May, 30th 2011

( backsound : http://www.youtube.com/watch?v=FxsdaqopWvo )

Yoona POV

Kulihat pemandangan langit ke arah luar jendela, ternyata masih subuh dan hampir pagi. Aku menguatkan diriku untuk beranjak duduk. Hmmm, Seohyun kemana ya? perasaan tadi malam dia tidur di sampingku. Aku mengumpulkan dulu beberapa nyawaku yang masih berceceran (?) dan menguatkan diri untuk berjalan ke luar. Ku tuju langkah ku ke dapur dulu. tetapi, setelah beberapa langkah, ada yang membuat langkahku terhenti, yaitu… secarik kertas di atas meja belajarku yang berada di samping pintu kamar. Selembar kertas ini menarik perhatianku dengan tulisan-tulisan indah berwarna-warni “You are my Everything”

Aku menduga bahwa dia lah ‘bidadari kecil’ ku yang menulis ini. Aku tersenyum penuh arti kepada kejutan kecil di pagi hari dan mencium kertas tersebut. Seluruh tenaga ku untuk berjalan kini kembali.

Ketika kulangkahkan kaki keluar kamar. Aku langsung beranjak ke dapur. Aku melihat kembali selembar kertas di meja makan, tetapi kali ini tulisannya membuatku ku sedikit sedih.

Mian eonnie, aku keluar sebentar. Eonnie jangan lupa mandi, dan kalau mau sarapan dulu, sudah ku siapkan sup di meja depan tv.

Aku lagsung melihat semangkuk sup di atas meja depan tv. Aku langsung memakannya karena aku lapar dan takut sup nya keburu dingin. Mengapa dia pergi pagi-pagi seperti ini?😦

Setelah makan aku bergegas mandi. Setelah mandi, aku berjalan ke kamarku untuk berpakaian, aku menyadari sesuatu, di atas meja depan tv tadi terdapat hal mengejutkan lagi. Aku mendekati meja itu dan…

Partiturnya Hyun… Pasti dia barusan pulang. Aku tersenyum melihat kejutan darinya lagi dan berjalan ke dalam kamar dengan santai. Aku langsung membuka pintu itu dengan bermaksud untuk mengejutkan Seohyun yang pasti ada di dalam

“Hayoo~ Seo~!” teriakku, tetapi tidak ada seorangpun di dalam kamar

“Mwo?” heranku dan memasuki kamar yang tidak ada siapapun di dalam

Aku sedih karena kusangka ada dia di sini. Aku segera berpakaian, setelah aku rapi berpakaian, aku kembali melihat meja belajar, dan kulihat ada selembar kertas lagi. Kali ini membuatku terharu karena hanya dengan Spidol hitam dan 3 kata yang mampu membuat hatiku larut dan senang, di samping tulisan tersebut aku melihat kertas ini sedikit basah seperti baru terkena air, tapi aku terharu melihat nya

air mataku menetes tepat di atas tulisan itu dan menemui bagian yang terkena basah tadi sehingga membentuk sebuah hati, tulisan ini begitu bermaknanya bagiku.

“I Love You too.. :’)” gumamku

Pandanganku menuju di samping kertas yang tadi ku ambil, dan ini adalah selembar kertas lagi, ini bertuliskan

Go Outside… You will see my Real Love to you, eonnie🙂

Tanpa pikir panjang aku segera berlari ke luar kamar, banyak sekali kelopak-kelopak bunga mawar menyusuri lantai dan arah jalanku menuju pintu keluar. Aku menutup mulutku karena betapa senangnya aku memilikinya yang tlah memberi ku kejutan manis di pagi ini. Aku berjalan pelan mengiringi petals ini dan sesampai di pintu rumah, aku melihat selembar kertas yang ditempelkan di pintu.

Open with all your Love  :)

“Seohyun…” gumamku menahan air mata bahagia ini, mengapa dia begitu indah di pagi ini. Aku membuka pintu rumah perlahan dan pemandangan pantai di depanku, aku tinggal di dekat pantai, jadi wajar pemandangan itu yang pertama ku lihat. Beberapa langkah ke depan aku melihat sesuatu yang menarik perhatianku lagi

Tuhan, dia.. terima kasih atas pemberian-Mu Tuhan… Air mataku kembali mengalir, aku mengambil gumpalan benang berbentuk hati tersebut, lalu menyimpannya ke dalam saku baju kemejaku. Aku melihat kembali selembar kertas yang dijepit tidak begitu jauh jarak dari gumpalan benang tadi, ku baca di situ

Close your eyes, 5 steps more to see me, Your Love   ^^

Aku menuruti tulisannya ini, sambil tersenyum ku lakukan. Aku menutup mataku dan tidak ku buka karena aku tidak ingin membohonginya. setelah selesai, aku melihat dari jarak yang tidak begitu jauh dengan sebuah tulisan besar di atas pasir yang membuat hatiku tergerak dan merasakan perasaan terharu dan bahagia bersama-sama

Aku menutup mulutku dan membiarkan bulir-bulir air mata ini mengalir, aku mencari sosoknya dan tidak ku temukan dia. Tiba-tiba sebuah pelukan menghampiriku dari belakang. Pelukan ini, hangat..nyaman.. dia lah bidadariku. Aku memejamkan mataku merasakan pelukannya ini.

“Saengil Chukhahaeyo, my Love” bisikknya padaku

Aku segera membalikkan badan dan menyambut badannya. Kupeluk dengan seluruh cintaku, air mata bahagia ini mengalir terus membasahi pipiku, dia membalas pelukanku begitu hangat, cukup lama kami berpelukan dengan disertai hembusan angin laut yang sepoi-sepoi. Aku melepas pelukan kami pelan. Dia tersenyum ke arahku, senyum manisnya yang selama ini menemani hari-hariku, membuat hatiku tenang dan nyaman. Aku membalas senyuman itu walaupun air mata bahagia ini masih mengalir. Dia mengusap air mata ku secara pelan dan perlahan mendekati wajahku, kami pun berciuman, aku menciumnya dengan sangat lembut karena cinta kami menyatu dan rasa cinta ini semakin besar. Aku mencintaimu Seohyun. Kami melepas ciuman kami dan dia meletakkan keningnya di keningku, kami tersenyum dan tertawa kecil.

“Gomawo Hyunnie, kamu membuat kejutan yang terindah sepanjang hidupku”

“eonnie, aku lah yang seharusnya berterima kasih, karena selama ini eonnie lah yang terindah bagiku, dan selalu bersamaku bagaimanapun keadaanku”

“Aku akan lebih bersyukur kepada Tuhan karena-Nya lah aku memilikimu”

“Aku juga, eonnie :)”

Dia segera menggenggam tanganku dan mengajakku duduk di pinggir pantai. Dia menyenderkan kepalanya ke bahu kananku. Kami menikmati keindahan pantai dan hembusan angin yang bersahabat ini.

“Terima Kasih atas kejutan yang kamu berikan padaku, ini sangat berharga bagiku”

“Aku membuatnya khusus untukmu eonnie :)” aku senang mendengarnya barusan

“hmmm, Hyunnie, aku ingin membuat sesuatu padamu, walau tidak sebagus yang kamu berikan padaku barusan”

Dia tersenyum, aku segera bediri dan mengambil sebuah batu yang tidak begitu besar dan mulai menulis tulisan

“kyaa jangan kemari!” aku segera berlari menghindari ombak, tetapi untunglah ombak itu tidak mengenai tulisan yang barusan ku buat, Seohyun menatapku dan tersenyum penuh arti

“Huft, syukurlah”

“Aku sangat menyukai ini” dia spontan memelukku dengan erat dan aku membalasnya dengan sangat hati-hati. Kami berpelukan cukup lama dan kami saling menatap dalam kembali.

“Saranghaeyo” ucapku padanya dan mencium bibirnya dengan lembut, dan dia membalas ciumanku. Ciuman kami hampir panas, dan mulai memanas, tapi kami segera melepas ciuman kami karena kami tau di sini bukan tempat yang tepat.

“Nadoo, Saranghaeyo Yoona eonnie :)” dia tersenyum kepadaku dan aku membalas senyumannya

“Ayo kita lakukan ;)” ajaknya dan spontan menarik tanganku ke dalam rumah, dengan senang hati aku menurutinya, hehe.

Ini adalah hadiah ulang tahun ku yang sangat berharga, My Romantic Birthday. Saranghaeyo, Seo Joo Hyun

THE END

huooo~, gimana oneshoot YoonHyun buatan saya? aihihihi >w<
Gambar nya saya ambil dari FMV nya xannethx di Youtube😀 (dia YulSic shipper, buat FMV Royal Family juga) <– [Promote]
Saya khusus membuat ff bertema Birthday ini, karena hari ini hari special saya juga, hehe ^^

Saengil Chukhahamnida author Choco (kkabnyss)😀 :* :3 whohoho *gila sendiri*

Hope you like it, readers🙂 Happy Reading, and Big Thanks~!😀