Hello para Reader-reader ku yang tercinta #huek😀 i’m back!
mohon maaf yang sebesar-besarnya nih, karena udah lama banget nggk nongol-nongol, pasti pada rindu sama saya kan.. eh, maksud saya FF saya ^^ hihihi *author rada geer*

baiklah, dengan basa-basi, eh, maksud saya tanpa basa-basi ini dia kelanjutan ff saya yang agak sedikit gaje itu dan berbau sangat Royal Family😀
bagi kalian yang tidak suka RF, menjauhlah sebelum anda dijauhkan #plak
bagi kalian yang Silent Reader, selamat membaca dan terima kasih atas komen terpendam kalian selama ini

Buat kalian para reader ff saya yg setia, Happy Reading~!😀 *banyak bacot* #authorditendang

——

“Aigoo”

“aduhhh…” rintih Seohyun juga kesakitan

“Ya Ampunnnnnnnnn! Hyunnie..Hyunnie..ckck” Yuri membantu mengangkat Seohyun dan Yoona, keduanya kelihatan kesakitan, Yuri mendudukkan Yoona dan Seohyun ke atas kasur Seohyun.

“kalian tidak apa-apa?”

“eng..Joisunghamnida Yoona eonnie” kata Seohyun merasa bersalah dan tak berani melihat Yoona

“Ne, Gwenchana ^^ kamu kan nggak sengaja tersandung  tas ku yang ini” Yoona mengambil tas nya dan memindahkannya ke dekat lemari pakaian Seohyun

“lain kali hati-hati Hyunnie. Jangan suka berlari-lari” Yuri mengeleus rambut Seohyun dan Seohyun mengangguk pelan

Seohyun POV

Detak jantungku berdetak kencang, dan mukaku terasa panas. Perasaan apa ini? Kenapa aku jadi gugup begini setelah kejadian tadi?

“Kamu nggk apa-apa kan Hyun?” tanya Yoona eonnie padaku

“a..aku nggk apa-apa eon..nie..”

Aku benar-benar gugup, dan jantungku semakin berdetak kencang ketika dia mendekati wajahku

“kamu sakit ya?” tanyanya dan memegang dahiku, aku menghindar dan berusaha menutup mukaku yang makin memerah ini

“aah.. a..aku tidak apa-apa k..kok”

“mukamu kok memanas, Seohyun.. jangan-jangan kamu..” kata Yuri eonnie

“ah! Aku mau ke WC dulu!” akupun berlari ke WC

Normal POV

“hey! Hyun..” teriak Yuri yang memanggil Seohyun yang berlari ngebut ke WC

“Ya Ampun ntu anak, baru dibilangin jangan lari-lari -_- ckck”

“dia kenapa Yul?” tanya Yoona

“aku juga tidak tau” Yuri melihat ke arah Yoona yang mukanya memerah, tiba-tiba Yuri menyadari sesuatu diantara mereka berdua

“hmmm… sepertinya dia gugup padamu Yoong”

“Ha? A..apa maksudmu Yul?” tanya Yoona dengan wajah yang makin memerah

“Hahaha Mukamu makin merah tuh” Yuri tertawa melihat reaksi Yoona

“Ya! Itu tidak lucu tau” teriak Yoona memukul pelan bahu Yuri dan menunduk karena malu

“hehe, sepertinya dia mulai menyukaimu Yoong :)” Yuri tersenyum mengejek ke arah Yoona

“be..benarkah begitu?”

“bisa saja, liat saja reaksi dia tadi”

“huwaaaaaa, semoga benar :’D” kata Yoona dengan mata berbinar, Yuri tertawa melihat reaksi Yoona.

“eh, Seohyun kenapa tuh? Larinya ngebut banget ke WC, kebelet ya?” tanya Jessica yang tiba-tiba muncul di pintu kamar Seohyun

“yaaa sepertinya begitu, hihi” kata Yuri sambil tertawa kecil

“ohhhh, haha dia lucu ya ^^” kata Jessica dan pergi meninggalkan kamar Seohyun

“ayo Yoong! Kita ikut ngumpul di ruang tamu” ajak Yuri dan Yoona mengangguk

——

“Seohyun, kamu nggak papa?” tanya Tiffany yang melihat Seohyun baru keluar dari kamar mandi

“Ne, gwenchana eonnie🙂 aku tadi kebelet dan sekalian cuci muka” jawab Seohyun

“ckckck, lain kali jangan ngebut begitu larinya. Kamu hampir aja nabrak sofa tadi”

“ne, eonnie. Joisunghamnida”

“Gwenchana :)”

Seohyun memandang Yoona sekilas, dan Yoona memandangnya. Seohyun tersenyum kepada Yoona dan Yoona hanya mematung dan memanas dengan apa yang dia liat barusan. Seohyun langsung pergi ke kamarnya, Yoona yang melihat itu segera menggenggam tangan Yuri dengan keras sehingga membuat Yuri berteriak

“yaa!! Yooonaaaa!! Aigoo” rintih Yuri sambil mengelus-ngelus tangannya yang sakit

“eng.. maaf Yul..”

“kamu kenapa Yoona?” tanya Tiffany dan semua yang di situ heran, kecuali Seohyun yang sudah berada di kamar

“ahh a..aku”

“mungkin Yoona hanya refleks, ya kan?” tanya Yuri pada Yoona

Yoona mengangguk, dia tersenyum pada Yuri, dia tau bahwa Yuri berusaha melindungi Yoona karena ia kenal Yoona, jika Yoona sedang melihat sesuatu yang bikin dia ingin berteriak tapi tidak bisa, maka dia akan refleks menggenggam kuat sesuatu barang atau orang yang di dekatnya.

“oh, kirain ada apa” kata Tiffany dan kembali ngobrol dengan Taeyeon

“Krystal, tandingmu hari ini kan?” tanya Amber pada Krystal tiba-tiba

“Ne eonnie.. aku baru saja di sms oleh kapten basketku, katanya sebentar lagi kami sudah harus kumpul” kata Krystal sambil melihat hp nya

“bagaimana kalau kita nanti nonton pertandingan Krystal, sekaligus mendukungnya :D” ajak Tiffany, dan semua tampak setuju. Seohyun keluar dari kamar nya dan dia sudah dalam keadaan rapi.

“aku siap, kita jadi nnton nya kan?” tanya Seohyun girang

“kok kamu tau? Padahal kan kamu lagi di kamar tadi?” tanya Yuri heran

“aku keluar dari kamar pas kalian ngomongin itu, hehe” katanya terkekeh

“oh, hahaha. Okelah, kajja, bersiap-siaplah, abis itu kita antar Krystal ke Sekolahnya :D” ajak Jessica dan mereka bersiap-siap, mereka menaiki mobil Taemin

——

Krystal segera menyiapkan kostum basketnya, dan tidak lupa untuk sepatu, handuk, dan segala macam yang dia butuhkan sudah terpenuhi berkat bantuan kakaknya Jessica. Akhirnya mereka semua berangkat

“seohyun, mau duduk di samping eonnie?” tawar Yuri yang sudah berada di tempat setir, kali ini Yuri yang menyetir

“hmmm, kalau tempat lain..boleh?” bisik Seohyun pelan ke telinga Yuri dan Yuri mengangguk mengerti

“aku ngerti, duduklah di samping Yoona” kata Yuri dan itu membuat Seohyun terkejut dan muka sedikit memerah

“tenang saja hyun ^^” bisik Yuri kepada Seohyun dan Seohyun tersenyum ke arah Yuri

“Jessica eonnie, duduklah di samping Yuri eonnie :)” tawar Seohyun pada Jessica dan Krystal sudah dari tadi duduk di kursi paling belakang disusul Amber dan Taemin

“Mwo? kan kamu adiknya, Seohyun. Kamu dong yang..”

“Yuri eonnie menyuruhku duduk di sini eonnie, hehe ^^ gak papa kan?” tanya Seohyun, Jessica tampak terkejut dan seklias ia melihat Yuri yang sudah menghadapnya lalu tersenyum ke arahnya

“Ayo naik! Tunggu apa lagi :D” ajak Yuri dan Jessica pun duduk di sampingnya

Yuri menyetir mobil van Taemin dan melaju menuju sekolah Krystal. Yuri yang sudah mengetahui di mana letak sekolah itu karena kedua sepupunya (Amber dan Taemin) yang sekolah di situ juga.

@Seoul Art High School

“sudah sampai~” seru Yuri dan mereka semua turun dari mobil

“woww” seru Taeyeon dan Seohyun barengan

“ini sekolah kami dulu” kata Yuri dan merangkul Yoona

“wah, Krystal sekolah di sekolah Yoona dulu, dan Yuri juga.. dan aku sekolah di Elite High School yg dekat dengan sekolah ini..dan itu.. dulu sekolahku sama Tiffany..” jelas Jessica dan dia melihat ke arah Yuri

“berarti kamu…” kata Yuri menunjuk ke Jessica dan sepertinya mereka berdua menyadari sesuatu

“Ya! Kau?! Kwon Yurrrrriiiiiiiiiiiiiiiii” teriak Jessica yang hendak mencengkram Yuri dan Yuri berlari ke belakang Tiffany

“ternyata kau, sepupu sahabatku yang bandel itu?! Astaga..” kesal Jessica dan Yuri ketakutan di belakang  Tiffany

“Oh, yang waktu itu ya? HAHAHA!” Yoona tertawa lepas

“yaa! Sudahlah jangan diingat lagi. Huftt, Fany untung sepupumu ini sekarang tidak nakal lagi -_-“

“ampun Sicaa~” kata Yuri

“ya, ku ampuni”

“Yaaay~” girang Yuri

“ada apa sih sebenarnya?” heran Amber begitu juga Krystal, Taemin, Seohyun, dan Taeyeon. Tiffany, Yuri, Yoona terkekeh kecuali Jessica yang masih kesal mengingat kejadian itu

“nanti kamu pasti tau, sudah, ayo kita antar Krystal ke dalam” ajak Tiffany pada mereka semua dan mereka masuk ke dalam

Di dalam sekolah Krystal ramai sekali, ada banyak anak sekolah laki-laki dan juga banyak anak sekolah perempuan

“kamu tanding di sini?” tanya Tiffany pada Krystal

“tidak eonnie, kami semua, tim basket laki-laki dan perempuan AHS (Art High School) berkumpul dulu di sini. Nanti kami berangkat ke stadium basket sama-sama pakai bus” Jelas Krystal

“ohh begitu”

“yasudah, aku ke sana sebentar” kata Krystal dan semuanya mengiyakan

“Yul, itu bukannya…” tiba-tiba Yoona menunjuk ke arah seseorang yang sepertinya tidak asing bagi mereka

“Annyeong! ^^ lho? Kalian?😮 ” sapa seorang namja tinggi menghampiri mereka

“o..oppa” kata Tiffany dan senyuman mereka terpancar

“ya! Apa kabar Tiffany? :D”

“Siwon oppa! :D” seru Jessica dan Tiffany

“kami baik, sangat baik ^^” kata Tiffany dan Jessica mengangguk

“ehhee, syukurlah. Eh, Yuri dan.. Yoona? :D” kata Siwon dan dia terlihat senang melihat Yoona, muka Yoona seketika merah dan dia berusaha menghilangkan rasa malunya itu

“apa kabar kalian?” tanya Siwon

“kami baik ^^, oppa?” tanya Yuri balik

“Baik-baik saja. Yoona, kamu makin cantik aja” kata Siwon tersenyum ke arah Yoona. Siwon masih menyimpan perasaan nya kepada Yoona, yeoja yang sewaktu SMA ia sukai. Siwon adalah sunbae dari Tiffany dan Jessica, dan dia mempunyai seorang adik yang dulunya satu kelas dengan Yuri dan Yoona

“te..terima kasih ^^” jawab Yoona

“oppa di sini ada perlu apa?” tanya Tiffany heran karena dia membawa bola basket

“Krystal tidak pernah cerita ya? Dia kan aku latih jadi pemain basket” jelas Siwon dan semua terkejut, termasuk Taemin dan Amber yang tidak tau dari awal

“wowwww” seru Taemin, Amber, Seohyun dan Taeyeon barengan

“hehehe” tiba-tiba Siwon melihat ke arah Yoona

“Yoona, aku masih.. menunggumu..” bisik Siwon pada Yoona dan Yoona menunduk sedikit takut

Seohyun terlihat sedih melihat kedekatan Siwon dan Yoona.

‘sepertinya mereka sudah saling kenal lama :(‘ gumam Seo dalam hati

“kamu kenapa Hyunnie?” tanya Taeyeon pelan pada Seohyun

“a..aniya.. gwenchana^^” kata Seohyun sambil tersenyum paksa

“baiklah, aku mesti melatih tim ku dulu. Kalian selamat liburan ya, aku yakin tim ku, sekolah kami, tim adikmu Jessica, bisa menang🙂 ” kata Siwon antusias dan mereka semua tersenyum ke arah Siwon, kecuali Seohyun yang masih tersenyum paksa

“oke! Aku pasti bangga sama adikku, dan pelatihnya :D” seru Jessica

“eonnie~!! Aku latihan dulu ya, nanti jangan lupa ke gedung stadium basket jam 3 sore nanti, nnton aku tanding ya!😀 doa’kan aku menang eonnie~ ><” seru Krystal yang berlari menghampiri kami

Krystal memeluk Jessica dan tersenyum ke arah kami semua

“kamu, yang semangat ya sayang, Hwaiting! :D” seru Jessica menyemangati Krystal dan mencium pipi Krystal

“oke eonnie! :D” Krystal membalas mencium pipi Jessica

“kalian jalan-jalan lah, kan Seohyun eonnie mau jalan-jalan tuh ^^” kata Krystal

‘huwaaa, ngk bisa senang-senang bareng Krystal dong’ gumam Amber sedih T_T

“hmmm, baiklah. Jangan terlalu capek, simpan tenaga buat tanding, Himnae!” Yuri menyemangati Krystal

“Gamsahamnida eonnie, bye~” kata Krystal melambaikan tangan pada semuanya

“hmmm, jangan sedih Amber noona” Taemin menenangkan Amber yang sedang sedih dan menepuk punggung Amber pelan

“kamu mengerti perasaan ku ternyata T_T” kata Amber yang masih kelihatan sedih

“ya Noona, soalnya dritadi kamu akrab dengan Krystal, pasti noona sedih nggak ada teman” kata Taemin lagi dan Amber tersenyum ke arah Taemin

“hehehe, kan ada kamu, bisa nemenin Noona jalan juga ^^” (wah, amber selingkuh!😮 #authorganggu #ditendangreader)

“hehe, aku sih nggk masalah noona :3” kata Taemin

“eh, gimana kalau kita keliling sekolah ini dulu :D” ajak Tiffany dan semuanya tampak setuju

“sudah lama ngk lihat kelas kita ya yoong~”

“iya Yul..”

Mereka berjalan menyusuri setiap ruang kelas, tiba-tiba Yuri berhenti sejenak, dan semuanya yang berada di situ heran

“ada apa Yul?” tanya Yoona

“yoong, coba kamu liat di depan kelas kita dulu, ada orang..” kata Yuri sambil menunjuk ke arah yeoja berambut yang tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek

“sepertinya diaa…” Yuri sepertinya mengenal perempuan itu

“SOOYOUNG?!” teriak Yuri dari kejauhan dan membuat yeoja itu menghadap ke arah mereka, pertama dia terlihat bingung dengan mereka, tetapi setelah Yuri melambaikan tangannya dan perempuan itu mengenali mereka

“YURRIII!!” teriak Sooyoung dari kejauhan dan berlari memeluk Yuri, begitu juga Yuri

“Huwaaaaaaaa, yaa kkab-yul! Aku kangen padamu!! Huwaaaa” seru Sooyoung dan memeluk Yuri erat, mereka melepas rindu mereka

“Yoonaaaaa!!” teriak Sooyoung lagi ketika melihat Yoona dan memeluk Yoona

“Sooyoungie~~! Kamu apa kabar? XD” kata Yoona dan membalas pelukan Yoona

“seperti yang kamu lihat, aku baik-baik saja :D” mereka melepas pelukan karena sudah lama sekali mereka tidak bertemu

“duhhh, kalian berdua makin mirip aja~” kata Sooyoung pada Yoona dan Yuri

“kamu juga makin tinggi aja Soo” kata Yoona dan mencoba mengukur tingginya dengan Sooyoung

“kamu terlihat makin cantik soo! :D” kata Yuri juga

“makasih, oh ya.. kamu kan..” kata Sooyoung menunjuk ke arah Tiffany, dan Jessica. Tiba-tiba ekspresi mukanya menjadi takut

“ya, aku Tiffany, dann kau sooyoungiee!!!!!!” kata Tiffany dan mulai mengejar Sooyoung

“kauuuuuuuu!!” teriak Jessica juga dan mulai mengejar Sooyoung

“Kyaaaaa, Ampunnnnnnnnnnnnnnn” Sooyoung berlari ke belakang Taemin, Amber dan Seohyun. Jessica dan Tiffany masih mengejar Sooyoung dengan ‘Killer Eyes’ nya sedangkan Yoona dan Yuri tertawa terbahak-bahak melihat mereka bertiga, Amber, Taemin, dan Seohyun hampir jatuh di buat nya, sedangkan Taeyeon hanya menatap bingung (?)

“huwaaa, ampun fany-a, ampun Sica, nggk lagi janji!” kata Sooyoung ketakutan sambil menarik-narik Seohyun

“huftt.. iya iyaa… aku maafkan -_-“ kata Tiffany yang sudah mulai reda marahnya begitu juga Jessica

“eh, kamu Seohyun kan? Dan kamu Amber kan? Dan…” kata Sooyoung terputus ketika melihat Taemin dan Taeyeon

“iya saya Seohyun, eonnie ^^”

“saya Amber, eonnie :)”

“bangapseumnida noona, Taemin imnida ^^”

“bangapseumnida, Taeyeon imnida ^^”

“ohh nadoo bangapseumnida Taeyeon dan Taemin :D” kata Sooyoung dan mereka semua saling berbungkuk badan

“ini adikku Sooyoung, ini sepupu-sepupuku dan juga Tiffany, dan ini teman baru kami di rumah :D” jelas Yuri menunjuk Seohyun, Amber, Taemin, dan Taeyeon bergantian

“ohh, begitu hehe.. oh ya, tumben sekali kamu datang kemari, mau lihat pertandingan basket juga?” tanya Sooyoung

“ya, adiknya Jessica tanding basket di sini, dan kebetulan sekali ya oppamu jadi pelatihnya :D” kata Yuri

“oh ya? Wah..” kata Sooyoung dan masih tersenyum takut melihat Jessica

“haha, jangan takut lagi younggie” kata Tiffany menenangkan Sooyoung

“kamu masih ingin nunggu di sini Sooyoung? Ayo kita jalan-jalan, sekaligus nostalgiaan, dan merayakan kelulusan Seohyun” ajak Yuri

“Kelulusan? Wow! Kamu sudah lulus SMA Seo? Hebat! Sekolah di mana dulu?”

“eng..bukan di sini eonnie ^^”

“di Amsterdam😀 hebat kan dia Soo?” seru Yoona yang membuat Seohyun tersipu-sipu

“MWO?!” Sooyoung melongok besar, Seohyun tertawa dan Sooyoung benar-benar terpukau dengan Seohyun

“hebattttt :D”

“Gomapseumnida Sooyoung eonnie ^^”

“hehe, kajja~ kita jalan-jalan yuk! kita ke tempat yang banyak jual barang-barang impor Jepang, makanan Jepang, dll, dan sekalian ke taman di dekatnya ^^” ajak Yuri dan semua setuju

“oh ya, kamu ke sini sama Siwon oppa naik apa?” tanya Tiffany

“kami di antar sama supir kami ke sini, bosen di rumah nggk ngapa-ngapain jadi ya aku ikut Siwon oppa aja ke sini, sekalian melepas rindu di sekolah, eh, kebetulan banget ada kalian ^^”

“iyaa, nggk nyangka ya, kemaren Yuri yang mempertemukan kita, sekarang ‘kegiatan’ Krystal dan oppamu yang mempertemukan kita, nggk nyangka xD” kata Tiffany senang

“hmm, baiklah kalau begitu, kajja!” ajak Tifany dan langsung menggandeng tangan Taeyeon sambil berjalan

“ti..tiffany?”

“Taeyeon-aa, bolehkan? ^^” Tiffany menunjukkan ‘eyesmile’ nya membuat Taeyeon tidak bisa berbuat apa-apa, dan sebenarnya dia senang sekali diperlakukan seperti itu

“te..tentu :D”

-Sesampainya di tempat parkir-

“aku dan Taeyeon duduk di belakang sekali ya?” tanya Tiffany dan Yuri mengangguk

Kali ini giliran Taemin yang menyetir, Amber duduk di samping Taemin karena dia ingin menemani Taemin. Seohyun sengaja duduk di belakang karena dia tau kakaknya ingin bernostalgia. Jadi Jessica, Yuri, Yoona, dan Sooyoung duduk di kursi bagian tengah, dan Seohyun, Taeyeon, dan Tiffany duduk paling belakang

—-

Selama di perjalanan, mereka semua tiada henti-hentinya berbicara, banyak candaan di dalam mobil tersebut dan Jessica,Tiffany, dan Sooyoung masih saja berantem kecil dan itu yang membuat suasana ‘mobil Van’ Taemin menjadi ceria

Jessica dan Tiffany menceritakan kejadian yang membuat mereka berdua marah terhadap ‘trio nakal’ Yuri, Sooyoung, dan Yoona. Mereka berdua kelihatan sedikit kesal menceritakan kejadian itu.

“Jadi Sica eonnie pernah dilempar timun sama Yuri eonnie? Dan Sooyoung eonnie meletakkan serangga mainan di sepatu Tiffany eonnie? Huhuahaaha!” tanya Amber sambil tertawa ngakak di depan

“Yoona juga ikut-ikutan!” kesal Tiffany

“Hahahahahaha!” tawa Amber dengan sangat lepasnya, Seohyun dan Taeyeon juga tertawa tapi mereka tidak berani tertawa lepas karena takut dengan Tiffany duduk diantara mereka

“yaaa, jangan tertawa, itu sangat amat mengerikan! Huh! Kau Sooyoungie! Dan Yul..” kata Jessica yang memukul pelan bahu Yuri dan mencoba memukul Sooyoung dari kejauhan

“ampun sica~ hehe” kata Yuri minta ampun pada Jessica

“tapi kamu nggk pernah ganggu Tiffany -__-“ protes Jessica

“karena dia sepupuku tersayang :3 kekeke” kata Yuri dan #pletak, jitakan dari Tiffany mendarat di jidat Yuri dengan mulus

“awww, sakit Fanny-aaa”

“dasar, kamu juga di rumah biasanya ngerjain aku dengan serangga bo’ongan -_-“

“ahahaha iya, sampai-sampai aku jadi korban cengkramannya” kata Amber dan semua di dalam mobil tertawa

“hehe, maaf ya Amber.. yang jelas, Yuri, Sooyoung kamu nakal! Dan Yoona, kamu juga sedikit, kecuali kalau kamu sama Jessica kamunya nggk berani -_-” kata Tiffany

“karena dia sepupuku tersayang :3” kata Yoona mengcopy perkataan Yuri menggunakan Aegyo dan #pletak, Jessica berhasil menjitak Yoona

“awww~”

“jangan gunakan Aegyo palsumu, huh! -_-“ kesal Jessica

“kamu copas kata-kataku -_-“ keluh Yuri juga

“maaf YulSic~” kata Yoona, Yuri dan Jessica kaget dengan apa yang barusan disebut Yoona

“apa kamu bilang? :o” tanya YulSic kompak

“YulSic.. Yul+Sic, kalian kan couple baru.. kekeke” kata Yoona terkekeh dan itu membuat YulSic salting dan senyum-senyum gaje

“cieee couple baru :p” goda Sooyoung

“ehem, aku juga mau dong, dengan Taeyeon” kata Tiffany dan membuat semua yang di situ terkejut mendengarnya

“mwo?” kejut Taeyeon dan muka Taeyeon memerah

“ohh, boleh. Bagaimana kalau TaeNy?” tawar Yoona

“Setuju! Kyaaa XD” girang Tiffany dan spontan memeluk Taeyeon

“ah, maaf” kata Tiffany dan Taeyeon senyum sangat senang

“ehehehe, nggk papa :D”

‘padahal aku juga mau, dengan..Krystal’ gumam Amber dalam hati

‘aku mau tapi sama Seohyun, tapi takutnya dia nggk mau😦’ gumam Yoona

‘a…aku sama Yoona eonnie, tapi dia tidak menyadarinya T_T’ gumam Seohyun

‘Yoona noona hebat ya, bisa menciptakan nama couple begitu. Aku sama siapa ya?’ gumam Taemin bertanya-tanya sendiri dengan polosnya (sama Author aja Taemin :3 #dibunuhreader T_T)

“hhh, kalian enak ya” kata Sooyoung yang juga sedih, Sooyoung langsung terlihat murung

“kamu kenapa Younggie?” tanya Yoona

“gwenchana ^^”

“hmm, kamu masih ingat teman kami dulu tidak, yang sering main sama kami juga, dan paling sering membela kamu kalau lagi berantem ama Jessica, walaupun kamu ama dia juga sering berantem” tanya Tiffany. YulSic dan Yoona teringat dengan pertanyaan Tiffany

“oh dia! :D” seru Sooyoung tiba-tiba

‘apa kabar ya si pendek itu’ gumam Sooyoung dan senyum-senyum sendiri

——

“Sampai~!” seru Taemin

“Huwaaaaaaa :o” kata mereka semua melongo kecuali Yuri dan Sooyoung

“Sooyoung kamu sering ke sini kan dulu?” tanya Yuri dan Sooyoung mengangguk

“ayo ke dalam! XD” ajak Tiffany dan menggandeng tangan Taeyeon kembali

Mereka melihat banyak sekali toko-toko Jepang, mulai dari toko baju, mainan, boneka, makanan, dan lain-lain

“KYAA~” seru Yoona dan Seohyun barengan, mereka berdua melihat dua toko yang berdempetan, yang di sebelah kiri ada toko yang menjual berbagai goodies ‘Rilakkuma’ dan di sebelah kanannya menjual berbagai goodies ‘Keroro’

“ya ampunnnnn -_-“ kata mereka semua kecuali Taeyeon

Ketika Tiffany berbalik arah, dia melihat ada ‘totoro’ jumbo di depan sebuah toko

“KYAAAAA~” teriak Tiffany nggk kalah serunya dan menarik Taeyeon ke dalam toko tersebut

“aduhhh, mereka ini lucu sekali xD” tawa Amber

“kalau gitu nanti kumpul di sini lagi ya, kita boleh berpencar, nah silahkan mau jalan ke mana, yang jelas kita harus kumpul lagi di sini. Arraso?” perintah Yuri dan semuanya mengangguk, kecuali pasangan TaeNy yang sudah masuk ke toko tadi

“ne!” seru Yoona dan Seohyun barengan dan tiba-tiba Yoona menarik tangan Seohyun

“eonnie, waeyo?

“ng..nggak papa sih, mau kutemani kamu dulu ke toko itu? Setelah itu temani aku ke toko ini ya ^^” tanya Yoona dan Seohyun mengangguk senang

“tentu!😀 kajja”

Mereka berdua memasuki toko Keroro, terdapat banyaaaaaaakkkk sekali goodies-goodies Keroro terutama Boneka. Seohyun suka sekali ketika melihat topi berbentuk muka ‘sersan tamama’ dan ketika Yoona memakainya, itu membuat Seohyun tertawa melihat ekspresi muka Yoona yang lucu

“kyahahaha xD”

“eng..aneh ya?”

“nggk eonnie, kyahaha, lucuu :3”

“oh ya? Whahaa, apalagi kalau aku pake yang karakter kururu :3” yoona mencoba menggunakan yang berwajah Kururu membuat Seohyun makin tertawa geli

“hahahahahaha”

“hehehe, yasudah, kamu mau beli yang mana Seohyun?”

“eng.. aku mau cari dulu”

Seohyun masih asik mengelilingi toko tersebut dan dia menemukan sepasang mug bergambar Keroro dan Tamama

“Ini, lucu! xD” girang Seohyun Yoona tersenyum melihatnya

“kamu mau ambil itu?” tanya Yoona dan Seohyun mengangguk

Seohyun mendapati kembali barang yang membuatnya terkagum yaitu sepasang piyama bergambar Keroro dan Tamama. Kedua piyama itu menarik perhatian Seohyun dan juga Yoona. Seohyun melihat ke arah Yoona dan Yoona tersenyum ke arahnya

“aku ambil ini ^^ buat eonnie satu ya, yang Tamama” kata Seohyun, Yoona terkejut

“Ta..tapi..”

“eonnie juga suka Tamama kan? :D”

“iya sih, tapi kan.. nggak apa-apa aku makai itu?”

“kalau eonnie nggak suka, tidak apa-apa, Seohyun nggak mau maksa eonnie kok ^^”

“Nggak Seo! Eonnie bener-bener mau! :D”

“be..benarkah?”

“tentu! :D” Seohyun terlihat sangat senang dan langsung menarik tangan Yoona ke kasir

“Eonnie, mereka bisa berbahasa Korea kan?” bisik Seohyun pada Yoona

“tentu, di sini hanya barang-barangnya aja yang berasal dari Jepang”

“baiklah ^^”

Ketika Seohyun menanyakan harganya dan ingin mengeluarkan dompetnya…

“Seohyun, biar eonnie”

“ta..tapi eonnie”

“berapa semuanya?”

“eon..eonnie…”

“ini uangnya, Gamsahamnida ^^”

“eonnie…”

“Gwenchana Seohyun, kamu kan baru lulus, anggap saja ini hadiah dariku, walau nggak sebanding dengan prestasi yang kamu dapat, jadi mian..”

Yoona terkejut karena Seohyun tiba-tiba memeluknya, muka Yoona memerah dan mereka melepas pekukan mereka

“Jeongmal Gamsahamnida :’) ” kata Seohyun dengan mata sedikit berlinang

“Seo O//O .. Cheonma ^//^” muka Yoona masih memerah dan Seohyun menggenggam tangan Yoona

“kajja eonnie, kita ke sebelah :D” ajak Seohyun dan Yoona mengangguk. Mereka berdua pergi ke ‘Rilakkuma Store’

——

Sementara pasangan TaeNy masih mengelilingi toko yang terdapat boneka jumbo Totoro. Tiffany tampak sangat girang melihat berbagai macam boneka-boneka anime Jepang. Dia tiba-tiba melihat sebuah topi yang bisa dijadikan topeng yaitu topi bergambar Pucca

“Kyaa~ TaeTae, coba liat ini! Pucca! >w<” seru Tiffany dan Taeyeon menghampirinya

“Wah :O”

“coba deh kamu pakai, pasti imut :3”

“mwo? O_O”

“ayo coba~”

“ah, ne..”

Ketika Taeyeon mencoba nya, benar-benar terlihat imut, sampai membuat Tiffany mencubit pipinya berkali-kali

“Aigoo~ kyeopta! >w<”

“Fa..Fany, sakit ><”

“ah, Mian.. abis kamu imut banget pake ini :3”

“be..benarkah?”

“Iya, aku ambil ini sama boneka totoro ini (bukan yang jumbo), buat dirumah, jadi kalau misalnya aku lagi sedih, kamu hibur aku pakai topi pucca ini ya :D”

“Ne ^^ baiklah”

Taeyeon tersenyum melihat Tiffany yang begitu bahagia, dia terus-terusan melihat Tiffany yang senang dan girang.

“cantik..” gumam Taeyeon

“apa Taeyeon?” Tiffany terkejut mendengar kata Taeyeon tadi

“Ha? Eng.. ti..tidak..”

“ohh ^^” dia kembali menunjukkan eyesmile nya yang berhasil membuat Taeyeon semakin memerah

“coba liat ini” kata Taeyeon menunjuk dua gantungan kunci ‘danbo’

“itu kotak, hahaha lucunya” seru Tiffany

“ayo ambil 2!” seru Tiffany lagi dan Taeyeon tampak kebingungan

“Mwo?”

“ayo kita ke kasir!” ajak Tiffany dan menarik tangan Taeyeon, setelah itu mereka keluar dan mencari toko lain, Taeyeon hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku Tiffany

——

Sementara itu, Yuri, Jessica, Sooyoung, Amber, dan Taemin masih sibuk mencari-cari toko yang bagus

“hmmm, sepertinya aku ingin sesuatu” tiba-tiba Sooyoung berbicara dan mereka semua heran melihat Sooyoung

“kamu ingin apa Soo?” tanya Yuri

“karena di sini sudah seperti mall, bagaimana kalau kita ke.. bagian Kuliner :9”

“Ya Ampunn… dasar Shikshin -___-“ keluh Yuri dan Jessica barengan

“eonnie, aku dengan Taemin ke tempat itu dulu ya, ada jual ‘One Piece’ goodies di sana :D” tanya Amber

“ne, nanti jangan lupa ngumpul tempat tadi ya kalau sudah selesai :)” kata Yuri dan Taemin dan Amber mengangguk

“Yuri!” seru Sooyoung tiba-tiba

“kenapa? Whoaaaaa” Yuri terkejut dengan apa yang ada dihadapannya, ternyata ada yang menjual salah satu makanan favorite Yuri yang dari dulu ia sukai ketika pertama kali pergi ke sini

“Takoyaki~! Kyaaaaa ><” dia langsung menghampiri kios tersebut dan langsung membeli 4 piring Takoyaki, masing-masingnya terdapat 3 tusuk Takoyaki

“wow, giliran kamu yang shikshin Yul😮 ampe 4” kata Jessica

“hhaha, ini buat kalian juga tau :)”

“Jinjja? Yay! :D” girang Sooyoung dan mereka mengambil makanannya lalu mencari tempat duduk

“nyamm, inhi sungguh enhak” kata Yuri sambil masih mengunyah

“tapi habiskan dulu yang ada di mulut itu, ya ampun -_-“

Sooyoung dan Jessica tertawa melihat Yuri yang makan dengan belepotan, Jessica langsung mengambil tissue dan mengelap bibir Yuri yang belepotan itu

“eng..Sica”

“kamu makannya belepotan tuh, ckck. Sini ku elap” Jessica mengelap bibir Yuri dan senyuman terpancar dari Jessica. Yuri memerah dan dia melihat Sooyoung yang sedikit iri melihat mereka

“kamu kenapa Sooyoung?” tanya Jessica tiba-tiba

“ah, tidak.. aku ke toilet bentar ya”

“ohh oke” kata Jessica dan Sooyoung segera mencari toilet

Sesampainya di toilet, dia mendengar ada seorang menangis, dia mencoba mengintip ke dalam tetapi tidak melihat siapapun di dalamnya

“hiyyy, jangan-jangan angker nih tempat”

Tiba-tiba suara tangisan itu berhenti

“wah, suaranya ilang :o”

Tiba-tiba ada seorang gadis yang lebih pendek dari nya keluar salah satu wc

“Huwwaaaa! Ada orang toh”

Gadis tadi tidak menghiraukan Sooyoung, melainkan menunduk dan segera mencuci mukanya di wastafel

“hey, kamu kenapa?” Sooyoung mencoba menenangkan gadis tadi, karena sepertinya dia baru selesai menangis

“bukan urusanmu” jawabnya ketus

“waduh, jutek amat. Mukamu jadi makin jelek kalau ketus begitu”

“mwo?! apa maksudmu?”

“ti..tidak, hanya saja kamu menangis di tempat yang tidak seharusnya”

“itu bukan urusanmu, terserah aku dong mau nangis di mana”

“ya, tapi tadi kau menakutiku dengan tangisanmu tau!”

“biarin” jawabnya ketus dan pergi meninggalkanku

“Ya! Tunggu!” Sooyoung berusaha menarik gadis tadi, tetapi jalannya sangat cepat. Sooyoung terus mengejarnya sampai ke atap mall (toko) tersebut, gadis tadi terus berjalan dan kemudian dia melepas sepatunya dan memanjat seperti ingin bunuh diri

“ya! Kau mau apa?!”

“aku.. sudah tidak berguna lagi di dunia ini” kata gadis tadi dan kembali menangis

“hey! Jangan nekat! Siapa yang bilang seperti itu?!” Sooyoung tetap menahan perempuan yang ingin bunuh diri itu

“untuk apa kau menahanku?!” tiba-tiba Sooyoung menariknya dengan kuat dan memeluknya dengan erat

“lepaskan! Kau..”

“diam! Tidak boleh ada yang bilang kalau engkau tidak berguna!”

“untuk..apa k..kau menolongku?!”

“karena aku tidak mau kehilanganmu!”

Dia terkejut mendengar pernyataan Sooyoung, dia mencoba memberontak Sooyoung tetapi tidak bisa karena Sooyoung terlalu memeluknya dengan erat. Air matanya tidak dapat dibendung lagi. Dia kembali menangis dan ia menangis di pelukan Sooyoung

‘kau..selalu saja nekat kayak dulu..’ gumam Sooyoung seraya memeluk gadis tadi dengan erat

‘kau selalu datang pada saat yang tepat’ gumam gadis tadi dan menangis sejadi-jadinya di pelukan Sooyoung

-TBC-

——

Oke, sampai di sini part 5 nya, pendek+gaje ya? Hehehe ^^ tapi semoga kalian semua pada suka deh🙂 amin

Siapa yang bisa nebak tuh siapa yang nekat bunuh diri, ayo~ yang bisa author kasi hadiah ‘selamat’ aja ^^b #gubrak

Hehehe, Terima Kasih banyak ya yang udah mau baca, mohon tunggu kelanjutannya~ :3