang yang sangat baik sepertimu🙂 aku beruntung bisa bertemu denganmu” kata Taeyeon padaku. ntah kenapa aku sangat senang membantunya. Mungkin aku sudah mulai menyukainya…

“aku juga sangat beruntung bisa bertemu dengan mu :)” kataku jujur padanya

Kamipun kembali berkumpul.

“ayo, kita makan, aku sudah lapar nih..” rengek Yoona kelaparan

“ya, dasar Shikshin -_-” kata Yuri dan Jessica mengomeli mereka barengan

“whoaa, kompak..” seru Yoona

“eh?” Yuri dan Jessica terlihat malu-malu, wah mereka berdua kelihatan cocok

“yasudah, kita cari tempat makan di sini.. ada tempat makan nggak di sekitar sini?” tanyaku pada Amber

“ada, biasanya di sini ada tempat yang jual Ramen, Kimbap, Kimchi, dan lain-lain”

“wah! Kimbap! Makanan favorit ku :D” seru Yoona

“ayo~ kita ke sana” ajak Jessica

————

Normal POV

Setelah mereka makan siang mereka pun memutuskan untuk pulang ke rumah..

“kami pulang dulu ya..” kata Yoona, Jessica, dan Krystal serempak

“kalian pulang naik apa?” tanya Amber pada mereka

“Taxi” jawab Yoona

“kalian tidak mau menginap di rumahku?” tanya Tiffany pada mereka bertiga

“ah, kami takut ngerepotin, hehe” kata Krystal

“tidak apa-apa kok ^^ lagian aku suka suasana rame😀 hehe..”

“kami sih mau, tapi.. aku tanya eomma ku dulu” kata Jessica dan menelpon eommanya

“Yoong, ayolahh~ udah lama nggak ngobrol bareng kamu :3” kata Yuri beraegyo

“hehe, iyaa kamu benar Yuri-aaa~” balas Yoona beraegyo dan itu membuat Tiffany berkata “ckckck, mereka mulai lagi -_-“

“hehehe, Mianhaeyo Unnie~” kata mereka berdua beraegyo dengan Tiffany. Taeyeon, Amber, Krystal, dan Taemin terkekeh melihat tingkah laku mereka berdua

“Fany-a :D” seru Jessica tiba-tiba

“ya?”

“Kami dibolehkan!😀 tapi kita pulang dulu, soalnya eommaku mau bertemu dengan mu :3”

“jinjja?” tanya Krystal dan Yoona serempak

“Ne😀 kita dibolehkan nginap di rumah Tiffany, mumpung lagi liburan panjang, jadi eomma bolehkan”

“Asikk~” kata Yuri dan Yoona.. mereka menari-nari seperti anak kecil dan yang lain tertawa melihat mereka

“yay! Kita bisa main deh di rumah Tiffany eonnie :3” kata Yoona dengan ceria

“aku bisa melihat konser Taeyeon dan Tiffany live :3” kata Jessica dengan senang

“aku bisa minta ajarin Amber eonnie dance :)” celetuk Krystal tiba-tiba dan itu membuat semua terkejut mendengarnya

—hening—

“eng? Ada apa? kenapa kalian menatapku seperti itu?” tanya Krystal heran karena mereka menatap ke arahnya

“ahh, tidak apa-apaaa :D” kata mereka (kecuali Amber dan Taemin) Taemin menatap mereka dan bergumam ‘lagi-lagi aku sendiri yang cowok T_T’

“yasudah, ayo kita ke rumah kalian dulu:D” ajak Tiffany dan mereka menaiki mobil Van Taemin

——

*Sesampainya di rumah Jessica*

“eomma~! Kami pulang~” teriak Jessica

“kalian sudah pulang.. wow, banyak sekali rombonganmu Jessica :O “ kata eomma Jessica dan tercengang melihat kami semua

“hehe iya :D”

“Tante~! :D” seru Tiffany dan memeluk eommanya Jessica

“apa kabar Fany-a? Kamu makin hari makin cantik aja ya :D”

“ahh, tante bisa aja :3 oh iya.. mereka semua ini sepupu-sepupu Tiffany dan ini Teman Tiffany” kata Tiffany

“Annyeonghaseyo, Yuri imnida :)” * bow*

“Annyeonghaseyo, Amber imnida :)” * bow*

“Annyeonghaseyo, Taemin imnida :)” * bow*

“Annyeonghaseyo, Taeyeon imnida :)” * bow*

“Annyeong, anak-anak😀 kalian ramah sekali.. mari duduk dulu..” ajak eomma Jessica pada mereka

“wahh, ada kembaran Yoona dan Krystal ya” seru eomma Jessica melihat Yuri

“iya tante, hehehehe ^^ saya sahabat lama Yoona dulu” jelas Yuri

“owhh, begitu ^^ baiklah, kalian semua tunggu di sini dulu yaa” kata Eomma Jessica dan mereka mengangguk

“Kalian duduk di sini dulu ya, aku, Krystal, dan Yoona mau ambil persiapan dulu”

“Oke!” jawab Tiffany

Ketika mereka sedang menunggu, eomma Jessica datang membawa orange juice untuk mereka, dan cookie :9

“silahkan anak-anak~”

“wah, tante, jadi merepotkan begini” kata Yuri

“tidak apa-apa ^^ kalian minum lah dulu selagi menunggu mereka bertiga :D”

“baik ^^”

Mereka menikmati pemberian ibunya Jessica.. setelah beberapa menit mereka menunggu, ada yang asyik sendiri, seperti Yuri yang sibuk mainin hapenya, Amber yang berkeliling dan ketawa sendiri melihat foto Krystal dan Jessica waktu kecil, Tiffany yang berbicara dengan Taeyeon, dan Taemin.. dia bertingkah aneh (?)

“kamu kenapa Taemin? Kok aneh sekali” kata Yuri yang tiba-tiba menyadari bahwa Taemin sedang tidak baik

“a..aku.. kebelet..”

“owhhhhh, tunggu sebentar aku tanyakan ibunya Jessie dulu di mana kamar kecilnya” kata Tiffany

“ne noona ><”

Ketika Tiffany pergi mencari eommanya Jessica, Taeyeon melihat ada sebuah piano di samping Amber berdiri..

“wah, ada Piano” seru Taeyeon dan membuat Yuri dan Amber melihat ke arah yang sama

“siapa yang memainkannya?” Yuri bertanya-tanya

“kami yang memainkannya, dan kami baru belajar ^^” celetuk Yoona tiba-tiba yang sudah selesai dan ikut bergabung dengan mereka

“kamu sudah Yoong?” tanya Yuri

“aku cepet kann? Hehe”

“iya.. Jessica sama Krystal mana?”

“Jessica eonnie seperti biasa, langsung main nyemplung aja ke selimut, dia kan hantu bantal sampe lupa rencananya -_-“

Yuri tertawa mendengarnya

“hihihi, lucunya dia ><”

“Yul?” heran Yoona

“Ya?” tanya Yuri yang berhenti tertawa

“ah, nggak papa..”

“he? o.O”

“lupakan ._.”

Yuri dan Yoona saling bertatap bingung, Taeyeon yang melihat mereka pun merasa bahwa sepertinya mereka orang yang sangat lucu dan aneh.

“ahh, aku mau coba mainin nya, boleh?” tanya Yuri pada Yoona, dia berjalan menuju piano

“tentu”

Ketika Yuri memainkan beberapa melodi dari piano tersebut, Taeyeon, Yoona, dan Amber tercengang melihatnya.. Yuri memainkan beberapa melodi theme ‘Song from the Secret Garden‘ yang membuat Jessica keluar dari kamarnya. ketika Jessica keluar, dia terkagum melihat Yuri yang memainkan piano tersebut. Setelah Yuri selesai, mereka semua bertepuk tangan, termasuk Jessica dan Jessica yang paling lama bertepuk tangan sehingga mereka melihat ke arah Jessica.

“ahh, ma..maaf kalau aku mengganggu, aku masih ada urusan di kamar”

Jessica berlari ke kamarnya. Mereka saling bertatapan heran..

“ngomong-ngomong Yuri.. permainan mu keren sekali :D” puji Taeyeon

“Terima Kasih🙂 Seohyun yang mengajarkanku dulu, dia sangat pintar bermain piano dan gitar”

“gitar?😀 wahh, aku bisa bermain dengannya nanti, asik~” girang Taeyeon

“adikmu sungguh hebat Yul.. aku jadi penasaran melihat adikmu :D”

“ya Yoona, besok kamu akan melihatnya :D”

“Taemin, kamu sudah kembali?” tanya Amber tiba-tiba bersuara, Taemin mengangguk

“eh, sudah ketemu kan wc nya? Yuri tadi kamu mainin piano bagus banget :D” puji Tiffany yang tiba-tiba muncul dari dapur dan Yuri tersenyum kearahnya

“oh yaa.. ngomong-ngomong Jessica sama Krystal sudah?” tanya Tiffany

“kami sudah siap :D” datang Jessica dan Krystal membawa barang bawaan mereka masing-masing, masing-masing dari mereka membawa ransel besar.

“Tante, bolehkah kami menginap di rumah Tiffany eonnie selama seminggu?” tanya Yoona pada bibinya dan bibinya mengangguk mengiyakan

“boleh sayang, hati-hati ya kalian :D”

“Ne, Annyeong~” kata mereka semua dan berpamitan pergi, mereka menaiki Van Taemin dan pergi ke rumah Tiffany

——–

*Selama perjalanan*

Taemin menyetir mobil, dan Yoona duduk di depan bersama Taemin, di kursi bagian tengah mobil ada Taeyeon, Tiffany, Jessica, dan Yuri.. dan paling belakang adalah Amber dan Krystal.

“Taemin, kamu sudah punya SIM?” tanya Yoona tiba-tiba

“tentu saja Noona🙂 aku sudah cukup umur untuk mendapatkan SIM”

“ohhh, oh ya..coba kamu liat mereka ber 6 di belakang -_-“

Taemin pun melihat sekilas di kaca spion, dan ternyata…

Taeyeon melihat ke arah jendela, Tiffany tidur di bahu Taeyeon…
Yuri tertidur dan Jessica tertidur di bahu Yuri…
Krystal dan Amber berbindcang-bincang di kursi paling belakang…

Mata Taemin membulat besar melihat pemandangan ‘mesra’ di belakang..

“Noona.. O_O”

“sebaiknya kamu mesti berhati-hati ketika nyetir ya ._.”

“baik”

———–

“nah, sudah sampai! Ayoo~” teriak Amber dan membuat Tiffany dan Yuri terbangun dari tidur nya.. tapi Jessica belum bangun juga

“sepertinya dia menemukan bantal yang pas” ejek Yoona pada Yuri sambil nyengir kuda

“Ha? Bantal?” kata Yuri bingung, mereka semua yang berada di situ terkekeh..

“gimana nih kita mau keluar?” rengek Amber karena terjepit di kursi belakang

“eonnie…bangung eonnie.. kita sudah sampai” Krystal membangunkan kakaknya tetapi tidak ada respon..

“Sica.. bangun Sica” Yuri mengguncang bahu Jessica, dan Jessica terbangun

“engghh.. sudah sampai yah Yul?”

“Iya, kita sudah sampai sica ^^”

Jessica menghadap ke muka Yuri, dan mereka bertatapan. tatapan mereka sangatlah dekat karena Sica tertidur di bahunya. Jessica tersontak kaget ke belakang dan menutup mulutnya, mukanya memerah seperti tomat.

“Yu..Yul?!”

“mi..miann”

“whahahaha” ketawa Yoona lepas

“Ya, kenapa kamu tertawa?!” marah Yuri dan Jessica pada Yoona karena malu

“kalian, mukanya saling merah gitu, jadi lucu XD”

Yuri dan Jessica menunduk karena saking malunya aksi mereka tadi..

“Yaa, kalian nggak mau turun dari mobil nih?” tanya Tiffany yang dari tadi sudah turun dari mobil bersama Taeyeon. Taemin. Dan Yoona menyusul mereka.

“kami mau turunnn~ huwaa.. kami terjebak” rengek Amber daritadi

“ah, mian” kata Yuri dan Jessica serempak, dan mereka semua pun turun dari mobil

Di dalam rumah Tiffany

“nah selamat datang di rumah ku~! ^^”

“wahhh, masih sama eonnie :D” seru Yoona

“bagusnyaaa! XD” Seru Jessica dan Krystal berbarengan

“nah sekarang, kalian bertiga bisa pilih mau tidur di mana ^^”

“Krystal, mulai hari ini sampai minggu depan.. kita jangan sekamar dulu yuk :D” kata Jessica

“boleh! :D” kata Krystal juga

“yang pasti yang jangan sekamar itu saya ._.” kata Taemin dengan polosnya

“yaa, maaf ya Taemin.. lagi-lagi kamu sendiri namja :(“ kata Tiffany sedih Taemin mengangguk pasrah sambil tersenyum

“bagaimana dengan Amber?” celetuk Yoona mengejek Amber

“Ya eonnieeee, aku kan cewek -3-“ kata Amber ngambek

“kalau gitu.. eng.. boleh aku tidur dengan mu.. eonnie?” tanya Krystal malu-malu

“Tentu😀 mari kutunjukkan kamarku” Ajak Amber kepada Krystal menuju kamarnya

“kalau begitu, sisa Yoona dan Jessica nih..” kata Tiffany

“Aku tidur sendiri aja dehh…” kata Yoona

“kamu tidur di kamar itu aja🙂 itu akan jadi kamar Hyunnie, besok dia dateng.” Kata Tiffany

“jadi.. aku besok tidur bersamanya?” tanya Yoona dengan wajah sedikit memerah

“ya begitulah.. apa kamu mau tidur bareng Jessica?”

“APA?!” teriak Jessica dan Yoona serempak dan membuat mereka semua di situ kaget

“aku nggak mau!” kata Yoona

“apalagi aku.. :p bwekk~” kata Jessica

“Sica eonnie suka ngigau aneh-aneh -_-“

“kamu itu!”

“eonnieee :p”

“Yaa! Yoonaaaaa..”

“sudah..sudah…….” lerai Yuri

Mereka berdua pun tenang dilerai olehnya..

“Sica kamu mau tidur di mana?” tanya Yuri lembut pada Jessica

“aku.. sebenarnya…” kata Jessica menunduk

“dia takut tidur sendiri :p”

“Ya Yoona!!!” kata Jessica yang hendak mengejar Yoona, dan Yoona bersembunyi di balik Taeyeon, Taeyeon hampir terjatuh dibuatnya…

“kalau begitu, tidurlah di kamar ku :)” tawar Yuri

“Wah, Yurii😮 hati-hati..” kata Yoona, tetapi Jessica menatap tajam ke Yoona, dan itu membuat Yoona takut dan kembali bersembunyi di belakang Taeyeon

“sudah..sudah.. jadi Jessica mau tidur di kamar Yuri?” tanya Tiffany dan muncul couple KryBer dari belakang karena mereka sudah daritadi selesai dengan masalah pembagian kamar

“iya🙂 gak papa kan Yul?” tanya Jessica pada Yuri

“Ya, tentu :D” kata Yuri, dan mereka berdua pun masuk ke kamar Yuri

“nah Yoona, kamu tidur sendiri ya.. ini kamar Hyunnie” kata Tiffany dan menunjukkan kamar Seohyun, adik Yuri.

Ketika sudah sampai di kamarnya.. kamarnya terlihat sangat rapi, dinding kamar Seohyun dipenuhi oleh gambar ‘kodok’ yaitu ‘Keroro’ dan itu membuat Yoona tercengang.

“ini..” kata Yoona dan Taeyeon pun ikut tercengang

“ya, ini kamarnya Seohyun ^^ adiknya Yuri suka sekali sama Keroro.. dan Yuri selalu membersihkan kamar ini dan Yuri lah yang membelikan Boneka jumbo itu” kata Tiffany menunjuk salah satu boneka jumbo Keroro

“ini benar-benar.. luar biasa! :D” kata Taeyeon kagum

“benar ^^” kata Tiffany

“oh ya, Taeyeon.. kita coba gitarmu yuk :D” ajak Tiffany pada Taeyeon dan Taeyeon mengangguk

“Yoona, selamat beristirahat ya di kamar ini.. ^^” kata Tiffany dan Yoona mengangguk

“Ne, eonnie :)”

Taeyeon dan Tiffany pun keluar dari kamar Seohyun. Yoona pun menutup pintu kamar Seohyun.

Taeyeon mengambil Gitar barunya dari dalam tas gitar dan ikut duduk di ruang TV sama Amber, Krystal, dan Taemin juga Tiffany..

“Ayo Taeng~” kata Tiffany tidak sabaran

“oke, mau request lagu apa? :)” Tanya Taeyeon pada mereka semua (kecuali Yuri dan Jessica karena masih di dalam kamar)

“boleh saya yang request?” tanya Krystal tiba-tiba

“Silahkan :D”

“aku request lagu..Kiss Me🙂 hehehe”

“oke, semoga aku bisa memainkannya.. Krystal bantu nyanyi ya”

“Ha?” kejut Krystal

“Ayolahh~ kamu pasti punya suara yang bagus” rayu Amber dan Krystal menunduk malu

“ba…baiklah.. ehem..” Taeyeon memetik gitar nya *intro lagu* dan Krystal mengiringi dengan nyanyiannya…

kiss me, out of the bearded barley
nightly, beside the green green grass
swing swing swing that spinning step
you wear those shoes and I will wear that dress

oh kiss me, beneath the milky twilight
lead me out on the moonlit floor
lift your open hand, strike up the band,
and make the fireflies dance
silver moon’s sparkling, so kiss me

-di kamar Yuri

“Welcome to my Room~:D hehe” kata Yuri pada Jessica

Jessica terkagum dengan kamar Yuri yang sangat rapi. terdapat bed size queen, dengan satu meja belajar, satu lemari besar, AC, dinding kamarnya berwarna hijau bermotif daun-daun yang indah, dan kasurnya berwarna hijau polos. Jessica merasa nyaman dengan kamar Yuri. dia tersenyum-senyum sendiri.

“kamarmu bagus banget Yuri😀 di sini suasananya nya ademmm gitu, hehe.. kamu suka Hijau ya?”

“aku suka sekali dengan warna hijau karena ada hubungannya dengan Alam🙂 makanya aku ada banyak tas hasil daur ulang” kata Yuri menunjuk setumpuk tas-tas hasil daur ulang beberapa plastik/bekas bungkusan.

“wahhh😮 ”

“anggap saja kamar sendiri ya🙂 silahkan beristirahat”

“ne, Yul juga beristirahatlah” kata Jessica

Ketika Jessica ingin mundur ke belakang sedikit, dia tak sengaja tersandung sesuatu, dan dengan refleks dia menarik Yuri yang berada di depannya.. dan..

“Aaaa~ hmmpp..” mereka terjatuh di atas kasur, dengan posisi Yuri di atas Jessica.. dan mereka.. berciuman..

Jessica POV

Omo! Aku tersandung sesuatu dan refleks ku tarik siapa yang ada di dekatku, dan ku tarik Yuri.. Yuri pun ikut terjatuh dan posisi kami sekarang Yuri menimpaku.. tapi, yang paling mengejutkan lagi adalah..bibir kami saling beretemu! OMO! Apa yang sedang kami lakukan. Yuri dan Aku.. ber..ciuman.. bibirnya begitu hangat sehingga membuatku ‘hampir’ menikmati ciuman ini.. Kyaaa~! Aku tidak boleh menciumnya.

kami pun segera melepas bibir kami yang saling bertemu ini dan dia tetap shock dan tetap berada di atas menimpaku.. mata kami bertemu, jantungku berdebar sangat kencang dan aku juga bisa mendengar detakan jantung Yuri, mukanya sangatlah cantik walaupun merah melebihi kepiting rebus. dia tiba-tiba menutup mulutnya dan beranjak duduk.. akupun melakukan hal yang sama.. kami berdua terduduk dan saling menutup mulut.. dia menutup mukanya karena malu melihat diriku.

“yul.. ba..barusann..” kataku gugup sambil tetap shock dengan apa yang terjadi barusan

“ma..maafkan aku.. Jessica.. maaf kan aku.. miann! >///<”

“Omo~ kamu nggak perlu minta maaf, a..akulah yang salah >///<”

Kamipun terdiam tapi masih saling menutup muka. akupun mengintip sebentar, kulihat Yuri tertunduk dan mukanya benar-benar memanas. tiba-tiba suhu di ruangan ini menjadi sedikit panas padahal AC sudah menyala

“a..aku minta maaf Jessica.. aku tidak sengaja..” kata Yuri merasa bersalah

“Yul.. aku yang seharusnya minta maaf..” kataku sambil nunduk

Kami pun saling terdiam selama beberapa menit.. dan Yuripun memandangiku dan bersuara..

“ka..kamu nggak apa-apa kan?” tanyanya tiba-tiba

“iya.. aku nggk papa kok ^^” kataku lalu tersenyum ke arahnya.. dia membalas senyumku

DEG
jantungku berdetak sangat kencang. aku berdebar melihatnya tersenyum. senyumnya sangatlah cantik. siapapun yang memilikinya adalah orang yang sangat beruntung.. aku memandangi wajah nya. aku tersenyum-senyum sendiri dan dia mulai memandangku dengan bingung.

“ada apa, sica? Apa ada yang salah dengan mukaku?” kata Yuri yang bertanya padaku.. aku masih saja tersenyum melihatnya..

“kamu cantik Yul :)” celetukku, Yuri terkejut, matanya membulat dan mukanya kembali memerah.. dia langsung salah tingkah dan aku tersadar dengan perkataanku barusan.. apa yang barusan ku katakan? Kenapa aku bisa berkata seperti ini padanya.. tapi, perkataan tadi keluar dari hatiku.. dan itu jujur.. sepertinya aku mulai..menyukainya..

“Yul, maaf telah membuatmu merah seperti ini. Kamu nggak papa kan?” tanyaku dan dia menghadap ke arahku

“aku, nggak papa Jessica ^^” katanya sambil tersenyum

“kamu juga cantik~” katanya Lembut padaku, dan kini giliranku yang salah tingkah.

Selama di ruangan ini.. muka kami memerah, dan Yuri mengajakku bercanda dan terus memujiku.. sepertinya kami bisa saling dekat.. dan aku menyukainya.

“oh iya Sica.. aku mau ganti baju dulu..” kata Yuri dan aku mengangguk.

Yuri pun pergi ke belakangku untuk mengambil baju dari lemarinya dan aku mengambil tas ku dan ingin mengganti baju juga.. tapi ketika aku menghadap ke belakang.. aku melihat Yuri sedang.. membukan bajunya?!

“Kyaaaa Yul~! >///< ” teriakku spontan dan Yuri pun menghadap ke arahku

“Ya, kenapa?” tanya Yuri.. polos (?)

“kamu ganti baju nggk bilang-bilang kalau di situu >//<” kataku malu dan menutup wajahku

“whahaha, nggak papa lagi, kan kita sama-sama yeoja” kata Yuri tertawa

Iya juga yaa.. untuk apa aku malu o.O #plak aku menepuk jidatku dan Yuri tertawa melihatku.. kulihat lagi Yuri trutama kulihat badanya. Bentuk badannya yang sangat bagus, dan warna kulitnya yang agak sedikit kecoklatan membuatnya terlihat agak..hmm..sexy..apalagi dia hanya menggunakan Tank Top.. aku mematung ketika melihatnya, dan mukanya nampak bingung.

“kamu kenapa Sica?” kata Yuri menyadarkan lamunanku

“a.. nggak papa.. hehe.. aku juga mau ganti baju.. Yul, jangan ngintip ya!” kataku mengancamnya

“hahaha, nggk kok.. hehe” kata Yuri dan diapun membelakangiku

Setelah kami berdua selesai berganti pakaian, kamipun keluar dari kamar dan ikut bergabung dengan yang lainnya di luar

——–

Normal POV

“wahhh, suaramu indah sekali Krystal” kata Tiffany terkagum

“bagus sekali😄 aku mau diajarin nyanyi sama kamu :D” puji Taeyeon, Krystal terlihat malu-malu

“terima kasih ^^”

“kamu ini hebat ya :)” puji Amber pada Krystal dan menatap Krystal dengan tersenyum, Krystal menatap Amber dan mereka saling bertatapan sangat dalam. tiba-tiba Tiffany menyadarkan mereka berdua.

“Amber.. Krystal..?”

“Ha? Iyaa? Apa?” kata Mereka tiba-tiba dan salah tingkah

“hahaha, kalian berdua saling memerah tuh” tawa Tiffany begitu juga Taeyeon dan Taemin

Krystal dan Amber malu karena mereka salah tingkah.. Tiba-tiba Yoona keluar dari kamarnya, begitu juga Yuri dan Jessica serempak keluar dari kamar Yuri.

“wah, kalian bertiga muncul bersamaan” kata Tiffany dan membuat YulSic dan Yoona melihat satu sama lain.

“kok bisa?” tanya Taemin bingung

“aku baru bangun tidur” jawab Yoona singkat sambil mengucek matanya dan masih setengah sadar

“kami baru selesai….” kata mereka berdua, tapi mereka berdua terdiam mengingat kejadian tadi

“kalian baru selesai apa?” tanya Yoona yang mendapatkan kembali kesadarannya dan menatap mereka dengan penuh curiga

“baru selesai… berbincang-bincang, hehe” kata Yuri

“Iyaa betul.. kami terlalu asik makanya kami lama keluar..” lanjut Jessica

“owhh” kata mereka serempak kecuali Yoona yang mengeluarkan ‘evil smirk’ nya kepada pasangan ‘YulSic’

“kalian jadian aja gih~” bisik Yoona di antara telinga YulSic, dan itu membuat YulSic terkejut

“APA?!” teriak YulSic dan membuat semua yang di sana bingung kecuali Yoona yang nyengir-nyengir di belakang YulSic.

“ahh, miann *bow*” kata YulSic barengan sambil membungkuk.

“Awass kau Yoonaaaa” bisik Yulsic di kedua telinga Yoona dan membuat Yoona bergidik merinding

“aku baru dibisikkin setan apa yaa? Apa ada pasangan baru di sini? Wahh, mereka menghantuiku, hiyy~” kata Yoona sambil mengusap-ngusap leher belakangnya seakan-akan merinding

“YOONAAAAAA!” teriak YulSic dan mengejar Yoona seperti Tom&Jerry

Mereka yang sedang duduk menonton perbuatan mereka dan tertawa meihatnya.

“Ampunnnnn~ jangan bunuh akuu~” teriak Yoona sambil berlari karena di kejar YulSic, dan mereka berhasil menangkapnya

“Huwaaaa~ ampunn T____T” rengek Yoona yang terjebak di sudut dinding

“Hhahahah” tawa Yuri dengan ‘Evil Laugh’ nya

Kriukk~

“Mwo?” heran Yoona dan Yuri karena barusan mendengar suara aneh di sekitar mereka. Dan itu ternyata adalah suara perut Jessica.

“hehehe, maaf.. aku laper” kata Jessica sambil nyengir dan membuat Yoona spontan tertawa ngakak

“Bruakakakakka! Sica eonnie kamu… wkakakkaak!” tawa Yoona dengan sangat lepas dan begitu juga Yuri

“Puhahahahha xD” tawa Yuri sambil menutup mulutnya. Jessica tertunduk malu dan mereka yang lain (selain YoonYulSic) yang berada di situ ikut tertawa juga, kecuali Tiffany yang tertawa tanpa suara, hanya tepuk tangan yang ia keluarkan

“Ya! Berhenti menertawaiku seperti itu!” bentak Jessica kepada Yoona

“Habisnya… eonnie.. whaha, kamu lucu banget sih! XD” kata Yoona yang masih tertawa, bahkan air matanya ikut keluar saking gelinya

“fufu.. kamu menertawaiku ampe segitunya T__T emangnya aku sebegitu lucunya yaa?” tanya Jessica seperti ingin menangis

“ehh.. okay eonnie.. hihi.. gak kok.. kamu lucu makanya aku tertawa.. aku nggk lagi tertawa seperti itu kok :)” kata Yoona sambil menepuk-nepuk punggung Jessica yang ngambek olehnya

“Yasudah.. aku mau makan :p” kata Jessica yang menjulurkan lidahnya ke Yoona dan Yoona terdiam melihatnya

“beuhh, dasar. Kukira dia ngambek tadi =_=” kesal Yoona

“baiklah aku masak dulu buat makan malam” kata Yuri dan pergi ke dapur

“Yul, aku temani kamu ya” kata Jessica

“oh, boleh :D“

Mereka berduapun pergi ke dapur, sedangkan Yoona ikut bergabung dengan yang lain di ruang TV.

“Eonnie, mainkan satu lagu lagi dong :3” rengek Yoona dengan Aegyonya

“boleh😀 mau lagu apa?” tanya Taeyeon

“bagaimana kalau lagunya Jason Mraz yang ‘Geek In The Pink‘? Itu lagunya bagus banget lho :D” tanya Yoona pada Taeyeon dan Taeyeon mengangguk mantap

“aku juga suka lagu itu😀 oke.. kita mulai.. nyanyi bareng ya”

Well, let the geek in the pink take a stab at it
If you like the way I’m thinkin’, baby, wink at it
I may be skinny at times but I’m fat fulla rhymes
Pass me the mic and I’m a grab at it
Well, isn’t it delicious, crazy way that I’m kissin’
‘Cause baby listen to this, don’t wanna miss it while it’s hittin’
Sometimes you gotta fit in to get in
But don’t ever quit ’cause soon I’m gonna let you in, but see

I don’t care what you might think about me
You can vibe without me if you want
I could be the one to take you home
Baby we could rock the night alone
If we never get down it wouldn’t be a let down
But sugar don’t forget what you already know
I could be the one to turn you out
We could be the talk across the town
Don’t judge it by the color, confuse it for another
You might regret what you let slip away

Like the geek in the pink
Like the geek in the pink, pink, pink
The geek in the pink, yeah

Mereka bersenang-senang sepanjang malam, ketika Yuri sudah selesai masak, mereka makan bersama. Mereka semua kembali berkumpul bersama-sama di ruang TV, rumah Tiffany penuh dengan canda tawa.

Tiba-tiba handphone Yuri berbunyi lagu SNSD  Boyfriend dan Yuri pun segera melihatnya, ternyata ada pesan masuk dari adiknya, Seohyun.

From : Seororo~

Eonnie~ kami sudah mau berangkat. Doain ya semoga selamat sampai Seoul nanti dan kita bisa bertemu lagi. Miss you eonnie, hehe ^^ annyeong!

To : Seororo~

Oke sayang! ^^ Hati-hati yaa.. sampai ketemu besok :*❤

————

“Wah, mereka sebentar lagi mau lepas landas! :D” seru Yuri yang membuat semuanya merasa senang

“Yay! Semoga mereka sampai di sini dengan selamat ya! :D” kata Tiffany girang

“aminnn” kata mereka kompak

“hoammmm” tiba-tiba Jessica menguap

“wahh, hantu bantal sudah mengantuk :p” kata Yoona bercanda pada Jessica dan spontan bantal yang ada di Sofa mendarat ke Kepala Yoona

“Yaa eonnieee, sakit T_T”

“abis kamu selalu panggil aku hantu bantal.. emangnya aku ngk punya panggilan lain apa? -3-” kata Jessica sambil cemberut

“ada kok :)” kata Yuri sambil tersenyum ke arah Sica

“eh?”

“Sleeping Princess~” kata Yuri sambil menyeringai pelan ke arah Jessica dan itu membuat Jessica memerah padam

“Yaaaaaaa mesranya kaliannnnnnn” ejek Yoona

Yuri pun kembali ke posisi semula dan mereka saling senyum-senyum gaje sambil menunduk

“kalau gitu aku tidur dulu ya” kata Amber tiba-tiba yang matanya daritadi sudah menyipit

“iyaa, mataku juga udah 5 watt” kata Taemin juga

“Aku jugaa” kata Krystal lesu

“wahh, padalah masih jam setengah 10, tapi kalian sudah ngantuk kaya begini..” kata Yoona

“ya, kamu kan barusan tidur tadi sore, makanya kamu nggk ngantuk” kata Tiffany pada Yoona

“iya ya.. hehe” kata Yoona sambil menggaruk kepalanya

“Yasudah, aku juga mau tidur. Besok kita harus jemput Seohyun soalnya ^^” kata Tiffany dan mengajak Taeyeon untuk tidur

“Jalja semuaa~” teriak Tiffany pada semuanya

“Ne, Jaljaa~” jawab mereka semua dan memasuki kamar mereka (TaeNy,YulSic,Kryber,Yoona,Taemin)

-di kamar Amber

“kamu mau biarkan lampu menyala Krys?” tanya Amber pelan padanya

“wah, terserah eonnie saja.. tapi aku sih biasanya tidur dengan lampu menyala, karena Sica eonnie takut gelap” jelas Krystal

“baiklah, sebenarnya aku tidur tanpa menggunakan lampu, jadi…matiin saja ya?” tanya Amber

“Ne, Arasso.. Gwencaha :)” kata Krystal dan memasuki tubuhnya dalam selimut

“Good Night Krystal” kata Amber yang juga memasukkan tubuhnya di dalam selimut

“Good Night~” kata Krystal dan mereka pun akhirnya tertidur

“ah..hmm” tiba-tiba Krystal mengigau

Amber yang masih setengah tidur mendengar Krystal mengigau

“Ya! Sudah pas..ti aku..me..eng..memenangkan..piala itu! Kami tim basket hebat” ngigau Krystal tentang basketnya

“ckckck, anak ini mimpinya lucu sekali🙂 dasar pemain basket yang cantik” kata Amber yang melihat ke arah Krystal sekilas lalu kembali tidur

——–

-di kamar Yuri

“Jessica, kamu biasanya tidur dengan lampu menyala, apa lampunya dimatiin?” tanya Yuri dan Jessica sudah memasuki seluruh tubuhnya di dalam selimut

“Ha? Enghh.. aku biasa nyalain lampunya Yul” kata Jessica dengan sedikit bangun

“ohh hehhe, yasudah kalau begitu aku nyalain lampunya” kata Yuri dan segera naik ke atas kasur empuk kesayangannya

“Yul… kamuu biasanya nggk nyalain lampu ya?” tanya Jessica

“Iyaa ^^ aku biasa matiin. Tapi kalau hujan deres, apalagi ada suara petir, kadang-kadang kunyalain, bahkan aku bisa aja pindah kamar” jelas Yuri

“wahh, kamu phobia juga sama begituan” kata Jessica dan Yuri mengangguk ke arah Jessica

“yasudah kalau begitu, selamat Tidur Jessica ^^ Gud Nite~” kata Yuri dan mengelus pelan kepala Jessica yang membelakanginya.

Jessica terkejut, dia tidak pernah diperlakukan seperti itu kecuali sama adiknya

“ma..af.. aku terbiasa melakukan ini sama Tiffany, maupun sama Amber. Dulu aku sering melakukan ini sama Seohyun, hehe.. kebiasaan” kata Yuri

“ohh, hehe. Gak papa Yul gud nite too~” kata Jessica dan coba tidur

Setelah beberapa menit, Jessica belum juga terlelap, entah kenapa dia merasa ngantuk tapi belum juga bisa tidur. Dia pun mencoba berbalik arah tidur. Betapa mengejutkan baginya ketika dia melihat di depannya ada seorang Yuri yang sedang tidur menghadapnya. Jantung dia berdetak tidak karuan, tetapi dia tertawa ketika melihat ekspresi Yuri ketika tidur begitu lucu. Dia tidur dengan sedikit menjulurkan lidahnya dengan mata tertutup. Jessica merasa bahwa muka Yuri begitu menggemaskan sampai dia senyum-senyum sendiri dan memberanikan diri ingin menyentuh muka Yuri. Perlahan dia menyentuh pipinya, lalu alisnya, hidungnya, dan kemudian tanpa sengaja dia menyentuh bibir Yuri. Bibir yang tadi tidak sengaja ia cium, begitu disentuhnya dengan lembut, dia ingin menyiumnya kembali. Akhirnya dia mencoba mendekatkan mukanya ke arah Yuri. Jessica tidak berani menempelkannya tapi dia merasakan hembusan napas Yuri dengan jelas. Dia pun merebahkan dirinya kembali di samping Yuri, dan perlahan memejamkan matanya sambil tersenyum. Dia tersenyum karena bisa melihat Yuri ketika tidur. Mereka tidur saling berhadapan dengan jarak yang lumayan dekat, mereka bisa merasakan hembusan nafas satu sama lain.

———-

-di kamar Tiffany

“Taeyeon-aa~ selamat Tidur ^^” kata Tiffany yang mematikan lampunya dan memasuki badannya ke dalam selimut

Taeyeon memasuki gitarnya terlebih dahulu ke dalam tas gitarnya sebeum Tiffany mematikan lampunya, lalu setelah itu dia melakukan hal yang sama seperti Tiffany.

“Selamat tidur juga Fany ^^” kata Taeyeon dan mencoba memejam matanya

Ketika Taeyeon ingin masuk ke alam mimpi, tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu di pinggang nya. Dia mencoba melirik ke arah sebelah kiri di mana Tiffany tidur, dan Tiffany meletakkan dagunya tepat di bahu Taeyeon. Taeyeon yang menoleh ke arahnya hampir saja hidung mereka bertemu. Taeyeon yang kaget tiba-tiba mukanya memerah.

“maaf Taeyeon, hanya saja aku memerlukan bantal guling yang hangat” kata Tiffany dengan mata tertutup berbisik ke arah Taeyeon dan muka Taeyeon semakin memerah dan suhu di kamar Tiffany sedikit memanas.

“kamu merasa hangat Taeyeon?” tanya Tiffany yang masih memejam matanya pada Taeyeon

“yaa, sangat Hangat.. terima kasih Tiffany :)” kata Taeyeon

“sama-sama TaeTae~” balas Tiffany dan sedikit mempererat pelukannya membuat Taeyeon tidak bisa bergerak dan semakin memerah. Taeyeon mencoba memejamkan matanya berharap dia bisa tertidur walau jantungnya sedang berdetak tak karuan.

———-

-esok harinya-

Pagi hari telah tiba. Sinar matahari telah memasuki sela-sela rumah Tiffany. Taeyeon yang terbangun akan hal itu lalu membangunkan Tiffany yang masih tertidur memeluknya, dan Tiffany dengan mudah bangun. Krystal dengan hal sama membangunkan Amber dengan lembut. Sedangkan pasangan YulSic…

“Hoammm, wah :o” kata Yuri yang tiba-tiba terkejut karena pandangan yang pertama kali dia lihat adalah Jessica yang tidur sangat dekat denganya. Yuri tanpa sengaja memegang bibirnya, dan dia mulai berpikir aneh, sepertinya mimpinya indah sekali semalam, dia berpikir tentang mimpinya yang bertemu dengan cinta sejatinya, tapi seorang perempuan yang cantik (?) dan perempuan itu menciumnya. Dia terus melihat ke arah Sica, sampe akhirnya pandangannya menuju ke arah bibir Jessica. Yuri terpesona melihat wajah Jessica yang indah ketika tidur. Yuri seperti tidak ingin membangunkannya.

“She’s really a Princess” gumam Yuri yang membuatnya senyum-senyum sendiri

“Sicaa, ayo bangun” kata Yuri membangunkan Jessica pelan. Yuri berada tepat di atas telinganya Jessica dan jarak ini sungguhlah dekat.

“Sica~ ayo bangun” bisik Yuri pelan di telinga Jessica, dan Jessica mulai terbangun

“hemmm..” ketika Jessica melihat ke atasnya, dilihatnya muka Yuri dengan jarak yang super duper dekat”

“Omo! >///<” kata Jessica yang sedikit refleks mendorong Yuri dan menutup mukanya karena dia memanas.

“tolonggg, jangan buat aku mencairrrr~” rengek Jessica pada Yuri dan membuat Yuri tertawa lepas

“hahahha, maaf Jessica ^^ selamat Pagi” sapa Yuri dan segera duduk di pinggir ranjang, begitu juga Jessica. Jessica kembali mengingat kejadian ketika dia belum tidur, dan itu membuatnya terkikik geli

“aihihihi”

“kamu kenapa Sica-aa?” tanya Yuri yang menarik pelan bahu Jessica agar dekat denganya

“ah? Hehe, tidak apa-apa” kata nya dan tersenyum kepada Yuri

Mereka bertatapan lagi, dan tatapan mereka kali ini sangatlah dekat, tatapan Yuri terhadap Jessica begitu dalam sehingga membuat Yuri makin mendekatkan wajahnya ke arah Jessica, Jessica yang mengetahui itu segera memejam matanya..

*Tok Tok*

“Yuriii~! Jessicaa~!” teriak Tiffany dari luar pintu kamar

Yuri dan Jessica kaget dan mereka saling terloncat ke belakang dan menutup mulut mereka, mereka hampir tidak sadar dengan apa yang mereka perbuat barusan. Yuri dan Jessica benar-benar malu dan muka mereka berdua sama-sama merah padam. Kegugupan di antara mereka, membuat mereka tidak berani saling bertatapan.

“ma..maa..maafkk..kan aku” kata Yuri sambil tergagap-gagap dan malu dengan aksi tadi

“a..ak-ku.. jugaa” kata Jessica juga

*tok tok*

“kalian masih tidur ya?” teriak Tiffany lagi dari luar

“Tidak, kami akan segera keluar” balas Yuri berteriak

“Sica, maaf ya ^^” kata Yuri yang berusaha menghilangkan ingatan tentang kejadian tadi dan memegang tangan Jessica untuk mengajaknya sarapan

“ha? Ehh, emm baiklah ^^” kata Jessica dan ikut keluar bersama Yuri

Setelah mereka selesai sarapan, mereka segera mandi dan bersiap-siap untuk menjemput keluarga Yuri. Setelah mereka semua sudah bergantian mandi dan telah selesai bersiap-siap, mereka ber 8 naik menuju mobil Jazz Yuri dan mobil Van Taemin. Jessica, Krystal dan Yoona ikut Yuri dan sisanya ikut Taemin.

———-

Mereka pun sampai di bandara, Yuri dan Taemin segera memakirkan mobil mereka, dan bergegas masuk ke bagian ‘International Arrivals’

Yuri segera berlari untuk melihat TV pengunguman

“Sudah sampai!” seru Yuri dan dia mencari-cari sosok keluarganya

Yuri mencari terus dan sepertinya Yuri melihat sosok adiknya, dia mencoba menghampiri orang tersebut.

“se..seo?” Yuri tercengang melihatnya, ketika Seohyun membuka kacamata hitamnya

“Eonnie? Eonnie!! waaaaa :D” Seohyun langsung memeluk Yuri dengan erat dan Yuri membalas nya. Tiffany, Taemin, Amber, Taeyeon, Jessica, Krystal, dan Yoona pun menghampiri mereka berdua. ketika melihat Yoona, Taeyeon, Jessica dan Krystal tercengang melihatnya, terutama Yoona, dia sampai tidak bisa bergerak saking terpesonanya.

“Hyunnie!!” seru Tiffany dan memeluk Seohyun yang telah selesai berpelukan dengan Yuri

“Eonnie, Kyaa~!”

mereka berpelukan melepas rindu mereka. setelah itu Amber memeluk Seohyun, dan Taemin membungkuk ke arah Seohyun

“Aku rindu banget sama kamu Hyun~ ^^” kata Tiffany sambil merangkul Seohyun

“samaa😀 hehe, kalian makin cantik aja, dan Taemin makin ganteng.. Amber, kamu kok makin ganteng?😮 ” kata Seohyun yang membuat Amber terkekeh

“oh ya, Appa Eomma mana?” tanya Yuri yang mencari orang tuanya

“Itu eonnie :)” kata Seohyun yang menunjuk dua orang yang datang dari kejauhan di belakang Yuri

“Appa! Eomma! :D” teriak Yuri sambil berlari menghampiri mereka berdua dan memeluk mereka

“Yurri-ah~ syukurlah kamu baik-baik saja ^^” kata Eomma Yuri

“Sudah makin dewasa kamu dan kamu makin cantik ajaa ;): Goda appanya Yuri sambil mengelus kepala anaknya itu

“Annyeong om, tante! :)” sapa ketiga sepupu Yuri bersamaan

“Annyeong~! wahh, kalian apa kabar? :D” seru eomma Yuri sambil memeluk mereka satu persatu

“kami baik selama Yuri eonnie juga baik tante :D” jawab Amber dengan girang

“Oh ya, Appa, eomma, Seohyun.. ini Jessica, Krystal, Yoona, dan Taeyeon. Jessica sahabat Tiffany, Krystal adiknya Jessica, Yoona sepupu mereka berdua, dan Taeyeon teman baru kami di rumah :D” jelas Yuri memperkenalkan mereka berempat

“Bangapseumnida *bow*” bungkuk mereka serempak dan Seohyun membalas bungkuk mereka semua

“wahh, kalian semua cantik-cantik ya :D” puji eomma Yuri dan mereka berempat tersenyum

“Gomapseumnida ^^” kata mereka lagi sambil membungkuk serempak

“baiklah, sini biar Kami yang bawakan barang-barang kalian. nanti barang-barang nya di letakkan di Van Taemin :)” kata Amber dan Taemin sambil membantu mereka membawa barang bawaan mereka. Yuri merangkul Seohyun terus menerus karena sudah sangat lama sejak Seohyun baru masuk SMA dia pindah ke Amsterdam.

“Ohhhh~ senangnyaaa adikku pulang dengan prestasi yang sangat baik ><” kata Yuri sambil terus merangkul nya dengan erat

“hehehee, Eonnie jugaaa.. :)” kata Seohyun yang memeluk Yuri sambil main-main dengannya

“Yoong, itu adik nya Yuri cantik juga ya :o” bisik Jessica pada Yoona, Yoona yang melamun melihat Seohyun tersadar karena Jessica

“Ha? ahh, apaa? eh apa eonnie?” kata Yoona terbata-bata

“Yaa! kau ini melamun ternyata.. kamu melamunin siapa Yoona? -__-” ngambek Jessica

“hehe, mian Sica eonnie.. aku juga dritdi merhatiin dia kok. cantik banget adeknya Yuri ><…eh? o.o *ups”” dengan Spontan Yoona menutup mulutnya

“apa kamu bilang Yoong? :o” kejut Jessica yang berada di samping Yuri dan Yuri dan Seohyun menoleh ke arah mereka berdua

“Hey, kalian ngomongin apa sih? Lho, mukamu merah Yoona? kenapa?” heran Yuri ketika melihat Yoona dan Jessica terkikik melihatnya

“Ahh, engg nggak papa kok Yul.. hehe ^^” jawab Yoona gugup dan memalingkan pandangannya. sekilas dia melihat Seohyun, dan Seohyun memandang Yoona, dia tersenyum ke arah Yoona, dan itu membuat Yoona semakin salah tingkah sampai jalannya nggk karuan

*BRUK*

“Aduh! ><”

Jessica tertawa bahak melihat reaksi Yoona. Yoona merasa sangat malu dan melanjutkan berjalan sambil menundukkan kepalanya, Yuri yang melihatnya ikut tertawa.

“Whahaha, Yoona..Yoona.. haha, oh ya, ngomong-ngomong Seohyun.. selamat ya buat kelulusanmu ^^” kata Jessica sambil bersalaman kepada Seohyun

“Terima Kasih eonnie ^^ *bow*”

“Ahh, jangan terlalu sopan padaku, santai saja :)”

“ah, hmm baiklah :)”

ketika mereka sudah di tempat parkir, mereka segera mengangkat barang-barang keluarga Kwon dan Appa Eomma Yuri dan Seohyun masuk ke mobil Yuri dan yang lainnya menggunakan mobil Van Taemin

“Yup! sudah semua :)” kata Yuri

“Yuri, mau kamu antarin kami ke rumah dulu? setelah itu baru kalian boleh jalan-jalan ^^” kata Eomma Yuri

“Tentu Eomma🙂 kajja semua” perintah Yuri pada semua untuk berangkat dan mobil Yuri dan Taemin pun melaju ke rumah orang tua Yuri.

——–

merekapun sampai di rumah Yuri yang lumayan besar. Rumahnya dihuni oleh orang tua Taemin yang menjaganya.

-di dalam rumah Yuri

“Annyeong~ paman, bibi?” teriak Yuri memanggil Ayah dan ibunya Taemin yang menjaga Rumah ini. ternyata orang tua Taemin tinggal di sini

“Annyeong, wahh!” seru eomma Taemin melihat kedatangan Yuri dan yang lain

“Oppa, eonnie selamat datang :)” kata eommanya Taemin yang melihat orang tua Yuri dan memeluk eomma Yuri

“Annyeong eommaaaa~ :D” teriak Taemin dan memeluk eommanya

“Appa mana?” tanya Taemin yang mencari appa nya

“Appa kerja sayang, nah sekarang ayo bantu tante dan om mu membawa barang-barang mereka ke kamarnya. yang lain duduklah :)” kata Eomma Taemin dan mereka semua duduk di ruang tamu kecuali Taemin, Amber, Eomma Taemin, dan kedua Orang Tua Yuri yang berjalan ke kamar

“silahkan duduk, anggap saja rumah sendiri ya :)” kata Yuri menyuruh Jessica, Krystal, Yoona, dan Taeyeon

“Baik :)” jawab Jessica

“wah! aku rindu itu :D” seru Seohyun seperti anak kecil ketika melihat piano kesayangannya

diapun berlari ke arah pianonya dan langsung memainkannya.

“Ayo main Hyunnie! :D” kata Tiffany yang ngk kalah serunya

Seohyun memainkan intro lagu ‘Day By Day’ dan dia mulai bernyanyi

Nuneul tteumyeon dalkom han haessal
Shing geureo un fruit hyang heureugo
Mokaratte gadeuk dama jageun teraseuye anja
Geudael tteo ollimyeon

Nado mollae seumineun miso
Joheun ilman saenggil geot gata
Nugudo manjilsu eobtneun nae haruye seolleim deureul
Neukkyeo bojyo

Uri kkiri miri heorak batjido anheun chae
Mallang georineun sarangeul haedo dweneun geonji
Hajiman mwo eottae mabeob cheoreom
Nal geot gateun gibun sumgil su eobseo

Oh day by day~ day by day~ naema eumdo
Ni mamcheoreom sarangeuro chaewo neoheul ge
Cream cheoreom pogeun hage seoro wihae barabwayo
Hangsang joheun ilman saenggak haeyo

semua bertepuk tangan mendengar permainan indah Seohyun, terutama orang tuanya dan eomma Taemin serta Taemin dan Amber yang baru keluar dari kamarnya orang tua Yuri.

“Luar biasa :o” gumam Yoona dan Yuri dapat mendengar suara Yoona

“Yoong? kamu suka dia ya?” tanya Yuri blak-blakan kepada Yoona

“Ha?? enghh..” Yoona tertunduk dan mukanya memerah

“whahaha, sudah kuduga :)” kata Yuri tersenyum pada Yoona dan Yoona hanya bisa tertunduk saking malunya

“nggk akan kubilang dia dulu kok ^^ tenang saja” kata Yuri menepuk pelan punggungg Yoona dan membuat Yoona tersenyum ke arahnya

“Makasi ya ^^” kata Yoona

yuri mengedipkan mata sebelah nya, dan ketika itu pula Jessica melihatnya. Jessica langsung memerah dan Yuri menyadari bahwa muka Jessica memerah.

“Kamu nggk papa Sica?” tanya Yuri pada Jessica dan Yoona memandangi Jessica

“Ya, aku nggk apa apa :)” kata Jessica tersenyum pada Yuri

Seohyun kembali ikut bergabung dengan yang lain dan Yuri pergi ke dapur untuk membuat minumam buat mereka bersama bibinya.

“Om, boleh ya Seohyun tinggal di rumah Fany ^^” pinta Tiffany pada appanya Seohyun

“tentu🙂 dan nanti bantu diaa mencari kampus yang cocok buatnya di sini ya :D” kata Appa Seohyun yang membuat Seohyun spontan berlari dan memeluk appanya

“Appa Serius aku dibolehkan kuliah di sini? Thank you so much appa!” kata Seohyun senang  dan Yuri yang mendengar teriakan Seohyun pun berlari dari dapur memeluk appanya

“iya..iya.. kuliah yang bener ya🙂 appa hanya semiggu di sini. kalian kan masih liburan sebulan lagi. jadi nanti appa bantu carikan kamu kampus yang baik, atau kamu bisa satu kampus dengan kakakmu saja :D” kata Appa Seohyun

“Appa, sebaiknya jangan di Kampus Yuri karena itu kurang cocok untuk nya. gimana kalau kampus Internasional aja yang ada di dekat kampus Yuri😀 di sana bisa go internasinal, apalagi Seohyun lulusan SMA dari luar negeri kan?” tawar Yuri dan Jessica pun bersuara

“Yul, kampusku Kampus Internasinal lho!” seru Jessica tiba-tiba

“kamu kuliah di sana?” tanya Tiffany dan Jessica mengangguk

“Aku kuliah di sana bersama Yoona” katanya lagi

“wahh, kamu di sana saja, kebetulan ada Jessica dan Yoona tuh :D” kata Tiffany dan Seohyun tesenyum

“Aku mau😀 boleh appa?” Tanya Seohyun yang berdiri di depan Appa dan Yuri merangkulnya

“Boleh ya Appaaaa :3” rengek Yuri dengan Aegyonya

“boleh ^^” kata Appa Seohyun&Yuri dan eomma nya mengangguk🙂

“Yay! asyikkkk~ ” Girang Yuri dan Seohyun seperti anak kecil

“ini minumnya :D” kata eomma Taemin yang tiba-tiba datang dari dapur membawa minuman

“wahh, aku sampai ngk jadi membantu bibi” kata Yuri sambil menepuk jidatnya

“ahaha, gwenchana Yuri, ayo minum”

mereka pun menikmati pemberian eommanya Taemin.

“Seohyun, kopermu masih di mobil Taemin kan?” tanya Eomma Yuri&Seohyun

“ne :)”

“kalau begitu, selamat liburan ya nak ^^”

“Ne, eomma. kami pamit dulu kalau begitu” kata Yuri dan mereka semua berpamitan pada orang tua Yuri dan eomma Taemin

——–

sesampainya di rumah Tiffany, mereka semua merebahkan diri di sofa, kecuali Seohyun, dia berdiri kembali dan pergi ke lantai 2, di lantai 2 rumah Tiffany terdapat Balkon yang memperlihatkan pemandangan Taman di belakang rumah Tiffany. Yuri mengikuti Seohyun dari belakang.

“Huwahhhhhhhhh, akhirnya aku bisa sampai juga di Seoul :D” seru Seohyun yang merentangkan kedua tangannya merasakan hambusan Angin yang mengibarkan rambutnya ke belakang.

“Sekali lagi, selamat datang ya ^^” kata Yuri yang muncul dari belakang Seohyun

“Ne, eonnie ^^ Gmasahmnida :)”

“Kita habis ini jalan yuk :D” ajak Yuri pada Seohyun

“dengan senang hati😀 Hyunnie mau ganti baju dulu” Seohyun dengan cepat berlari turun ke bawah dan mengambil kopernya

“kamar ku di mana Tiffany eonnie :D” tanya Seohyun yang sudah membawa kopernya

“biar ku tunjukan :)” kata Yoona tiba-tiba dan membantu Seohyun mengangkat kopernya, Seohyun sedikit terkejut, dan dia mengangguk kepada Yoona.

“ini kamarmu :)” kata Yoona dan Yuri pun menghampiri mereka

“Kyaaaaa~ kamarku! aku kangen padamu >w<” girang Seohyun dan menari-nari di dalam kamarnya.

“iyaa, selamat datang :D” kata Yoona pada Seohyun dan Seohyun tersenyum kepada Yoona

“eonnie sahabat Yuri eonnie kan?” tanya Seohyun

“ya, kamu kok bisa tau?” jawab Yoona gugup

“tentu! setiap Yuri eonnie mengirimku e-mail, dia kadang mengirimku foto juga, dan kadang fotonya waktu SMA dulu bersamamu ^^” katanya sambil tersneyum pada Yoona

“ohh, hehehe😀 oh ya, aku tidur di sini, gak papa kan?” kata Yoona sambil menggaruk-garuk kepalanya

“oh tentu saja boleh kok eon ^^” kata Seohyun tersenyum pada Yoona. ketika Seohyun melihat ada boneka jumbo Keroro…

“Uwaaaa! Keroroooooo~! XD” teriak Seohyun dan spontan ia loncat ke atas kasur lalu memeluk boneka itu

“syukurlah kamu menyukainya :D” kata Yuri senang memerhatikan Seohyun adiknya menyukai boneka permberiannya

“Eonnie, Gomawoo~” teriak Seohyun lari dan memeluk Yuri, tapi dirinya malah tersandung sesuatu dan dia bukannya memeluk Yuri, melainkan memeluk Yoona hingga terjatuh.

*BRAK*

“Aigoo” rintih Yoona kesakitan

-TBC-

Akhirnya saya muncul lagi bawain Part 4 nya😀 hehehe. maaf banget nih saya kelamaan ngk muncul soalnya sibuk banget #soksibuk🙂 hehe.. jadi saya sengaja memperpanjang part 4 ini. semoga Suka yaa😀 Gomawo buat yg udah baca dan comment-comment di part sebelumnya bikin saya makin smangat buat ff ini, hehe🙂 please No Bash karena ini hanya ‘Fiction‘ tidak nyata.